Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan klinik kesehatan pertama yang berlokasi di pusat transportasi publik ibu kota, yakni Bunda Clinic MRT Dukuh Atas, hari ini, Rabu (22/10/2025). Klinik yang diinisiasi oleh PT Bundamedik Tbk (BMHS) ini membawa konsep urban wellness dengan fokus pada layanan vaksinasi dan kesehatan preventif.
Berlokasi di simpul pertemuan empat moda transportasi utama Jakarta, klinik ini menjadi langkah inovatif dalam menghadirkan layanan kesehatan yang mudah dijangkau di tengah mobilitas warga kota yang padat.
Fasilitas ini hadir sebagai respons terhadap meningkatnya kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan yang cepat, praktis, dan relevan dengan gaya hidup urban.
Dalam acara peresmian ini, Pramono, didampingi oleh President Director PT Bundamedik Tbk (BMHS) – Agus Heru Darjono dan President Commissioner PT Bundamedik Tbk – dr. Ivan Rizal Sini, berkesempatan melakukan mini medical check-up.
Menurut dr. Ivan Rizal Sini, kehadiran klinik di MRT Dukuh Atas merupakan perwujudan konsep public health meets public space.
“Kami ingin menghadirkan layanan kesehatan preventif di titik-titik aktivitas masyarakat. Ini sejalan dengan visi Pemprov DKI untuk membangun kota yang sehat dan berdaya saing global,” ujarnya.
Sementara itu, Agus Heru Darjono menyebut inisiatif ini memperluas layanan BMHS agar tidak hanya terpusat di rumah sakit, tetapi hadir langsung di ruang aktivitas masyarakat.
“Seluruh layanan dijalankan oleh tenaga medis profesional dengan standar kualitas BMHS dan RS Bunda Group,” tuturnya.
Peresmian klinik turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta drg. Ani Ruspitawati dan Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) Tuhiyat. Pihak MRT Jakarta menyambut positif kolaborasi ini sebagai bagian dari pengembangan kawasan berorientasi transit (TOD) yang mendukung kualitas hidup masyarakat perkotaan.
Baca Juga: Dana DKI Jakarta Rp14,6 Triliun Mengendap di Bank: Gubernur Pramono Ungkap Alasannya!
“Kehadiran klinik ini memperkaya fungsi Transport Hub sebagai ruang publik yang sehat, produktif, dan inklusif,” kata Tuhiyat.
Dirancang dengan pendekatan holistic family care, Klinik MRT Dukuh Atas menyediakan layanan vaksinasi, immune booster, pemeriksaan kesehatan umum, dan konsultasi kesehatan dengan dukungan tenaga medis profesional. Inisiatif ini menandai langkah baru dalam membangun ekosistem kota yang sehat, di mana layanan kesehatan kini hadir lebih dekat—bahkan di tengah mobilitas harian warga Jakarta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial
-
Tragedi PRT Lompat dari Lantai 4 Kos Benhil, Polisi Endus Dugaan Tindak Pidana
-
BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Vishing dan Phishing, Tekankan Pentingnya Jaga Data Pribadi
-
AHY Dorong Model Penataan Kampung Mrican Sleman Jadi Percontohan Nasional
-
Benyamin Netanyahu Menderita Kanker Prostat
-
Nekat Olah Ikan Sapu-Sapu untuk Bahan Siomay, 5 Pria Diciduk Petugas Satpol PP
-
Tak Percaya Peradilan Militer, Pihak Andrie Yunus Tolak Hadiri Persidangan 29 April