"Tim dapat informasi dari kepala desa Sukamakmur telah terjadi bencana majelis berlantai 2 ambruk pada saat kegiatan maulid diperkirakan lebih dari 50 orang tertimpa bangunan," ungkapnya.
Pernyataan ini menggarisbawahi ironi yang menyakitkan sebuah acara yang bertujuan untuk merayakan kehidupan dan kebersamaan justru menjadi lokasi tragedi yang merenggut nyawa.
Tiga orang meninggal dunia dan puluhan lainnya luka-luka saat sedang menjalankan ibadah sekaligus melestarikan budaya.
Bagi warga setempat, Mushola Majlis Ta'lim Asobiyah bukan hanya tempat salat. Bangunan itu adalah jantung dari kegiatan sosial dan keagamaan mereka. Di sanalah tradisi seperti Maulid Munggu, pengajian rutin, hingga TPA untuk anak-anak diselenggarakan.
"Setiap ada acara besar, ya kumpulnya di situ. Tempat itu yang menyatukan kami. Sekarang hancur, rasanya seperti kehilangan rumah kami bersama," tutur salah seorang warga dengan tatapan kosong.
Runtuhnya mushola ini bukan hanya kerugian material. Ini adalah hilangnya sebuah ruang di mana nilai-nilai komunitas dan tradisi lokal dipupuk dan diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Tragedi Maulid Munggu di Ciomas menjadi pengingat pahit bahwa di balik setiap perayaan budaya, ada ruang-ruang fisik yang harus dipastikan keamanannya agar suka cita tidak berganti menjadi duka lara.
Tag
Berita Terkait
-
Pergi Mengaji untuk Menyambut Maulid, Pulang Tanpa Nyawa: Kisah Pilu di Balik Tragedi Mushola Ciomas
-
Tragedi Maulid! Mushola di Ciomas Bogor Ambruk Saat Pengajian, 3 Orang Tewas dan Puluhan Luka-Luka
-
Maulid Nabi Bukan Sekadar Seremoni: Menag Ajak Renungkan Akhlak Rasulullah dalam Kehidupan Nyata
-
Ragunan Dipadati 18 Ribu Pengunjung di Hari Pertama Libur Maulid Nabi
-
Sambut Maulid Nabi: 10 Untaian Doa Terbaik untuk Ungkapkan Cinta dan Rindu pada Rasulullah
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
Terkini
-
Sifat dan Karakter Shio Kambing dari Positif hingga Negatif
-
Meroket Lagi, IHSG Menuju Level 6.400
-
Chelsea Tikung Arsenal, Rekrut Morgan Rogers dengan Harga Fantastis!
-
Serangan Harimau Kembali Terjadi di Siak, Kali Ini Korbannya Pekerja Alat Berat
-
Kiamat Harga Gadget 2027? TSMC Naikkan Biaya Produksi Chip 10%, Raksasa Teknologi Mulai "Eksodus"
-
Live Malam Hari! Catat Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
-
Antam dan Galeri 24 Koreksi, Cek Harga Jual dan Buyback Emas Hari Ini di Pegadaian
-
Sepak Terjang Nanik S. Deyang Pimpin BGN, Kini Pilih Mundur Fokus Pengobatan
-
Bukan Sekadar Transportasi, KRL Mengubah Cara Saya Melihat Perjalanan Harian
-
Soal Infertilitas: Sperma Kosong, Bayi Tabung hingga Mitos Gaya Hubungan Intim