“Keterangan sementara tersangka lakukan pelecehan seksual sebelum bunuh korban,” ujar Kasat Reskrim Polres Konawe Selatan AKP La Ode Muhammad Jefri.
“Saat ini barang bukti sudah kami amankan. Jadi motif awal adalah pelecehan seksual. Pelaku sempat melarikan diri tapi kami berhasil amankan,” ujar AKBP Febry Sam.
3. Jasad korban sempat dimasukkan ke dalam koper
Tubuh korban sebelumnya sempat dimasukkan ke dalam koper oleh pelaku, tetapi koper tersebut ternyata tidak muat menampung tubuh korban. P
elaku ahirnya menggunakan karung untuk memasukkan tubuh korban sebelum dibuang di dalam hutan Desa Tolu Wonua, Kecamatan Mowila.
4. Pelaku sempat ikut mencari korban bersama warga
Berdasarkan hasil pemeriksaan, ternyata pelaku juga sempat ikut mencari korban bersama warga sekitar. Hal ini ia lakukan sebagai upaya kamuflase agar tidak dicurigai oleh warga. Bahkan, pelaku sempat menjadi penunjuk arah.
Hal ini diungkapkan oleh Kasat Reskrim Polrs Konawe Selatan AKP La Ode Muhammad Jefri. Ketika berada di hutan tersebut, pelaku menggiring warga untuk mencari keberadaan korban ke arah sebelah kanan jalan raya dengan tujuan agar warga tidak menemukan jenazah korban yang dibuangnya di sisi kiri jalan raya.
5. Korban dan pelaku masih kerabat dekat
Baca Juga: Eks Penjagal Hewan Mutilasi Istri Siri 65 Bagian, Pengakuan 'Ngeri' Alvi Maulana di Depan Polisi
Kanit Intel Kapolsek Mowila, Gusti, mengungkapkan bahwa korban dan pelaku ternyata merupakan kerabat dekat.
Namun, pihaknya belum bisa mempublikasikan lebih jauh terkait identitas pelaku karena masih dalam tahap pemeriksaan.
“Saya belum bisa kasih identitas karena masih dalam pemeriksaan. Yang jelas, korban dan pelaku ini merupakan kerabat dekat,” ujar Gusti.
Kontributor : Rizky Melinda
Berita Terkait
-
Tewas usai Dicabuli, Jejak Pembunuh Mayat Bocah dalam Karung Terungkap Berkat Anjing Pelacak!
-
FBI Rilis Foto Penembak Charlie Kirk! Imbalan Rp 1,6 Miliar Menanti!
-
Terseret Tuduhan Kasus Pelecehan, Sulthon Kamil Diputus Kontrak Label Musik
-
Foto AI Tak Senonoh Punggawa Timnas Indonesia Bikin Gerah: Fans Kreatif Atau Pelecehan Digital?
-
Sulthon Kamil Harum Manis Umur Berapa? Viral Diduga Lecehkan Anak di Bawah Umur
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Akal Bulus Maling di Jakbar: Nginap di Hotel Melati, Gasak Rumah Mewah Rp150 Juta Lewat Balkon
-
Akar Masalah Seleksi Hakim MK: Konfigurasi Kekuasaan dan Upaya Melahirkan 'Hakim Boneka'
-
Mabes Polri Endus Praktik Saham Gorengan di Balik IHSG Anjlok, Siap Buru Mafia Pasar Modal
-
IDAI Ingatkan Lonjakan Penyakit Anak di Musim Hujan: Waspada Super Flu hingga Bahaya Zat Kimia
-
Duduki Kursi Ketum PBNU Lagi, Gus Yahya: Semua Kembali Guyub
-
Kasus Resmi Dihentikan, Hogi Minaya Legowo Tak Tuntut Balik
-
Percepat Program Prioritas Pemerintah, Kemendagri Akan Gelar Rakornas Pusat & Daerah 2026
-
Akhirnya Senyum Lebar! Hogi Minaya Blak-blakan Soal Masa Kelam Jadi Tersangka
-
Kemenkes Kerahkan 513 Nakes ke Wilayah Paling Terisolir di Aceh
-
KPK Endus Perintah Petinggi Maktour Travel untuk Hancurkan Barang Bukti Kasus Haji