- Akun media sosial Irjen Krishna Murti menghilang secara misterius dari publik
- Isu panas yang beredar adalah dugaan perselingkuhan Krishna Murti dengan Polwan berinisial Kompol AP
- Kompolnas akan turun tangan untuk meminta klarifikasi resmi dari Polri terkait dugaan pelanggaran kode etik
Suara.com - Publik dan jagat maya dihebohkan dengan hilangnya sosok jenderal polisi populer, Irjen Krishna Murti, dari peredaran media sosial. Akun-akun medsos yang biasa ia gunakan untuk berinteraksi dengan warganet mendadak lenyap, tak bisa diakses sejak dirinya dimutasi menjadi Staf Ahli Manajemen (Sahlijemen) Kapolri pada 5 Agustus 2025.
Hilangnya Krishna Murti dari panggung digital ini terjadi di tengah pusaran isu yang sangat serius, dugaan skandal perselingkuhan dengan seorang perwira polisi wanita (Polwan) berinisial Kompol AP. Belakangan inisial itu ramai dikaitkan dengan sosok Kompol Anggraini alias Anggie, meski hal ini belum terkonfirmasi resmi.
Dugaan hubungan terlarang itu diisukan telah terjalin selama bertahun-tahun, sejak 2018 hingga 2025. Padahal, secara hukum, Irjen Krishna Murti masih berstatus suami sah dari Nany Arianty Utama dan ayah dari dua orang anak, tanpa pernah ada catatan pengajuan perceraian kedinasan.
Misteri ini semakin pekat lantaran pihak Mabes Polri memilih bungkam seribu bahasa. Saat dimintai konfirmasi mengenai kebenaran isu panas ini, para pejabat tinggi Polri, mulai dari Kadiv Propam Polri Irjen Abdul Karim hingga Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho, kompak tidak memberikan respons. Bahkan, beredar kabar bahwa kasus ini sejatinya sudah melalui sidang kode etik dan profesi, namun prosesnya luput dari sorotan media massa.
Kompolnas Turun Tangan, Minta Klarifikasi Polri
Di tengah kebisuan Mabes Polri, Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menyatakan akan mengambil langkah proaktif. Kompolnas berencana untuk mencari tahu kebenaran isu yang menyeret nama mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadiv Hubinter) Polri tersebut dengan meminta klarifikasi langsung dari internal Polri.
"Akan kita minta klarifikasi ya," kata Komisioner Kompolnas, Yusuf Warsyim, dikutip, Selasa (16/9/2025).
Yusuf menjelaskan bahwa isu dugaan perselingkuhan ini masuk dalam ranah pelanggaran kode etik anggota Polri, khususnya etika kepribadian.
"Masalahnya pun diduga masalah rumah tangga. Setidaknya, jika ditarik ke norma kode etik ruangnya. Ruangnya ada pada pelanggaran etika kepribadian atau bisa juga etika kelembagaan. Tapi tentu ini tetap perlu Kompolnas mendapatkan klarifikasi," jelasnya.
Baca Juga: Sosok Kompol Anggraini, Polwan Diduga Jadi 'Badai' di Karier Irjen Krishna Murti, Siapa Dia?
Jejak Karier Jenderal Viral yang Pernah Disalip Ferdy Sambo
Nama Irjen Krishna Murti bukanlah sosok asing bagi publik. Alumnus Akpol 1991 yang satu angkatan dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ini pertama kali mencuri perhatian saat aksi heroiknya memimpin penumpasan teroris dalam peristiwa Bom Sarinah, Januari 2016. Gayanya yang khas dengan kacamata hitam dan berada di garis depan baku tembak membuatnya menjadi idola.
Saat itu, salah satu anak buah yang berada di bawah komandonya adalah Ferdy Sambo. Ironisnya, beberapa tahun kemudian, Krishna Murti pernah viral karena pangkatnya disalip oleh Ferdy Sambo, yang lebih dulu meraih pangkat Irjen sementara Krishna masih Brigjen.
Kariernya di Korps Bhayangkara terbilang cemerlang. Ia pernah menjabat sebagai Dirreskrimum Polda Metro Jaya, di mana ia menangani kasus kopi sianida yang menjerat Jessica Wongso.
Ia juga pernah bertugas di Markas PBB, New York, dan menduduki posisi strategis sebagai Kadiv Hubinter Polri sejak Oktober 2022 sebelum akhirnya dimutasi menjadi Sahlijemen Kapolri.
Di tengah sorotan tajam terhadap suaminya, sosok sang istri sah, Nany Arianty Utama, S.E., turut menjadi perhatian. Sebagai seorang ibu Bhayangkari, Nany dikenal aktif dalam berbagai kegiatan dan setia mendampingi sang suami, termasuk saat bertugas di New York. Akun Instagram pribadinya kini dalam kondisi terkunci dan tidak bisa diakses oleh publik.
Tag
Berita Terkait
-
Sosok Kompol Anggraini, Polwan Diduga Jadi 'Badai' di Karier Irjen Krishna Murti, Siapa Dia?
-
Pengamat Desak Kapolri Evaluasi Jabatan Krishna Murti Usai Isu Perselingkuhan Mencuat
-
Dugaan Perselingkuhan Irjen Krishna Murti Viral di Medsos, Kompolnas Minta Klarifikasi Polri
-
Viral Isu Perselingkuhan Guncang Polri, Irjen Krishna Murti Dimutasi Jadi Staf Ahli Kapolri
-
Cinta Terlarang Guncang Polri, Viral Isu Selingkuh Kompol Anggraini dan Irjen KM, Khrisna Murti?
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
-
Perilaku Audiens Berubah, Media Diminta Beradaptasi dengan AI dan Medsos
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
Terkini
-
Jelang Imlek dan Ramadan 2026, Stok Pangan Jakarta Diklaim Aman Meski Permintaan Telur Ayam Melonjak
-
Prabowo: Kalau Gerindra Brengsek, Gerindra Pun Saya Tangkap
-
Prabowo Sorot Semrawutnya Kota Balikpapan, Banjarmasin hingga Bogor: Tak Ada Bedanya, Isinya Spanduk
-
KPK Panggil Eks-Direktur Keselamatan Perkeretaapian, Kasus Korupsi DJKA Jatim Makin Memanas!
-
Tragis! Eks Sekjen Pordasi DKI Dianiaya Sepekan Sebelum Ditemukan Tewas di Gumuk Pasir Bantul
-
Tak Terima Diminta Jubir KPK untuk Fokus Jalani Sidang, Noel: Juru Nyinyir!
-
Ngaku Cuma Mengingatkan Tapi Dapat Respon Negatif dari Purbaya, Noel: Sekelas Menteri Saja Idiot!
-
Dugaan Kebocoran Gas di Vopak Merak, DPR Minta Investigasi Menyeluruh
-
Prabowo Sentil Pejabat Bali, Pulau Dewata Kini Kotor: Bagaimana Turis Mau Datang!
-
Prabowo Singgung Negara-negara Besar: Dahulu Ajarkan Demokrasi-HAM, Sekarang Pelanggar