- Dokter spesialis paru, Benjamin Paulus Octavianus, hadir di Istana Kepresidenan setelah menerima panggilan mendadak dari Sekretaris Kabinet
- Benjamin menolak untuk mengonfirmasi atau membantah kabar yang menyebut dirinya akan dilantik sebagai Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) baru
- Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak Istana Kepresidenan, sehingga menimbulkan spekulasi kuat mengenai kemungkinan adanya reshuffle di kabinet
Suara.com - Suasana Istana Kepresidenan diwarnai teka-teki dengan kehadiran dokter spesialis paru, Benjamin Paulus Octavianus, pada Rabu (8/10/2025) siang. Namanya sontak menjadi sorotan setelah beredar kabar bahwa ia akan dilantik sebagai Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) baru, menggantikan posisi Dante Saksono Harbuwono.
Namun, saat dikonfirmasi langsung oleh awak media, Benjamin enggan memberikan jawaban pasti. Ia memilih untuk menyimpan rapat-rapat informasi mengenai agenda kedatangannya, yang semakin menguatkan spekulasi publik.
“Ntar lagi saja lihat,” jawab Benjamin singkat, sambil berjalan di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta sebagaimana dilansir Antara.
Jawaban tersebut membuat para wartawan semakin penasaran. Ketika kembali didesak dengan pertanyaan apakah benar dirinya akan menggantikan Dante Saksono, Benjamin tetap bergeming dan menolak untuk mendahului pengumuman resmi.
“Saya nggak mau mendahului ya,” ujarnya, menjaga kerahasiaan agenda tersebut.
Benjamin mengaku hanya menjalankan perintah setelah menerima panggilan langsung dari Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya. Ia bahkan mengklaim tidak mengetahui secara rinci agenda apa yang menantinya di dalam Istana.
“Saya enggak tahu, saya cuma dipanggil tadi Pak Teddy, Sekretaris Kabinet, tolong datang 14.30 WIB,” kata Benjamin menjelaskan kronologi panggilannya.
Hingga akhir, ia berjanji akan memberikan keterangan lebih lanjut setelah acara selesai, membiarkan misteri penunjukannya tetap menggantung.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Istana Kepresidenan belum memberikan keterangan resmi apa pun mengenai agenda pelantikan tersebut.
Baca Juga: Benjamin Paulus Hadir di Istana Pakai Setelan Jas dan Dasi Biru, Bakal Dilantik jadi Wamenkes?
Sebagai informasi, Dr. Benjamin Paulus Octavianus bukanlah sosok baru di lingkungan pemerintahan. Ia dikenal sebagai seorang dokter spesialis paru dan kedokteran pernapasan yang memiliki rekam jejak mumpuni.
Sebelumnya, ia mengemban tugas strategis sebagai Staf Khusus Menteri Pertahanan Bidang Kesehatan, yang menunjukkan keahlian dan pengalamannya di bidang medis dan kebijakan publik.
Berita Terkait
-
Benjamin Paulus Hadir di Istana Pakai Setelan Jas dan Dasi Biru, Bakal Dilantik jadi Wamenkes?
-
Menkes Dengar Kabar Prabowo Tambah Kursi Wamenkes, Siapa yang Dipilih?
-
Gubernur hingga Calon Dubes Bakal Dilantik Prabowo, Datang Lebih Awal ke Istana untuk Ikut Gladi
-
Sore Ini, Prabowo Bakal Lantik Ribka Haluk jadi Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Papua
-
Aksi Kamisan ke-880: Tanpa Keberanian untuk Mengingat Luka, Bangsa Ini Hanya Akan Mewariskan Trauma
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'
-
Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS
-
Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle
-
Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Bebas Sampah: Kita Punya Teknologi Buatan Sendiri
-
Lakukan Evaluasi Imbas 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Bakal Tarik Pasukan Perdamaian?
-
Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus
-
Polemik Kasus Chromebook dan Ancaman Trial by The Press di Era Digital
-
Buronan Interpol dan Bos Mafia Asal Inggris Akhirnya Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai
-
Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek