- Seorang suporter pria yang mengenakan pakaian merah-putih, menyuarakan kekesalannya dengan nada frustasi.
- Para suporter Timnas awalnya berencana akan masuk melalui Gate 1, namun petugas keamanan tidak mengizinkannya.
- Akibatnya, sejumlah besar pendukung Timnas Indonesia menumpuk di satu lokasi.
Suara.com - Banyak suporter Tim Nasional (Timnas) sepak bola Indonesia, mengalami kesulitan yang membuatnya kecewa saat akan memasuki Stadion King Abdullah Sports City di Jeddah, untuk menyaksikan laga kualifikasi Piala Dunia 2026, antara Timnas Indonesia melawan Arab Saudi.
Melalui sebuah video yang diunggah akun @lambegosiip, terlihat suasana riuh suporter Timnas Indonesia yang berkerumun di balik barikade, di luar stadion.
Dalam rekaman ini, seorang suporter pria yang mengenakan pakaian merah-putih, menyuarakan kekesalannya dengan nada frustasi.
“Sekarang semuanya ngumpul di sini, dan ini nggak ada yang boleh masuk,” ujar pria tersebut dengan nada frustasi, terdengar dalam video unggahan, Kamis (9/10/2025).
Dalam video itu juga terlihat kerumunan suporter Indonesia lain yang juga tidak diizinkan masuk ke dalam stadion.
Ia kemudian menceritakan bahwa para suporter Timnas, awalnya berencana akan masuk melalui Gate 1. Namun petugas keamanan tidak mengizinkannya, dan mengarahkan mereka untuk masuk melalui Gate 2.
Alih-alih mendapat akses masuk untuk mendukung skuad Garuda mereka secara langsung malah diminta petugas yang berjaga di Gate 2 untuk kembali ke Gate 1.
“Dari tadi kami mau masuk dari gate satu, nggak dibolehin, dipindah, suruh ke gate dua. Dari gate dua pindah lagi ke gate satu,” ungkap pria tersebut, merasa dirinya dan suporter yang lain ‘dikerjai’ oleh petugas tuan rumah.
Akibatnya, sejumlah besar pendukung Timnas Indonesia menumpuk di satu lokasi. Sementara saat itu waktu sudah menunjukkan pukul 6 lewat, yang berarti waktu pertandingan semakin dekat.
Baca Juga: Statistik Miris Produktivitas Gol Timnas Indonesia Era Kluivert, Ketolong Penalti
“Padahal jam udah jam 6 lewat, parah banget ini petugasnya,” keluhnya, merujuk pada waktu setempat.
Kamera kemudian ia arahkan ke sekitarnya, memperlihatkan kerumunan suporter Indonesia yang riuh menyoraki petugas keamanan, mengekspresikan protes dan kekecewaan mereka atas perlakuan yang mereka terima.
Unggahan ini sontak memicu berbagai reaksi warganet, yang juga mengungkapkan kekesalan serta kekecewaan mereka melalui kolom komentar. Banyak warganet menyayangkan perlakuan yang dianggap tidak pantas dan mencoreng citra negara tersebut.
Meski demikian, pada laga yang berlangsung Kamis dini hari itu skuat garuda asuhan Patrick Kluivert takluk 2-3 dari tuan rumah Arab Saudi.
Laga mendatang Timnas Indonesia akan menghadapi Timnas Irak yang akan berlangsung di King Abdullah Sports City Stadium, Jeddah, pada Sabtu (11/10/2025) dini hari WIB.
Pada laga tersbut wajib dimenangkan oleh Jay Idzes dan kawan-kawan.
Berita Terkait
-
Kata-kata Ole Romeny Usai Timnas Indonesia Dikalahkan Arab Saudi
-
Strategi Patrick Kluivert Amankan Tiket Piala Dunia 2026: Lupakan Arab Saudi, Fokus Hantam Irak!
-
Statistik Miris Produktivitas Gol Timnas Indonesia Era Kluivert, Ketolong Penalti
-
Berapa Gaji Patrick Kluivert? Dihujat usai Timnas Indonesia Kalah Lawan Arab Saudi
-
Kenapa Patrick Kluivert Yakin Timnas Indonesia Bisa Kalahkan Irak?
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Banjir Rendam Jakarta, Lebih dari Seribu Warga Terpaksa Mengungsi
-
Hujan Deras Rendam 59 RT di Jakarta, Banjir di Pejaten Timur Capai Satu Meter
-
Arahan Megawati ke Kader PDIP: Kritik Pemerintah Harus Berbasis Data, Bukan Emosi
-
Sikap Politik PDIP: Megawati Deklarasikan Jadi 'Kekuatan Penyeimbang', Bukan Oposisi
-
PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD, Megawati: Bertentangan dengan Putusan MK dan Semangat Reformasi
-
KPK Segera Periksa Eks Menag Yaqut dan Stafsusnya Terkait Korupsi Kuota Haji
-
Diperiksa 10 Jam, Petinggi PWNU Jakarta Bungkam Usai Dicecar KPK soal Korupsi Kuota Haji
-
KPK Periksa Petinggi PWNU Jakarta, Dalami Peran Biro Travel di Kasus Korupsi Haji
-
Kuasa Hukum Roy Suryo Sebut Kunjungan Eggi Sudjana ke Solo 'Bentuk Penyerahan Diri'
-
PDIP Kritik Pemotongan Anggaran Transfer, Desak Alokasi yang Adil untuk Daerah