-
Menko PMK Cak Imin memuji efisiensi anggaran satu tahun pemerintahan Prabowo yang dinilai berdampak langsung pada masyarakat kecil.
-
Ia menyebut kebijakan tersebut berhasil memangkas biaya operasional pemerintahan dan mengalihkan dana ke program berbasis rakyat.
-
Cak Imin menekankan pentingnya koperasi desa sebagai solusi cepat untuk memperkuat kemandirian ekonomi dan memutus dominasi pasar di tingkat lokal.
Suara.com - Menko Pemberdayaan Manusia (PM) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menilai efisiensi anggaran yang dijalankan selama satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto memberikan dampak luar biasa bagi masyarakat kecil.
Menurut Cak Imin, kebijakan efisiensi tersebut berhasil memangkas biaya operasional pemerintahan dan mengalihkan sebagian besar anggaran ke program-program yang langsung dirasakan masyarakat.
"Kita juga menyaksikan program-program yang berbasis rakyat kecil yang memang diberikan oleh Bapak Presiden sebagai prioritas. Misalnya, efisiensi telah berhasil mengurangi biaya operasional pelaksanaan pemerintahan, ini yang luar biasa," kata Cak Imin kepada media di Jakarta, Kamis (16/10/2025).
Ia menegaskan, langkah itu sejalan dengan cita-cita pemerintah untuk memperkecil biaya manajemen pembangunan agar dana publik dapat digunakan secara konkret bagi kepentingan rakyat.
"Jadi biaya manajemen diefisiensikan, digeser menjadi biaya konkret yang bisa dinikmati masyarakat. Itulah gunanya efisiensi yang pertama kali dijalankan oleh pemerintah satu tahun ini," ucapnya.
Cak Imin menyebut efisiensi tersebut menjadi salah satu capaian penting dalam tahun pertama pemerintahan Prabowo, terutama dalam memperkuat fondasi kebijakan berbasis kesejahteraan rakyat.
Lebih lanjut, Cak Imin menyoroti pentingnya pemberdayaan ekonomi desa sebagai upaya mengatasi ketimpangan dan mempercepat solusi atas kondisi ketidakberdayaan masyarakat. Ia menilai, koperasi desa menjadi kunci untuk memulihkan kemandirian ekonomi rakyat di tingkat akar rumput.
“Jenis-jenis dari semua program pemberdayaan, bantuan karitatif juga tidak lepas dari upaya mencari solusi yang cepat di tengah ketidakberdayaan. Apa itu? Ekonomi desa, ini harus ada jalan keluar,” kata Cak Imin.
Menurutnya, koperasi desa merupakan jalan cepat untuk memutus dominasi pihak-pihak tertentu yang selama ini menguasai rantai pasok dan pasar di wilayah pedesaan.
Baca Juga: Cak Imin Ikut Geram, Sebut Trans7 Sinis dan Kambinghitamkan Pesantren Lirboyo: Kita Protes!
“Tidak ada jalan lain, koperasi desa menjadi solusi cepat di tengah ketidakberdayaan ekonomi masyarakat desa. Solusi cepat, mata rantai supply and demand yang dimonopoli pihak-pihak tertentu tidak boleh lagi merugikan masyarakat desa kita. Koperasi desa adalah memutus mata rantai hegemoni, oligarki, dan dominasi pasar yang ada di desa kita,” tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- 7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
Dedi Mulyadi dan Willy Bongkar Sisi Gelap Gunung Emas: 70 Ribu Gurandil dan Raup 250 Kg Emas
-
Ada Proyek Pipa PAM Jaya, Dishub DKI Terapkan Rekayasa Lalin di R.A. KartiniFatmawati Mulai Besok
-
Malam-malam Mendiktisaintek Brian Yuliarto Datangi Istana, Dibonceng Patwal
-
Suara.com Bersama LMC Gelar 'AI Tools Training for Journalists' di Yogyakarta
-
Pengaduan Pelanggaran Hak Anak ke KPAI Melonjak, Identitas 66 Persen Pelaku Tidak Diungkap
-
Antisipasi Banjir, Pemprov DKI Perpanjang Operasi Modifikasi Cuaca Hingga 22 Januari
-
Hirup Udara Bebas, Laras Faizati Ingin Ziarah ke Makam Ayah Hingga Main ke Mal
-
Pakar Hukum Sebut Pilkada Lewat DPRD Suburkan Oligarki dan Renggut Kedaulatan Rakyat
-
Mendagri Pimpin Rakor Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra
-
DPRD DKI Pastikan Tiang Monorel Rasuna Said Kembali ke Adhi Karya usai Dibongkar Pemprov