- Zulfan Lindan menyebut hanya ada 1 menteri endorse Jokowi ke Prabowo
- Menteri titipan Jokowi itu adalah Pratikno
- Zulfan juga membantah reshuffle kabinet adalah upaya Prabowo menyingkirkan orang-orang Jokowi
Suara.com - Isu mengenai "titipan" nama menteri dari Joko Widodo (Jokowi) kepada Presiden Prabowo Subianto kembali mengemuka di tengah reshuffle kabinet Merah Putih.
Sejumlah pengamat menyebut reshuffle kabinet terbaru ini merupakan upaya Prabowo membersihkan orang-orang Jokowi di kabinet.
Zulfan Lindan dan Darmizal, secara gamblang membantah narasi mengenai kabinet Merah Putih merupakan orang-orang titipan Jokowi.
Zulfan Lindan mengaku pernah mengonfirmasi langsung kepada Jokowi terkait spekulasi yang beredar luas di publik.
"Kita kan cross check juga ya, kita tanya kan ke Pak Jokowi. Ini kan, Pak, isu di luar banyak. Seolah-olah bahwa banyak anggota kabinet ini adalah endorsen-nya Bapak. Gitulah," ujar Zulfan dikutip dari Youtube Cokro TV.
Zulfan melanjutkan, ia bahkan menyinggung anggapan publik tentang "orang Jokowi" atau "orang Mulyono" yang akan mengisi kabinet Prabowo. Namun, respons Jokowi sangat jelas.
"Nah beliau mengatakan, 'Ah, enggak ada itu.' kan gak ada. Saya enggak pernah kasih-kasih nama sama Pak Prabowo ya, kecuali Pak Pratik (Pratikno). Itu aja. Yang lain semua terserah Pak Prabowo," tegas Zulfan Lindan, mengutip pernyataan Jokowi.
Menurut Zulfan, ini sekaligus menepis anggapan bahwa reshuffle atau perubahan kabinet Prabowo menunjukkan adanya keretakan hubungan antara Jokowi dan Prabowo.
"Jadi kalau ada orang bilang reshuffle ini menunjukkan keterbelahan antara Prabowo dengan Jokowi itu enggak benar, enggak ada. Enggak ada hubungannya," tandasnya.
Baca Juga: Teka-teki Calon Menko Polkam: Tiga Nama Kunci di Tangan Prabowo, Siapa Pengganti Budi Gunawan?
Senada dengan Zulfan Lindan, Darmizal juga menegaskan bahwa Jokowi tidak pernah menitipkan orang-orang tertentu kepada Prabowo.
"Pak Jokowi itu tidak pernah nitip orang-orang kepada Pak Prabowo. Kecuali waktu itu yang disampaikan beliau (Zulfan Lindan) tadi, saya memang kalau dibutuhkan ini satu orang (Pratikno). Kalau dibutuhkan," jelas Darmizal, menekankan bahwa penawaran Pratikno pun bersifat kondisional.
Sebelumnya, nama Pratikno, memang santer disebut sebagai salah satu nama yang "disorongkan" untuk membantu Gibran Rakabuming Raka di kabinet Prabowo.
Menariknya, Pratikno sendiri sempat merespons isu "titipan" ini dengan nada santai dan jenaka. "Titipan kayak anu Gofood, Gojek aja. Ya nggak lah," kata Pratikno kepada awak media di Kemensetneg, Jakarta Pusat, Rabu (3/4/2024).
Berita Terkait
-
Teka-teki Calon Menko Polkam: Tiga Nama Kunci di Tangan Prabowo, Siapa Pengganti Budi Gunawan?
-
Geger Ucapan 'Mental Kolonial', Bikin Rahayu Saraswati Keponakan Prabowo Resign dari DPR
-
Sjafrie jadi Penjaga Sementara, Prabowo Bakal Pertimbangkan PDIP Isi Jabatan Menko Polkam?
-
Krisis Nepal Membara! Parlemen Hangus, Pemerintah Jatuh, Militer Ambil Alih
-
Menkeu Purbaya Yudhi Bahas Soal Dana Ngendap di BI, Ketua Komisi XI DPR RI Langsung Tutup Rapat
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
-
Resmi Ditahan, Yaqut Diduga Terima Fee dari Jemaah Daftar Bisa Langsung Berangkat Haji
Terkini
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Gara-gara Donald Trump Salah Perhitungan, 2 Hari Perang AS Habiskan Rp 94 Triliun
-
Gebrakan Dittipideksus Bareskrim di Jawa Timur: Bongkar Skandal Emas Ilegal Rp25,9 Triliun
-
Alasan KPK Baru Tahan Gus Yaqut Sekarang: Tak Ingin Terburu-buru dan Tunggu Bukti
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Hampir 1 dari 10 Anak Indonesia Alami Masalah Kesehatan Mental, Apa Penyebabnya?
-
Praperadilan Direktur PT WKM, Ahli: Seorang Tersangka Harus Dipenuhi Haknya Meski Masih Penyidikan
-
KPK Ungkap Akal-akalan Gus Yaqut Bagi Kuota Haji Tambahan 50:50 Persen
-
Dua Tanker Diledakkan, Iran Kirim Ultimatum: Harga Minyak Akan Melonjak Brutal!
-
Sekolah Rakyat Diperluas, Budiman: Investasi Masa Depan untuk Putus Rantai Kemiskinan