- GeoDipa menegaskan komitmennya terhadap budaya transformasi berkelanjutan di seluruh lini organisasi.
- Transformasi sejati harus dimulai dari perubahan mindset dan budaya kerja, bukan sekadar teknologi.
- Peran pemimpin sangat krusial dalam mengarahkan dan menyeimbangkan proses transformasi.
Suara.com - PT Geo Dipa Energi (Persero) terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan budaya transformasi berkelanjutan di seluruh lini organisasi.
Hal ini diwujudkan melalui gelaran talkshow inspiratif bertajuk “The Momentum of Transformation: When Stories Become Direction” yang berlangsung di The Westin Jakarta, Selasa (4/11).
Acara ini menjadi wadah pembelajaran sekaligus refleksi bagi insan GeoDipa untuk memperkuat semangat perubahan melalui pengalaman nyata dari para pemimpin dan pelaku transformasi di lingkungan perusahaan.
Plt. Direktur Keuangan, Manajemen Risiko, dan Umum GeoDipa, Hanif Osman, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum untuk recharge semangat dan energi positif seluruh pegawai.
“Ini bukan sekadar kegiatan formalitas, tapi kesempatan untuk memperbarui energi dan komitmen kita. Harapan saya, jangan hanya datang dan duduk diam. Mari kita bawa pulang semangat baru dan terus tumbuh untuk mengejar ketertinggalan,” ujar Hanif.
Dalam talkshow tersebut, hadir Senior Executive Vice President (SEVP) Human Capital PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Steven A. Yudiyantho, sebagai narasumber.
Ia menyoroti tantangan umum dalam transformasi digital organisasi, yaitu kecenderungan perusahaan terlalu fokus menyesuaikan sistem baru dengan pola lama tanpa mengubah pola pikir manusianya.
“Masalah terbesar bukan pada sistem, tapi pada manusia di baliknya. Transformasi digital harus dimulai dari perubahan mindset dan budaya kerja. Change management harus dibangun sejak awal,” jelas Steven.
Steven menegaskan pentingnya peran pemimpin dalam memastikan seluruh jajaran organisasi memiliki literasi digital dan kemampuan berpikir berbasis data (data-driven thinking).
Baca Juga: Studi: Kesiapan SDM dan Lingkungan Jadi Kunci Sukses Transformasi Digital
Menurutnya, setiap keputusan bisnis harus didasarkan pada data valid, bukan asumsi.
“Seorang leader harus bisa membaca dan mengelola data dengan benar. Tanpa pemahaman itu, transformasi hanya akan menjadi slogan,” tambahnya.
Ia juga memperkenalkan konsep ambidextrous leadership, yakni gaya kepemimpinan yang mampu menyeimbangkan antara mempertahankan stabilitas dan mengeksplorasi peluang baru.
“Pemimpin transformasional harus bisa menjaga kekuatan yang ada sambil berani berinovasi,” ujarnya.
Steven menegaskan bahwa keberhasilan transformasi tidak bergantung semata pada teknologi, melainkan pada kematangan pola pikir seluruh insan organisasi.
“Ada tiga hal penting: data-driven mindset, growth mindset, dan customer focus. Jika seluruh pegawai berpegang pada ini, maka transformasi digital akan berjalan lebih terukur dan berkelanjutan,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, GeoDipa mempertegas arah transformasinya yang berfokus pada kolaborasi, pembelajaran berkelanjutan, dan nilai pelanggan.
Komitmen tersebut diharapkan dapat memperkuat kemampuan adaptif perusahaan dalam menghadapi perubahan zaman dan tantangan industri energi yang semakin kompleks.
Berita Terkait
-
Studi: Kesiapan SDM dan Lingkungan Jadi Kunci Sukses Transformasi Digital
-
AI Tak Menggantikan Manusia tapi Membuat Lebih Manusiawi
-
KB Bank Catat Laba Bersih Rp265 Miliar di Kuartal III 2025, Optimistis Kredit Tumbuh 15 Persen
-
Strategic Holding Jadi Langkah Kunci Telkom dalam Transformasi dan Penguatan Bisnis Grup
-
Efisiensi Tanpa Overthinking: Menata Ulang Budaya Kerja Lembaga Mahasiswa
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Gelombang Panas di Prancis: Bayi Kembar 15 Bulan Tewas, Orang Tua Ditangkap
-
Gelombang Panas Mematikan di Eropa: 1300 Orang Tewas, Suhu Tembus 41,7 C di Jerman
-
Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?
-
Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti
-
MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu
-
TKD Anjlok 59 Persen, Jakarta Tak Bisa Lagi Bergantung pada APBD demi Kejar Status Kota Global
-
Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok
-
PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG
-
BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas
-
Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi