-
Secara normatif pertemuan Jokowi & ABB wajar, namun isi percakapannya patut dipertanyakan.
-
BNPT dan Densus 88 diminta untuk memantau dan mendalami isi pembicaraan kedua tokoh itu.
-
Permintaan ABB agar "bela Islam" perlu diwaspadai jika mengarah ke intoleransi dan radikalisme.
Guru Besar UI itu juga mengomentari terkait kabar yang belakangan beredar soal ABB yang meminta Jokowi untuk membela Islam.
"Saya kira itu kan pertanyaan atau satu sikap yang umum saja, membela Islam dalam arti siapa sih penganut agama yang tak mau membela agamanya. Itu kan sampai situ menjadi hal normatif dan bisa diterima," tuturnya.
Meski demikian, Ardianus memandang perlu adanya pendalaman tentang apa yang dibahas oleh ABB saat mengunjungi Jokowi.
"Tentu kan ada bersayap, ada komanya nih. Kalau kemudian membela itu dengan melalui jalan-jalan intoleran, radikal dan ekstreem itu lalu jadi pertanyaan kita," urainya.
Namun, ia memastikan tidak mengetahui pasti apakah obrolan antara keduanya membahas hal tersebut atau tidak.
"Apakah memang sebetulnya juga pemikiran ABB seperti itu kita juga enggak tau. Maka saat ini, sampai titik ini saya berkomentar kita tunggu saja," tegasnya.
Ia mengaku akan melihat perkembangan situasi, dan bakal biarkan teman-teman yang memiliki akses situasi itu mengetahui lebih jauh.
"Teman-teman dari BIN, BNPT, Polri yang punya akses untuk itu agar kemudian apakah ada komanya (pembahasan lain) atau titik saja, kemudian kalau koma tentu perlu disikapi lebih serius," pungkasnya.
Jokowi Cium Tangan Abu Bakar Ba'asyir
Baca Juga: Rocky Gerung Soroti Pertemuan Jokowi dan Abu Bakar BaHasyir, Sebut Ada Sinyal Tersembunyi
Sebelumnya diberitakan, sebuah peristiwa yang tampak sederhana namun menyimpan lapisan makna mendalam telah menarik perhatian publik, terutama di kancah politik dan keagamaan Indonesia.
Pertemuan antara Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) dan ulama senior Abu Bakar Ba’asyir di kediaman Jokowi di Banjarsari, Solo, pada Senin, 29 September 2025, menjadi sorotan hangat.
Dari berbagai sudut pandang, perjumpaan ini mengundang beragam interpretasi.
Salah satu tokoh yang secara terbuka mengomentari momen tersebut adalah Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais.
Dengan pandangannya yang khas, Amien mengakui ketertarikannya pada peristiwa ini.
“Saya tertarik dengan sebuah peristiwa yang secara lahiriah nampak sederhana. Tetapi secara spiritual punya arti mendalam,” ungkap Amien, dalam kutipan dari kanal YouTube-nya pada Rabu (1/10/25).
Berita Terkait
-
Rocky Gerung Soroti Pertemuan Jokowi dan Abu Bakar BaHasyir, Sebut Ada Sinyal Tersembunyi
-
Rocky Gerung 'Spill' Agenda Tersembunyi di Balik Pertemuan Jokowi dengan Abu Bakar Ba'asyir
-
Takjub Adab Jokowi Cium Tangan Abu Bakar Ba'asyir, Amien Rais Terenyuh: Buat Saya Artinya Dalam
-
Profil dan Rekam Jejak Abu Bakar Ba'asyir, Mendadak Temui Jokowi di Solo
-
Kenapa Abu Bakar Ba'asyir Mendadak Temui Jokowi? Misteri Pertemuan 20 Menit Dua Tokoh Kontras
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!
-
Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia
-
UHN dan CISDI Gandeng Harvard Medical School, Bangun Pusat Riset Kesehatan Primer di RI
-
Hanya Modal Gunting, Pemuda di Kalideres Gasak Honda Scoopy di Halaman Rumah
-
Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digelandang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin
-
Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai
-
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004
-
Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan
-
Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya