- Wakil Gubernur Bangka Belitung, Hellyana, telah diperiksa sebagai saksi oleh Bareskrim Polri selama lima jam terkait laporan dugaan pemalsuan surat dan ijazah
- Kasus ini menyangkut dugaan pemalsuan akta autentik dan penggunaan gelar akademik yang tidak sah, yang diatur dalam KUHP serta Undang-Undang Pendidikan Tinggi
- Objek utama dalam penyidikan adalah ijazah yang berasal dari sebuah universitas swasta di Jakarta yang telah resmi ditutup oleh pemerintah
Suara.com - Babak baru kasus dugaan ijazah palsu yang menyeret nama Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hellyana (H), terus bergulir. Bareskrim Polri mengonfirmasi telah melakukan pemeriksaan intensif terhadap Hellyana selama kurang lebih lima jam di Jakarta pada Kamis, 13 November 2025.
Pemeriksaan yang berlangsung sejak pukul 12.30 hingga 17.50 WIB ini dilakukan untuk mendalami laporan terkait dugaan tindak pidana serius yang melibatkan orang nomor dua di Babel tersebut.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, membenarkan pemeriksaan tersebut. Ia menegaskan bahwa posisi Hellyana saat ini adalah sebagai saksi.
“Benar, penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap saudari H sebagai saksi terkait laporan dimaksud,” ujar Trunoyudo dalam keterangannya, dilansir Antara, Jumat (14/11/2025).
Penyelidikan ini, menurutnya, telah memasuki tahap substantif, di mana Polri kini fokus pada proses pembuktian.
"Pemeriksaan berjalan sesuai prosedur. Pemeriksaan (terkait) materi perkara untuk kepentingan proses pembuktian,” katanya.
Kasus ini berawal dari Laporan Polisi nomor LP/B/339/VII/2025/SPKT/BARESKRIM POLRI yang dibuat pada 21 Juli 2025. Hellyana dilaporkan atas dugaan tindak pidana pemalsuan surat, pemalsuan akta autentik, hingga penggunaan gelar akademik yang tidak sesuai.
Pasal yang disangkakan pun tidak main-main, mencakup Pasal 263 dan 264 KUHP, serta pasal dalam Undang-Undang tentang Pendidikan Tinggi dan Sistem Pendidikan Nasional.
Fakta yang paling mengejutkan adalah asal-usul ijazah yang menjadi pusat penyidikan.
Baca Juga: Fakta-fakta Roy Suryo Cs Diperiksa 9 Jam di Kasus Ijazah Jokowi, Berakhir Tak Ditahan
Diketahui, ijazah tersebut dikeluarkan oleh sebuah universitas swasta di Jatinegara, Jakarta Timur, yang statusnya telah resmi ditutup oleh pemerintah melalui Keputusan Mendikbudristek pada 27 Mei 2024 lalu.
Meskipun kasus telah naik ke tahap penyidikan, Polri memastikan akan tetap mengedepankan asas kehati-hatian dalam menangani perkara yang menyita perhatian publik ini.
“Kami memastikan setiap langkah penyidikan dilakukan secara profesional, proporsional, dan transparan. Perkembangan lebih lanjut akan disampaikan apabila sudah ada hasil yang dapat dipublikasikan,” ujar Trunoyudo.
Berita Terkait
-
Fakta-fakta Roy Suryo Cs Diperiksa 9 Jam di Kasus Ijazah Jokowi, Berakhir Tak Ditahan
-
Denny Indrayana Turun Gunung Bela Roy Suryo Cs, Sebut Kasus Ijazah Jokowi Upaya Pembungkaman Kritis
-
Wagub Babel Hellyana Diperiksa 5 Jam di Bareskrim Polri, Statusnya Kini...
-
Status Firli Bahuri Jadi 'Senjata', Keyakinan Roy Suryo Cs Tak Ditahan di Kasus Ijazah Jokowi
-
Tak Ditahan Usai Diperiksa 9 Jam, Roy Suryo Pekik Takbir di Polda Metro Jaya
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Warga Jakarta Catat! CFD Rasuna Said Rehat Sejenak, Bakal Comeback Lebih Kece di Juni 2026
-
Tito Karnavian Dampingi Prabowo Luncurkan Operasional 1.061 KDKMP di Jawa Timur
-
Kepala BPKP Gemetar Lapor Korupsi di Lingkaran Presiden, Prabowo: Mau Orang Saya, Tidak Ada Urusan!
-
Ketua RW Sebut Bukan Warga Lokal, Siapa Belasan Orang yang Keroyok Dico hingga Tewas di Grogol?
-
Pernyataan Prabowo Bikin Riuh, Sebut 'Mbak Titiek' Pusing Gara-gara Dolar
-
Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tak Perlu Khawatir Soal Dolar
-
AS Takut Disadap? Rombongan Trump Buang Semua Barang China Sebelum Naik Air Force One
-
Usai Temui JK, Anies Baswedan Beri Komentar Santai Terkait Putusan MK Soal IKN
-
Ray Rangkuti: DPN Dinilai Perkuat Dominasi Militer di Ruang Sipil
-
Prabowo Akui Program MBG Banyak Masalah, Sebut Ada Pimpinan Tidak Kuat jika Berurusan dengan Uang