- Kunjungan Jokowi ke Prabowo di Kertenegara turut disorot oleh Rocky Gerung
- Menurutnya, ada kegelisahan Jokowi sehingga ingin bertemu empat mata dengan Prabowo
- Lantaran kental bermuatan politisi, Rocky turut mengaitkan soal Gibran dan Bobby di balik kunjungan Jokowi ke Kertanegara
Suara.com - Kunjungan mantan Presiden Jokowi ke kediaman Presiden RI, Prabowo Subianto di Kertanegara, Jakarta, baru-baru ini ikut disorot oleh pengamat politik, Rocky Gerung. Menurutnya, momen pertemuan antara Jokowi dan Prabowo bukan cuma sekedar kangen-kangenan teman lama.
"Kita bisa duga dengan kuat bahwa tentu yang dibicarakan bukan sekedar kangen-kangenan tuh atau silaturahmi segala macam yang seperti yang biasa," ujar Rocky Gerung dalam siniar terbarunya dilihat pada Selasa (7/10/2025).
Menanggapi kunjungannya ke Kertanegara, Rocky menduga ada kegelisahan dari Jokowi terkait kondisi politik kiwari ini. Bahkan, Rocky mengaitkan kunjungan Jokowi dengan nasib keluarganya, termasuk Waki Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka dan Gubernur Sumut, Bobby Nasution selaku memantu.
"Jadi tetap orang mulai membaca apakah kegelisahan Pak Jokowi tentang keadaan anak-anaknya terutama Pak Gibran dan belakangan ada Pak Bobby Nasution yang adalah Gubernur Sumatera Utara. Itukah yang jadi tema utama sehingga ada urgensi Pak Prabowo menerima Pak Jokowi atau ada urgensi Pak Jokowi ingin bertemu dengan Pak Prabowo," ujar Rocky.
Diketahui, nama Wapres Gibran menjadi sorotan setelah dirinya digugat oleh warga bernama Subhan Palal ke PN Jakarta Pusat. Dalam gugatan itu, Subhan menyoal ijazah Gibran yang menjadi syarat pencalonannya di Pilpres 2024 lalu hingga meminta ganti rugi sebesar Rp125 triliun. Sementara, nama Bobby mencuat dalam kasus proyek jalan di Sumut yang telah menjerat mantan anak buahnya, Topan Ginting. Kasus ini kini masih diusut oleh KPK.
Terkait pertemuan Jokowi dan Prabowo, Rocky pun mendugaan kunjungan Jokowi terkait nasib keluarganya. Terlebih, mencuat juga isu dinasti pasca Jokowi lengser dari kursi Presiden.
"Nah, kita coba ulas itu mungkin di dalam upaya untuk memahami yang orang sebut nasibnya Jokowi sih apa sebetulnya ujungnya, nasibnya Pak Gibran apa, nasibnya Pak Bobby apa kan itu sudah jadi cause celebre, jadi sesuatu kasus yang diselebritikan, dibicarakan maksudnya secara luas," ujarnya.
"Jadi tentu orang akhirnya pergi pada semacam dugaan yang makin masuk akal bahwa pasti itu yang dibicarakan adalah soal keluarga Pak Jokowi yang mulai terlihat gelisah," sambungnya.
Berdasar analisisnya, Rocky pun meyakini jika alasan Jokowi menemui Prabowo di Kertanegara erat kaitannya dengan politik.
Baca Juga: Melengos Tak Disalami, Heboh SBY Cueki Kapolri Listyo Sigit di HUT TNI, Publik Curigai Gegara Ini!
"Jadi ini yang saya anggap sebagai kecerdikan kita untuk membaca psikologi di belakang pertemuan (yang) sebetulnya pertemuan politik antara Pak Prabowo dan Pak Jokowi kemarin," ujarnya.
Jokowi Temui Prabowo di Kertanegara
Diketahui, Jokowi mendadak menyambangi kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan, Sabtu (4/10/2025) lalu. Disebutkan jika alasan Jokowi mendatangi Rumah Kertanegara ingin bersilaturahmi dengan Prabowo.
"Iya betul (hanya silaturahmi)," ujar Ajudan Jokowi, Kompol Syarif Muhammad Fitriansyah saat dikonfirmasi Suara.com lewat pada Sabtu.
Menurut Syarif, pertemuan itu sendiri berlangsung secara 4 mata hanya Jokowi dan Prabowo saja.
"Pertemuan berlangsung 4 mata. Hanya Pak Presiden Prabowo dan Pak Jokowi," katanya.
Pertemuan sendiri berlangsung selama kurang lebih 2 jam lamanya, dimulai pada pukul 13.00 WIB.
Kendati begitu Syarif tak membeberkan maksud pertemuan tersebut dan apa yanh menjadi pembahasan.
Ia menegaskan, usai pertemuan Jokowi kemudian pamit untuk melanjutkan agenda selanjutnya.
"Beliau lanjut agenda selanjutnya," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Melengos Tak Disalami, Heboh SBY Cueki Kapolri Listyo Sigit di HUT TNI, Publik Curigai Gegara Ini!
-
Walau Berat, Gibran Bisa Berdamai dengan Subhan Palal soal Gugatan Rp125 Triliun, Apa Syaratnya?
-
Heboh Bjorka Asli Ngamuk Bocorkan Data Polri, Publik: Lagi Sok-sokan, Mending Tangkap Fufufafa!
-
Sebut WFT Penipu, Bjorka Asli Bocorkan Data Pribadi Polri: Anda Cuma Bisa Tangkap Saya dalam Mimpi!
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Murka Brimob di Tual Aniaya Pelajar hingga Tewas, Kapolri: Usut Tuntas, Hukum Setimpal!
-
Heboh Naik Jet Pribadi OSO, Menag Nasaruddin Buka Suara di KPK: Tak Ada Pesawat Tengah Malam
-
Mobil Pribadi Nyangkut di Pembatas Beton, Layanan Transjakarta di Pulomas Bypass Terganggu
-
Kasat Narkoba Diduga Terima 'Uang Setoran' Rp13 Juta Tiap Pekan dari Bandar Narkoba di Toraja Utara
-
Kakak Korban Tewas Diduga Dipukul Brimob di Tual Dipastikan Dapat Perlindungan
-
Bripda DP Diduga Tewas Dianiaya Senior di Asrama Polda Sulsel, Pihak Keluarga Tuntut Keadilan
-
Riwayat Positif Sabu Jadi Sorotan, Plh Kapolres Bima Kota Langsung Diganti!
-
Setahun Pimpin Jakarta, Rano Karno Klaim 97 Persen Program Tuntas, Fokus Banjir dan Macet
-
Dua Bus Transjakarta 'Adu Banteng' di Jalur Langit Koridor 13
-
Sabah Diguncang Gempa M 7,1, Getaran Terasa hingga Kaltara