- Penyidik Kejari menggeledah Kantor Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Jaktim.
- Pernyataan gubernur ini menunjukkan keseriusan Pemprov DKI dalam memerangi praktik korupsi di lingkungan pemerintahannya.
- Penyidik berhasil membawa sejumlah dokumen dan barang bukti yang diperkirakan akan menjadi kunci dalam mengungkap kejahatan ini.
Suara.com - Sebuah skandal dugaan korupsi senilai Rp9 miliar terkait proyek pengadaan mesin jahit dan senar kini tengah diselidiki intensif oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Timur.
Kasus ini mencuat setelah tim penyidik Kejari melakukan penggeledahan di Kantor Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Jaktim.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas kejaksaan untuk menuntaskan kasus yang merugikan uang rakyat ini.
"Saya sudah mendapatkan laporan dari Wali Kota semalam dan kami akan memberikan dukungan kepada kejaksaan untuk menindaklanjuti itu," tegas Pramono di Jakarta Pusat, Selasa (11/11/2025).
Pernyataan gubernur ini menunjukkan keseriusan Pemprov DKI dalam memerangi praktik korupsi di lingkungan pemerintahannya.
Meskipun demikian, Pramono menambahkan bahwa proses yang dilakukan sejauh ini baru sebatas penggeledahan dan belum ada penahanan yang dilakukan.
Sebelumnya, Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasie Pidsus) Kejari Jakarta Timur, Adri Eddyanto Pontoh, mengungkapkan bahwa penggeledahan ini adalah bagian krusial dari upaya penyidikan atas proyek pengadaan mesin jahit dan senar yang telah berjalan sejak tahun 2022 hingga 2024.
Dalam operasi penggeledahan tersebut, penyidik berhasil membawa sejumlah dokumen dan barang bukti yang diperkirakan akan menjadi kunci dalam mengungkap kejahatan ini.
"Beberapa dokumen yang kami ambil untuk sementara berupa Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA), komputer, Unit Pemrosesan Pusat (Central Processing Unit/CPU), dan beberapa dokumen lainnya," jelas Adri.
Baca Juga: Anggaran Perbaikan Gizi Bayi dan Ibu Hamil Diduga Dikorupsi, KPK Buka Suara
Adri menegaskan bahwa semua barang bukti yang disita akan diinventarisir dan diajukan ke pengadilan untuk mendapatkan penetapan resmi penyitaan.
Langkah ini diambil untuk memperkuat proses penyidikan dan memastikan seluruh dokumen terkait pengadaan dapat diperiksa secara menyeluruh, demi menelusuri aliran dana dan mengungkap aktor di balik dugaan korupsi ini. (Antara)
Berita Terkait
-
Korupsi Lintas Era Kemenaker Terbongkar, Kenapa Eks Sekjen Hery Sudarmanto Baru Terseret?
-
KPK Bongkar Modus Suap Bupati Ponorogo: Isu Rotasi Jabatan Jadi 'Mesin ATM' Pejabat Resah
-
Anggaran Perbaikan Gizi Bayi dan Ibu Hamil Diduga Dikorupsi, KPK Buka Suara
-
Geledah Kantor Gubernur Riau! KPK Sita Bukti Penting Dokumen Anggaran 2025
-
Atasi Keluhan Pengemudi Ugal-ugalan, Gubernur Pramono Setujui Pelatihan 1.000 Sopir Baru Mikrotrans
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara
-
Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United
-
Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA
-
KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub