- Franka Franklin, istri Nadiem Makarim, menjadi pusat perhatian publik
- Jauh sebelum Nadiem menjadi menteri, Franka telah memiliki karier cemerlang
- Franka bukanlah sosok sembarangan, ia merupakan cucu dari aktris legendaris Indonesia
Suara.com - Nama Franka Franklin mendadak meroket di mesin pencarian dan menjadi perbincangan hangat publik. Istri mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim, ini sontak menjadi sorotan setelah sang suami resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook periode 2019–2022, Kamis (4/9/2025).
Di tengah badai hukum yang menerpa Nadiem, publik kini menaruh rasa penasaran besar pada sosok Franka yang selama ini jarang tampil di depan kamera.
Siapa sangka, di balik penampilannya yang kalem, Franka Franklin bukanlah sosok biasa. Ia adalah seorang pebisnis ulung dengan rekam jejak karier yang tak kalah mentereng dari suaminya.
Kasus yang menjerat Nadiem sendiri terbilang sangat serius. Proyek digitalisasi pendidikan dengan anggaran fantastis mencapai Rp 9,9 triliun ini diduga merugikan negara hingga Rp 1,98 triliun.
"Pada hari ini telah menetapkan satu tersangka dengan inisial NAM selaku Menteri Pendidikan Kebudayaan, Riset, dan Tekhnologi RI periode tahun 2019-2024," jelas Direktur Penyidikan (Dirdik) Jampidsus Kejagung, Nurcahyo Jungkung Madyo belum lama ini.
Nadiem diduga meloloskan produk laptop yang spesifikasinya tidak sesuai untuk digunakan di sekolah-sekolah daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T). Akibatnya, pendiri Gojek itu kini harus mendekam di Rutan Salemba untuk 20 hari ke depan.
Imbas dari kasus inilah, profil Franka Franklin kini diburu publik. Lahir di Jakarta pada 8 Juli 1983, Franka ternyata berasal dari keluarga terpandang.
Ia adalah putri dari pasangan Sania Makki dan Franklin Franky Gunawan. Darah seni dan bisnis mengalir deras dalam dirinya, karena ia merupakan cucu dari aktris legendaris era 50-an sekaligus pengusaha sukses, Indriati Iskak.
Berbeda dengan Nadiem yang bergelut di dunia teknologi dan pemerintahan, Franka menapaki jalan di industri kreatif dan ritel. Latar belakang pendidikannya pun sangat mendukung kariernya.
Baca Juga: Cerita SMA Negeri 4 Mataram Soal Chromebook Era Nadiem Makarim : Tak Ada Office-nya
Ia merupakan lulusan dari Raffles Design Institute di Singapura, serta pernah menimba ilmu di Universitas Northumbria dan Hogeschool Rotterdam.
Sebelum dikenal sebagai istri menteri, Franka telah membangun reputasinya di dunia bisnis. Ia pernah memegang jabatan penting sebagai Vice President Merchandising & Business Development di raksasa e-commerce fashion, Berrybenka.
Tak hanya itu, ia juga menjadi otak di balik pengembangan E-Commerce Mothercare dan Early Learning Centre (ELC) di Indonesia sejak 2011, serta pernah menjabat sebagai Credit Marketing Officer di Luxola (kini Sephora).
Saat ini, Franka Franklin dikenal sebagai salah satu pilar utama di balik brand perhiasan mewah, Tulola Design. Bersama aktris Happy Salma, ia berperan sebagai co-founder dan menjabat sebagai Chief Executive Officer (CEO).
Di tangannya, Tulola yang didirikan oleh Sri Luce Rusna pada 2007, menjelma menjadi merek perhiasan modern yang menggabungkan keindahan karya tangan para pengrajin lokal.
Dalam kehidupan pribadinya, Franka menikah dengan Nadiem Makarim pada tahun 2014 di Bali. Pernikahan mereka sempat menjadi sorotan karena perbedaan keyakinan, di mana Nadiem seorang Muslim dan Franka penganut Katolik.
Tag
Berita Terkait
-
Cerita SMA Negeri 4 Mataram Soal Chromebook Era Nadiem Makarim : Tak Ada Office-nya
-
Ayah Nadiem Makarim Kerja Apa? Dikenal Antikorupsi, Pendidikannya Mentereng
-
Nadiem Makarim Terseret Kasus Pengadaan Chromebook, Apa Bedanya dengan Laptop Windows?
-
Mahfud MD Bongkar Sisi Lain Nadiem Makarim: Ngantor di Hotel Sulit Ditemui Pejabat Tinggi
-
Nadiem Makarim Terseret Kasus Korupsi, Ini Kelebihan dan Kekurangan Laptop Chromebook
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Jujur Janggal! Secret Service Biarkan Trump Duduk Manis Saat Tembakan Pertama Meletus
-
Sorot Kekerasan Ekstrem di Jalur Angkot Tanah Abang, Anggota DPRD Kevin Wu: Alarm Serius Bagi DKI
-
Isu Reshuffle Sore Ini: Qodari Dikabarkan Geser ke Bakom RI, Dudung Abdurachman Masuk KSP?
-
Kata-kata Berani Penembak di Gala Dinner Donald Trump
-
Menlu Iran Abbas Araghchi ke Rusia di Tengah Negosiasi Buntu Teheran-Washington
-
Kasus Kekerasan Daycare Yogyakarta, DPR Desak Hukuman Berat dan Audit Total
-
Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30, Mendagri Anugerahkan Pemprov, Pemkab, Pemkot Terbaik
-
Dukung KPK Batasi Uang Tunai di Pemilu, PAN: Rakyat Harus Pilih Kapasitas, Bukan Isi Tas
-
Cole Tomas Allen, Penembak Gala Dinner Donald Trump Ternyata Guru Berprestasi
-
Buntut Kasus Little Aresha, Menko PMK Instruksikan Evaluasi Total Daycare se-Indonesia