- Dinding-dinding kokoh dijebol, menyisakan puing-puing beton dan material bangunan yang berserakan di seluruh area.
- Proses pembongkaran total atas permintaan langsung dari Sahroni kepada pihak kontraktor.
- Sahroni sempat menyampaikan jika rumahnya tersebut dirasa sudah tak layak.
Suara.com - Anggota DPR RI nonaktif, Ahmad Sahroni merobohkan total rumahnya yang berlokasi di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Keputusan ini diambil setelah kediamannya tersebut sempat menjadi sasaran penjarahan saat demo ricuh pada akhir Agustus 2025 lalu.
Berdasarkan video yang beredar di media sosial, terlihat sebuah alat berat jenis ekskavator tanpa henti menghancurkan bagian demi bagian bangunan rumah bertingkat tersebut.
Dinding-dinding kokoh dijebol, menyisakan puing-puing beton dan material bangunan yang berserakan di seluruh area.
Proses pembongkaran total atas permintaan langsung dari Sahroni kepada pihak kontraktor.
Peristiwa penjarahan yang terjadi beberapa bulan sebelumnya tampaknya meninggalkan bekas mendalam, hingga politisi yang dikenal sebagai 'Crazy Rich Priok' ini memilih untuk meratakan bangunan dengan tanah ketimbang merenovasinya.
Meski kini telah menjadi reruntuhan dan sudah rata dengan tanah, lokasi tersebut tampaknya tidak akan dibiarkan kosong.
Menurut keterangan warga sekitar, Sahroni berencana untuk kembali mendirikan sebuah bangunan rumah baru di lokasi yang sama.
Gelar Pertemuan dengan Warga
Sebelum memutuskan untuk merobohkan rumahnya, pada 2 November 2025 lalu, Sahroni sempat menggelar pertemuan dengan warga sekitar. Dalam pertemuan itu, ia sempat menyinggung soal peristiwa penjarahan yang terjadi.
Baca Juga: Lihat Rumahnya Porak-poranda Dijarah, Ahmad Sahroni Pilih Beri 'Amnesti': Kalau Balikin, Aman!
"Semua orang membenci saya, semua orang mencari saya. Bapak ibu, saya alhamdulillah tidak korupsi," ujar Sahroni.
Bendahara Umum Partai NasDem itu juga menyindir orang yang menjarah rumahnya karena menganggap dibangun pakai uang rakyat dari hasil pajak.
"Saya yakin tuh, orang-orang yang teriak itu boro-boro bayar pajak. Pasti nunggu sembako juga," katanya.
Kata Sahroni
Ahmad Sahroni sempat buka suara soal keinginannya untuk merobohkan rumahnya di Tanjung Priok hingga rata dengan tanah pasca beberapa waktu lalu menjadi saksi bisu penjarahan.
Alasan mengapa hal itu dilakukan Sahroni diungkap Sahroni lewat podcast milik Total Politik.
Berita Terkait
-
Robohkan Rumah yang Dijarah hingga Rata Dengan Tanah, Ahmad Sahroni Sempat Ungkap Alasannya
-
Surya Paloh Bicara Soal PAW Usai Sahroni dan Nafa Urbach Disanksi MKD, Begini Katanya
-
Lihat Rumahnya Porak-poranda Dijarah, Ahmad Sahroni Pilih Beri 'Amnesti': Kalau Balikin, Aman!
-
Ahmad Sahroni Bangga Ijazahnya yang Jelek Ditemukan Penjarah: Bagus Ijazahnya Asli
-
Sempat Ketahuan Sampai Loncat dari Rooftop, Kisah Pelarian Ahmad Sahroni Saat Rumah Dijarah
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Viral Spanduk 'TNI Pembunuh' di JPO Jakarta, Satpol PP: Hanya Konten, Langsung Dibongkar
-
Warga Aceh Dikeroyok di Markas Polda Metro, Mualem Berang: Polisi Harus Lindungi, Bukan Membiarkan!
-
Warteg di Manggarai Hangus Terbakar Usai Ledakan Gas, Kerugian Capai Rp230 Juta
-
Status Tahanan Rumah Eks Menag Yaqut Bikin Geger, Dewas KPK Turun Tangan
-
Efek Domino Konflik Timur Tengah, Warga Korea Selatan Panic Buying Kantong Sampah!
-
WFH ASN Setiap Jumat Resmi Berlaku Mulai Hari Ini, DPR Minta Evaluasi Berkala
-
RS Dilarang Tolak Pasien BPJS PBI, Mensos Tegaskan Layanan Cuci Darah Wajib Dilayani
-
Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'
-
Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng
-
Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh