Suara.com - Presiden Prabowo Subianto mengumumkan dan secara resmi melaksanakan reshuffle kabinet. Pada Senin (8/9/2025) Presiden Prabowo Subianto melantik empat menteri dan satu wakil menteri untuk sisa masa jabatan 2024-2029 Kabinet Merah Putih.
Dalam perombakan kali ini, ada lima posisi menteri yang diganti, meski dua di antaranya masih menunggu pengumuman pengganti.
Berita ini menarik perhatian publik, terlebih ada menteri yang eksis di era Jokowi ikut kena reshuffle. Pertanyaan publik pun mengerucut, siapa saja menteri era Jokowi yang direshuffle Presiden Prabowo?
Mengamati akun instagram Kementerian Sekretaris Negara @kemensetneg.ri setidaknya ada lima pos kementerian yang direshuffle.
Kelima menteri yang direshuffle adalah Menteri Keuangan, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Polkam), Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, dan Menteri Koperasi.
Dari lima posisi tersebut, empat menteri merupakan sosok yang pernah duduk di kabinet Presiden Joko Widodo atau, diantaranya adalah Sri Mulyani (Menteri Keuangan), Budi Gunawan (Menko Polhukam), Budi Arie Setiadi (Menteri Koperasi), dan Dito Ariotedjo (Menpora).
Berikut rekam jejak empat menteri era Jokowi yang kini diganti Prabowo.
1. Budi Gunawan
Budi Gunawan adalah purnawirawan jenderal polisi yang dikenal dekat dengan Megawati Soekarnoputri. Namanya sempat mencuat pada 2015 saat dicalonkan Jokowi sebagai Kapolri.
Baca Juga: Jam Terbang Membuktikan! Perjalanan Mentereng Karir Sri Mulyani jadi Birokrat hingga Menkeu
Namun, pencalonannya terganjal kasus dugaan “rekening gendut” dan status tersangka dari KPK. Ia kemudian menang di praperadilan dan dinyatakan tidak bersalah.
Meski gagal menjadi Kapolri, Jokowi mempercayainya sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), menjadikannya perwira polisi kedua yang memimpin lembaga tersebut. Setelah Pilpres 2019, Budi Gunawan juga disebut berperan mempertemukan Jokowi dan Prabowo.
Pada 21 Oktober 2024, Prabowo mengangkatnya sebagai Menko Polhukam. Namun, kini ia resmi digantikan, meski nama penggantinya belum diumumkan Istana.
2. Sri Mulyani Indrawati
Sri Mulyani pertama kali menjabat di kabinet Jokowi pada 2016 setelah meninggalkan posisinya sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia. Ia menggantikan Bambang Brodjonegoro sebagai Menteri Keuangan dalam reshuffle Kabinet Kerja.
Di periode kedua Jokowi (2019–2024), Sri Mulyani tetap dipercaya di posisi yang sama. Ia memainkan peran vital dalam mengatasi krisis ekonomi akibat pandemi Covid-19 dengan program pemulihan ekonomi nasional dan kebijakan fiskal yang agresif.
Berita Terkait
-
Jam Terbang Membuktikan! Perjalanan Mentereng Karir Sri Mulyani jadi Birokrat hingga Menkeu
-
IHSG Merosot 1,78 Persen, Reshuffle Kabinet Bikin Investor Waspada
-
Koleksi Kendaraan Pribadi Dahnil Anzar Wamen Haji, Disorot Usai Desak-desakan Naik KRL
-
LIVE: Geger Reshuffle Sri Mulyani Lengser, Anak Menteri Keuangan Baru Hilang Jejak di Instagram!
-
Menkeu Purbaya Minta Maaf Usai Sebut Demo 'Suara Sebagian Kecil Rakyat'
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara