- Permintaan Roy sempat ditolak oleh KPU DKI pada Agustus 2025.
- Roy menambahkan, setelah surat itu ditembuskan ke Pramono, KPU DKI akhirnya menyetujui permintaan salinan ijazah Jokowi.
- Roy yakin ada campur tangan Pramono di balik kesediaan KPU DKI memberikan salinan ijazah Jokowi.
Suara.com - Eks Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Roy Suryo, mengaku mendapat bantuan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung untuk memperoleh salinan ijazah Presiden ke-7 Joko Widodo dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta.
Roy menjelaskan, awalnya ia bersama pengamat kebijakan publik Bonatua Silalahi meminta salinan ijazah Jokowi ke KPU RI, KPU DKI, serta KPU Solo.
Ketiga instansi tersebut tercatat menyimpan ijazah Jokowi saat mantan politikus PDIP itu mendaftar sebagai calon Presiden, Gubernur DKI, dan Wali Kota Solo.
Namun, permintaan Roy sempat ditolak oleh KPU DKI pada Agustus 2025. Atas kondisi itu, ia lantas mengirimkan surat kepada Pramono Anung.
"Kita tembusi, kita tembusi surat. Meskipun beliau [Pramono] tidak menjawab langsung, kita berkomunikasi pribadi, tapi saya yakin beliau membaca dan ikut membantu," ujar Roy kepada wartawan, Senin (13/10/2025).
Roy menambahkan, setelah surat itu ditembuskan ke Pramono, KPU DKI akhirnya menyetujui permintaan salinan ijazah Jokowi.
Meski belum terkonfirmasi, Roy yakin ada campur tangan Pramono di balik kesediaan KPU DKI memberikan salinan ijazah Jokowi.
"Artinya, setelah kita tembusi surat ya, ke Pak Pramono Anung, KPUD DKI langsung oke (menyetujui permintaan salinan ijazah Jokowi). Jadi, ini pasti atas bantuan beliau [Pramono)," lanjutnya.
Usai mendapatkan persetujuan, Roy baru menerima salinan ijazah Jokowi pada Senin ini. Pengambilan dilakukan bersama Bonatua Silalahi.
Baca Juga: Wisata Malam Ragunan Diserbu! Gubernur Pramono Soroti Antrean 'Horor', Siapkan Jurus Parkir Jitu
Roy mengungkapkan, ijazah yang diterima dari KPU DKI—yang semula diserahkan Jokowi saat Pemilihan Gubernur DKI 2012—memiliki bentuk dan dimensi yang sama dengan ijazah dari KPU RI yang digunakan saat Pemilihan Presiden 2019.
"(Ijazah Jokowi) yang tahun 2019, dengan yang KPU DKI, yang tahun 2012 ini, bentuk ijazahnya sama, dimensinya sama. Nah, yang menarik adalah dengan bentuk ujasa yang sama itu, berarti sama yang sudah kami teliti, ijazah ini 99,9 persen palsu," pungkasnya.
Berita Terkait
-
5 Fakta Salinan Ijazah Jokowi dari KPU DKI, Roy Suryo Cs Beberkan Kejanggalan Mengejutkan
-
Roy Suryo Tunjukkan Salinan Ijazah Jokowi dari KPU DKI: 99,9 Persen Palsu, Hurufnya Mencotot Keluar
-
Penampakan Ijazah Jokowi di KPU DKI: Mirip dengan yang Viral, Pengamat Cari Kejanggalan Legalisir
-
Wisata Malam Ragunan Diserbu! Gubernur Pramono Soroti Antrean 'Horor', Siapkan Jurus Parkir Jitu
-
Jakarta Peringkat 18 Kota Paling Bahagia Dunia, Gubernur Pramono: Mungkin Karena Gubernurnya Bahagia
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta
-
Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi
-
Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil
-
Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili
-
Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas
-
Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi
-
Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon
-
Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah
-
Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang
-
Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru