- Rendahnya literasi dan minat baca menjadi hambatan utama dalam pemahaman asuransi di Indonesia.
- Inovasi komunikasi visual menjadi solusi efektif untuk meningkatkan literasi asuransi.
- Pemahaman yang lebih baik terhadap asuransi dapat meningkatkan kepercayaan dan keselarasan ekspektasi nasabah.
Suara.com - Membayar premi asuransi setiap bulan tanpa benar-benar memahami isi polis masih menjadi kenyataan bagi banyak orang Indonesia.
Istilah teknis yang rumit, halaman panjang penuh syarat, hingga minimnya minat baca membuat literasi asuransi nasional masih tertinggal jauh.
Menurut Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2024 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), hanya 36,90% masyarakat Indonesia yang benar-benar memahami konsep asuransi.
Angka inklusi keuangan di sektor ini bahkan baru menyentuh 12,21%, jauh dari target 28,50%. Mayoritas pemegang polis ternyata tidak sepenuhnya paham apa yang mereka miliki.
Masalah ini diperparah oleh fakta dari UNESCO tahun 2022, yang menempatkan Indonesia di posisi kedua terbawah dalam hal minat membaca. Hanya 1 dari 1.000 orang yang benar-benar gemar membaca.
Melihat tantangan ini, Chubb Life Indonesia bersama Magis Agency meluncurkan sebuah inisiatif kreatif bernama Polistory, komik edukasi yang dirancang khusus untuk membantu masyarakat memahami asuransi dengan cara yang ringan dan menyenangkan.
“Kami ingin membuat asuransi terasa lebih dekat dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Lewat storytelling, Polistory membantu orang memahami makna asuransi lewat cerita dan ilustrasi yang mudah dicerna,” ujar Rifqi Wirawan, Creative Director Magis Agency.
Pendekatan visual ini bukan tanpa alasan. Riset menunjukkan bahwa konten bergambar membantu pembaca memahami topik kompleks lebih cepat karena memerlukan usaha kognitif lebih rendah dibanding membaca teks panjang tanpa visual.
Dalam Polistory, pembaca diajak mengikuti karakter Pak Epo, sosok yang sudah akrab di media sosial @chubb.id yang menjelaskan berbagai konsep asuransi seperti apa itu klaim? atau kapan saya bisa mengajukan klaim? lewat percakapan ringan, seolah berbincang dengan tetangga sendiri.
Baca Juga: Klaim Asuransi Kerusuhan Tembus Rp150 Miliar
Setiap halaman Polistory memuat ilustrasi skenario nyata seputar klaim dan manfaat asuransi, dikemas dengan gaya santai dan menghibur, jauh dari kesan kaku atau menggurui.
Inovasi ini menjadi terobosan baru dalam literasi asuransi Indonesia.
Dengan mengubah buku polis yang biasanya sulit dibaca menjadi komik yang justru menarik untuk diikuti, Chubb Life Indonesia berupaya menjembatani kesenjangan antara pengetahuan konsumen dan realitas produk asuransi.
Ketika nasabah memahami produk yang mereka miliki, ekspektasi menjadi selaras dengan kenyataan dan di situlah nilai edukatif Polistory benar-benar terasa.
Tag
Berita Terkait
-
Klaim Asuransi Kerusuhan Tembus Rp150 Miliar
-
OJK Minta Industri Asuransi Terlibat MBG dan Bencana Alam
-
IFG Life Pastikan Klaim Polis Nasabah Tak Dipungut Biaya
-
Fraud Asuransi Kesehatan: Rugikan Triliunan Rupiah dan Pengaruhi Kualitas Layanan Medis!
-
Finpay Telkom Gaet Asuransi ADB, Perluas Pasar Proteksi Digital
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Survei Indikator: Kepuasan Publik atas MBG Tinggi, Kinerja BGN Jadi Penentu Keberlanjutan
-
Dewan Pers di HPN 2026: Disrupsi Digital Jadi Momentum Media Bebenah
-
Benang Merah Dua Ledakan di Sekolah: Ketika Perundungan, Internet, dan Keheningan Bertemu
-
Tembus 79,9 persen, Kenapa Kepuasan Kinerja Prabowo Lebih Tinggi dari Presiden Sebelumnya?
-
Saat Pemutakhiran Data Bantuan Berujung Pencabutan Status BPJS PBI, Begini Situasi yang Terjadi
-
Peringati World Interfaith Harmony Week 2026, Ketua DPD RI Fasilitasi Dialog Tokoh Lintas Agama
-
Dianiaya karena Tolak Tambang Ilegal, Nenek Saudah Kini dalam Lindungan LPSK: Siapa Pelakunya?
-
Motor Roda 3 dari Program Atensi Kemensos Bantu Wak Keple Bangkitkan Usaha
-
Kasus Chromebook, Pakar: Kejaksaan Bongkar Siasat 'Regulatory Capture' untuk Dalih Nadiem Makarim
-
Basarnas Fokuskan Pencarian di Muara Pantai Sine, Wisatawan Malang Terseret Ombak Belum Ditemukan