- Bareskrim Polri akui kesulitan menangkap Fredy Pratama yang berpindah lokasi lintas negara.
- Fredy dikabarkan menguasai jaringan narkoba internasional di kawasan Segitiga Emas Asia Tenggara.
- Polri bekerja sama dengan Interpol dan otoritas asing mempersempit ruang gerak Fredy Pratama.
Suara.com - Bareskrim Polri akui masih menghadapi kesulitan besar dalam memburu gembong narkoba internasional Fredy Pratama.
Salah satu hambatan utamanya adalah karena buronan kelas kakap itu terus berpindah lokasi dan beroperasi lintas negara, sehingga menyulitkan pelacakan aparat penegak hukum.
Direktur Tindak Pidana Narkoba (Dirtipidnarkoba) Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso mengatakan bahwa pihaknya hingga kini terus melakukan pengejaran terhadap Fredy, meskipun dihadapkan pada berbagai kendala teknis dan geografis.
"Kalau nggak ada kendala, sudah kena itu dari kemarin. Kendala utamanya, yang dikejar lari-lari, pindah-pindah sana-sini,”
ujar Eko di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (22/10/2025).
Untuk mempersempit ruang gerak Fredy, Bareskrim Polri menggandeng Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter).
Kolaborasi juga dilakukan bersama Interpol dan sejumlah otoritas luar negeri yang memiliki yurisdiksi di kawasan persembunyian Fredy.
"Hubinter bekerja sama dengan Interpol dan lain-lain. Karena orangnya tidak ada di wilayah hukum kita," kata Eko.
Diduga Kuasai Segitiga Emas
Fredy diketahui merupakan warga negara Indonesia asal Kalimantan Selatan yang telah meninggalkan Indonesia sejak 2014.
Baca Juga: Sudah Ditangkap? Misteri Hilangnya Nama Gembong Narkoba Fredy Pratama dari Situs Interpol
Setelah menikah dengan seorang wanita asal Thailand, ia diduga mengendalikan jaringan narkoba internasional di kawasan Segitiga Emas (Golden Triangle) — wilayah strategis yang meliputi sebagian Myanmar, China, Laos, dan Thailand — yang selama puluhan tahun dikenal sebagai salah satu pusat peredaran narkotika terbesar di dunia.
Dalam pelariannya, pria berusia sekitar 40 tahun itu memiliki banyak nama samaran dan alias untuk menyamarkan identitasnya. Beberapa di antaranya yakni The Secret, Airbag, Mojopahit, hingga Casanova.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Kemenhut Siapkan SDM Kehutanan Unggul Menuju Indonesia Emas 2045
-
Pengamat Cium Aroma Perlawanan Balik Koruptor di Balik Isu Febrie Adriansyah: Corruptor Fights Back
-
Bentrok Maut di Menteng Diduga Gara-gara Beli Nasi Uduk Tapi Ogah Bayar
-
Peringatan Hari Mangrove Sedunia, 15 Ribu Bibit Pohon Disebar di Batu Lumbang Tahura Ngurah Rai
-
5 Weton Paling Sakral dan Sakti, Punya Kekuatan Terpendam Menurut Primbon Jawa
-
9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
-
Kaesang Maju di Dapil Puan, Ganjar: Silakan, Saya Masih Yakin Jateng Kandang Banteng!
-
Bertabur Bintang Beken, 5 Drakor Adaptasi Webtoon Ini Malah Anjlok di TV Korea
-
Update Bentrok Berdarah di Menteng: Satu Korban Meninggal di RSCM, Lainnya Kritis
-
Kronologi Duel Remaja Viral di Palembang, Fakta Baru Terungkap setelah Polisi Turun Tangan