- Pelajar pendiam yang dikenal bertanggung jawab ini ditemukan tewas tenggelam di Kali Green Crout, Cengkareng, Jakarta Barat.
- Dugaan awal menyebut Andri tewas setelah didorong saat berusaha menghindari tawuran antar pelajar yang pecah di lokasi.
- Andri bersama temannya kala itu sedang nongkrong di bantaran kali. Tiba-tiba, tawuran pecah.
Suara.com - Kabar duka menyelimuti keluarga Muhammad Andri Maulana (17). Pelajar pendiam yang dikenal bertanggung jawab ini ditemukan tewas tenggelam di Kali Green Crout, Cengkareng, Jakarta Barat.
Ironisnya, dugaan awal menyebut Andri tewas setelah didorong saat berusaha menghindari tawuran antar pelajar yang pecah di lokasi.
Namun, keluarga korban, khususnya Candera Aferiadi (35), kakak kandung Andri, menolak mentah-mentah asumsi tersebut. Baginya, Andri bukanlah sosok yang akrab dengan keributan.
“Adik saya itu orangnya pendiam, tanggung jawab, dan sayang sama ibu. Dia tiap malam kerja jaga parkiran dari jam tujuh malam sampai tengah malam, baru pulang dan langsung tidur,” tutur Candera dengan nada pilu kepada wartawan, Selasa (14/10/2025).
Kabar tragis itu pertama kali sampai ke telinga Candera dari seorang hansip.
Tak lama berselang, ia melihat foto di grup Damkar yang memastikan adiknya adalah korban.
“Pas saya lihat foto di grup Damkar, ternyata benar adik saya. Bajunya baju saya yang sering dia pakai. Saya langsung ke lokasi, sudah ramai polisi dan petugas Damkar,” kenangnya.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, Andri bersama temannya kala itu sedang nongkrong di bantaran kali. Tiba-tiba, tawuran pecah.
Andri sempat bersembunyi untuk menghindar. Namun, nahas, ia justru tercebur ke kali saat berlari menjauh.
“Katanya dia sempat ngumpet, terus ketahuan, mungkin didorong, kepalanya duluan masuk ke kali. Tapi saya juga curiga, kok sampai dikejar sampai ke situ-situ,” ungkap Candera.
Baca Juga: Warga Dukung Pemekaran Kelurahan Kapuk: Semoga Urusan KTP Tak Lagi Ribet dan Bolak-balik
Kecurigaan Candera semakin memuncak melihat kondisi sang adik dan sikap warga sekitar. Kali Green Crout yang tidak terlalu dalam, menurutnya, seharusnya tidak menjadi penyebab kematian semudah itu.
“Kali itu kecil, enggak dalam. Waktu saya datang, warga bilang enggak tahu, tapi tiap ditanya jawabannya beda-beda. Saya curiga ada yang ditutupin,” jelasnya.
Ditambah lagi, tidak ada bekas luka akibat senjata tajam di tubuh Andri, padahal ia diduga terlibat dalam tawuran.
“Saya sendiri yang mandiin. Enggak ada luka apa-apa, bersih kayak orang tidur, cuma lumpur keluar dari hidung,” tegas Candera, semakin memperkuat keyakinannya bahwa ada misteri di balik kematian adiknya.
Kini, keluarga Andri Maulana menuntut kejelasan dan berharap pihak berwajib dapat mengusut tuntas kejanggalan di balik tragedi yang merenggut nyawa pemuda pendiam ini.
Berita Terkait
-
Mekarkan Kelurahan Kapuk Jadi Tiga, Kebijakan Pramono Disambut Baik Warga
-
Aksi Tawuran di Grogol Petamburan Berujung Tragis, Seorang Pelajar Jadi Korban Pembacokan
-
Kelurahan Kapuk Dipecah Jadi 3: Lurah Klaim Warga Menanti Sejak Lama, Semua RW dan RT Setuju
-
Khawatir Ganti KTP Dua Kali, Warga Tunda Pindah Domisili Imbas Pemekaran Kelurahan Kapuk
-
Warga Dukung Pemekaran Kelurahan Kapuk: Semoga Urusan KTP Tak Lagi Ribet dan Bolak-balik
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
Terkini
-
Menteri Imipas Buka Akses Data untuk KPK Usut Kasus Silmy Karim Cs
-
Tak Punya Dealer dan Bengkel Aktif, Pengadaan Motor Listrik BGN Tidak Penuhi Syarat
-
Pukat UGM Desak Kejagung 'Follow The Money' Kasus MBG hingga ke SPPG: Siapa Saja yang Kecipratan?
-
Tegas! Perang AS-Israel vs Iran Akan Selesai Jika Militer Israel Angkat Kaki dari Lebanon
-
Main Mata Dadan Cs Sedot Miliaran Uang MBG per Hari, Kejagung: Mereka Bertiga Kerja Sama!
-
Resmi Dibuka, Seminar KAGAMA HSE 2026 di UGM Ingatkan Ancaman Bencana Sektor Industri Nasional
-
Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar AS, DPR Desak Menkeu dan BI Segera Bertindak
-
Riset UI Ungkap Fakta Pahit, Rokok Jadi Penghambat Utama Program MBG
-
Jaksa Tepis Pledoi Nadiem: Kasus Chromebook Murni Hukum, Bukan Politik
-
Banggar DPR Soroti Tata Kelola BGN Usai Tiga Eks Pimpinan Jadi Tersangka Korupsi MBG