Suara.com - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Angga Raka Prabowo sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah atau Presidential Communication Office (PCO) pada Rabu (17/9/2025).
Ia dilantik setelah Presiden Prabowo mencopot Kepala Kantor Komunikasi Presiden, Hasan Nasbi.
Nama Angga Raka bukan sosok baru di lingkaran dekat Prabowo. Politikus muda Partai Gerindra ini dikenal memiliki rekam jejak panjang di bidang komunikasi politik, baik di partai maupun pemerintahan.
Lantas, seperti apa rekam jejaknya?
Latar Belakang dan Pendidikan
Angga Raka Prabowo lahir pada 8 September 1989. Ia menempuh pendidikan Sarjana Hubungan Internasional di Universitas Jayabaya dan lulus pada 2011.
Meski memiliki nama belakang yang sama, Angga tidak memiliki hubungan kekeluargaan dengan Presiden Prabowo Subianto. Namun kedekatannya dengan sang presiden terjalin sejak lama melalui kiprahnya di Partai Gerindra.
Karier Politik di Partai Gerindra
Angga bergabung dengan Partai Gerindra sejak 2008. Sejak 2012, ia aktif dalam tim media partai, hingga akhirnya dipercaya menjadi Sekretaris Pribadi Prabowo Subianto pada periode 2014–2017.
Baca Juga: Profil Djamari Chaniago, Calon Kuat Menko Polkam di Kabinet Prabowo
Kariernya terus menanjak. Pada 2019, Angga diangkat sebagai Kepala Departemen Media Sosial Gerindra, lalu menduduki posisi strategis sebagai Wakil Sekretaris Jenderal sekaligus Ketua Badan Komunikasi Partai Gerindra.
Peran dalam Pemenangan Prabowo-Gibran
Pada Pilpres 2024, Angga Raka menjadi salah satu tokoh kunci di balik kemenangan pasangan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka.
Ia didapuk sebagai Ketua Bidang Komunikasi dan Direktur Media Kampanye Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran. Strategi komunikasi yang ia rancang dianggap berhasil memperkuat citra pasangan capres-cawapres tersebut di mata publik.
Karier Profesional dan Jabatan di Perusahaan
Selain aktif di politik, Angga juga pernah berkecimpung di dunia media dan bisnis.
Berita Terkait
-
Erick Thohir Resmi Jabat Menpora, Hartanya Tembus Rp 2,4 Triliun
-
LIVE: Pelantikan Menteri dan Wamen Kabinet Merah Putih Sisa Masa Jabatan 2024-2029
-
Bakal Dilantik Jadi Wamenaker Gantikan Noel? Afriansyah Noor Tiba di Istana: Kan Sudah Tahu
-
Datangi Istana, Mendagri Tito Sebut Presiden Prabowo Bakal Lantik Menkopolkam Baru Siang Ini
-
Tanda-tanda Erick Thohir Jadi Menpora
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Kronologi Habib Bahar Jadi Tersangka: Dijerat Pasal Berlapis, Dijadwalkan Diperiksa 4 Februari
-
Berawal dari Ingin Salaman, Anggota Banser Diduga Dikeroyok: Habib Bahar Kini Resmi Jadi Tersangka
-
Teriakan Histeris di Sungai Tamiang: 7 Taruna Akpol Selamatkan Remaja yang Hanyut di Aceh
-
Industri Kesehatan 2026: Ketika Kualitas Jadi Satu-Satunya Alasan Pasien Untuk Bertahan
-
Dua Hari, Lima Bencana Beruntun: BNPB Catat Longsor hingga Karhutla di Sejumlah Daerah
-
Polri Akan Terbitkan Red Notice Buron Kasus Chromebook Jurist Tan, Lokasinya Sudah Dipetakan
-
Babak Baru Kasus Korupsi Minyak Pertamina, Polri Terbitkan Red Notice Riza Chalid
-
Resmi! Bahar Bin Smith Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Anggota Banser di Tangerang
-
Waspada Virus Nipah Mengintai! Kemenkes Ingatkan Jangan Konsumsi Nira Aren Segar dari Pohon
-
Epstein Files Sebut Donald Trump 'Dikooptasi' Israel, Singgung Dalang Proyek Gaza