- Ahmad Dofiri, Wakapolri, menjadi sorotan karena dikabarkan akan diangkat menjadi staf khusus presiden dan mendapat kenaikan pangkat istimewa.
- Dofiri merupakan lulusan terbaik Akpol 1989 dan pernah menjabat sebagai Wakapolri, Irwasum, dan Kabaintelkam Polri.
- Total harta kekayaan Ahmad Dofiri yang dilaporkan ke KPK pada tahun 2023 adalah Rp7,32 miliar, yang terdiri dari aset tanah, bangunan, transportasi, dan kas.
Suara.com - Komjen (Purn) Ahmad Dofiri jadi sorotan karena masuk bursa sebagai staf khusus presiden. Ia dikabarkan menerima kenaikan pangkat istimewa dari Presiden Prabowo Subianto menjadi jenderal (HOR).
Siapa Ahmad Dofiri?
Ahmad Dofiri merupakan lulusan terbaik Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1989 dan meraih penghargaan Adhi Makayasa. Pria kelahiran Indramayu ini memiliki rekam jejak yang cemerlang di institusi Polri.
Pada akhir 2024, Dofiri resmi menjabat sebagai Wakapolri berdasarkan surat telegram Kapolri bernomor ST/2517/XI/KEP./2024.
Posisi ini ia raih setelah sebelumnya menjabat sebagai Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri, menggantikan Komjen Agung Budi Maryoto sejak 28 Februari 2023.
Penunjukkan Dofiri sebagai Irwasum tertuang dalam surat telegram Kapolri Nomor: ST/498/II/KEP./2023.
Sebelumnya, Dofiri juga pernah menjabat sebagai Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Polri sejak 2021.
Pengalamannya di kepolisian juga mencakup jabatan sebagai Kapolda di dua wilayah strategis, yaitu Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Barat.
Ia kemudian memasuki masa pensiun pada tahun 2025.
Baca Juga: Teka-teki Menko Polkam Baru: Nama Mahfud MD hingga Letjen Purn. Djamari Chaniago Mencuat
Rincian Harta Kekayaan yang Dilaporkan ke KPK
Sebagai penyelenggara negara, Ahmad Dofiri telah melaporkan harta kekayaannya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periodik tahun 2023 yang disampaikan pada 1 Mei 2024, total kekayaannya tercatat sebesar Rp7.320.000.000.
Berikut adalah rincian aset yang dimilikinya:
Tanah dan Bangunan: Senilai Rp4.950.000.000, terdiri dari empat bidang tanah dan bangunan. Properti ini tersebar di Tangerang, Tangerang Selatan, dan Bandung Barat, yang diklaim sebagai hasil jerih payahnya sendiri. Satu bidang tanah di Indramayu merupakan hasil warisan.
Alat Transportasi dan Mesin: Total senilai Rp800.000.000. Dofiri memiliki tiga unit mobil, semuanya diklaim dibeli dari hasil sendiri. Mobil-mobil tersebut adalah Toyota Hard Top Jeep tahun 1981 (Rp50.000.000), Honda HRV tahun 2018 (Rp250.000.000), dan Toyota Innova Zenix tahun 2022 (Rp500.000.000).
Berita Terkait
-
Tanda-tanda Erick Thohir Jadi Menpora
-
Didampingi Istri, Ahmad Dofiri Kepergok ke Istana, Sinyal Kuat Reshuffle Kabinet Prabowo Jilid 3?
-
Eks Wakapolri Ahmad Dofiri Datangi Istana di Tengah Santer Isu Reshuffle Kabinet
-
Profil Djamari Chaniago: Jenderal yang Dulu Pecat Prabowo, Kini Jadi Kandidat Kuat Menko Polkam
-
Istana Masih Teka-teki, Menakar Peluang Mahfud MD Kembali ke Kursi Panas Menko Polkam
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Alasan Jamdatun Narendra Jadi Saksi Ahli dalam Persidangan Ekstradisi Paulus Tannos di Singapura
-
Refleksi Aksi Kamisan ke-896: Masalah Bangsa Tak Bisa Dijawab dengan Joget Gemoy!
-
Siapkan Payung Saat Ramadan, BMKG Sebut Cuaca Ekstrem Berlanjut di Sebagian Besar Indonesia
-
Kemenkes Minta Jangan Lagi Ributkan BPJS PBI: RS Harus Tetap Layani Pasien
-
Kemenko Kumham Imipas Sebut Perlu Sinkronisasi Regulasi dalam Penyelesaian Overstaying Tahanan
-
7 Fakta Bencana Tanah Bergerak di Tegal, 804 Warga Mengungsi
-
Pakar Teknik Ingatkan Program Gentengisasi Prabowo Tak Bisa Dipukul Rata
-
Pemanasan Global Ubah Cara Atmosfer Mengurai Gas Rumah Kaca: Apa Dampaknya?
-
Respons Kritik soal Pengangkatan jadi Hakim MK, Adies Kadir: Bisa Tanya ke DPR
-
Lantai Dapur Ambrol ke Sungai, Warga Kutawaringin Ditemukan Tak Bernyawa Usai 4 Hari Pencarian