-
Anggota DPR kecewa usulannya untuk memperkuat jajaran Basarnas sama sekali tidak direspons.
-
Salah satu usulan penting adalah penguatan Basarnas di kawasan strategis Borobudur, Magelang.
-
DPR khawatir masukan dari wakil rakyat tidak akan ditindaklanjuti secara serius.
Suara.com - Anggota Komisi V DPR RI, Sofwan Dedy Ardyanto, meluapkan kekecewaannya kepada Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) karena usulan yang ia ajukan untuk memperkuat jajaran lembaga tersebut tidak mendapat respons. Protes ini disampaikannya dalam Rapat Kerja Komisi V bersama BMKG dan Basarnas di Kompleks Parlemen, Senayan, pada Selasa (11/11/2025).
Sofwan mengungkapkan bahwa ia telah menyampaikan usulan tersebut secara lisan maupun tertulis, bahkan menyerahkannya langsung kepada Sekretaris Utama (Sestama) Basarnas. Namun, usulan tersebut tidak tercantum dalam draf rencana kerja yang dibahas.
"Beberapa waktu lalu saya menyampaikan usulan secara lisan dan tertulis untuk memperkuat jajaran Basarnas. Saya serahkan kepada Pak Sestama, tapi hari ini tidak ada di dalam usulan," kata Sofwan dalam rapat.
Ketiadaan respons ini memicu kekhawatiran Sofwan bahwa masukan-masukan dari anggota dewan, terutama yang berkaitan dengan kebutuhan riil di lapangan, tidak akan ditindaklanjuti secara serius oleh Basarnas.
"Saya khawatir nanti usulan-usulan teman-teman ini, yang terkait dengan apa yang dihadapi di lapangan, kemudian juga tidak ter-follow up," lanjutnya.
Salah satu usulan krusial yang ia soroti adalah penguatan Basarnas di sekitar Borobudur, Magelang, yang merupakan Kawasan Strategis Nasional (KSN) dan menjadi perhatian khusus pemerintah.
"Apalagi Borobudur ini adalah kawasan strategis nasional yang juga menjadi atensi pemerintah Pak Prabowo. Magelang adalah wilayah yang sangat penting," tegasnya.
Oleh karena itu, Sofwan memohon kepada pimpinan Basarnas agar seluruh usulan dari Komisi V dapat dipertimbangkan kembali sebelum rencana kerja final disahkan.
"Saya memohon, Pak Jenderal, agar masukan-masukan kami ini bisa dipertimbangkan. Dicek lagi apakah usulan teman-teman Komisi V sudah terakomodasi atau belum. Saya khawatir kalau hari ini saja tidak muncul, besok jangan-jangan tidak muncul lagi," pungkasnya.
Baca Juga: Rajiv Komisi IV Minta Kemenhut Gandeng Polri Jaga Taman Nasional dan Kawasan Hutan
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR
-
Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan
-
Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?
-
Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran
-
Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
-
Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan
-
Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas
-
Mahfud MD Kenang Juwono Sudarsono: Dari Pengganti di Era Gus Dur hingga Ilmuwan Besar
-
Pemprov DKI Dukung PP Tunas, Atur Penggunaan Gawai pada Anak dan Perkuat Literasi Digital
-
Viral! Modus Uang Lewat' di Tanah Abang, Pelaku Palak Pemotor hingga Rp300 Ribu