- Hakim Konstitusi Arsul Sani secara langsung membantah tuduhan ijazah palsu dengan menunjukkan dokumen ijazah S-3 asli dari Collegium Humanum Warsaw Management University, Polandia
- Arsul menjelaskan kronologi pendidikannya yang dimulai di Glasgow, Inggris, namun tidak selesai karena kesibukan sebagai anggota DPR, lalu melanjutkan dengan sistem transfer studi ke universitas di Polandia hingga lulus
- Seluruh dokumen terkait pendidikannya, termasuk ijazah dan transkrip, telah diserahkan dan diverifikasi saat proses seleksi hakim konstitusi di DPR serta kepada Majelis Kehormatan MK
"Tentu kemudian setelah selesai wisuda karena saya dalam dua–tiga hari itu mau balik ke Indonesia maka ijazah itu saya copy, malah dibantu copy oleh KBRI dan kemudian saya legalisasi," imbuhnya.
Perjalanan doktoralnya ternyata tidak mulus. Arsul bercerita bahwa ia memulainya pada tahun 2011 di Glasgow Caledonian University, Inggris.
Namun, kesibukannya sebagai anggota DPR RI periode 2014–2019 membuatnya kehabisan jatah cuti akademik hingga studi tersebut tidak selesai.
Tak ingin menyerah, Arsul mencari universitas yang mengakui kredit studinya yang sudah setengah jalan.
Pilihan akhirnya jatuh pada Collegium Humanum Warsaw Management University setelah melakukan verifikasi keabsahan kampus di data kementerian.
"Saya mendaftar, saya ingat kalau saya lihat di-archive (arsip) saya itu di sekitar awal Agustus 2020," tuturnya.
Perkuliahan pun ia jalani secara daring di tengah merebaknya pandemi COVID-19.
Disertasinya yang fokus pada kebijakan hukum kontraterorisme pasca-Bom Bali ditulis berdasarkan penelitian hukum normatif dan wawancara mendalam dengan sejumlah tokoh serta akademisi di Indonesia.
Disertasi itu kini telah dibukukan dengan judul "Keamanan Nasional dan Perlindungan HAM: Dialektika Kontraterorisme di Indonesia".
Baca Juga: Dituduh Palsu, Hakim MK Arsul Sani Pamerkan Ijazah Berikut Transkrip Nilainya: Ini yang Asli!
Arsul menegaskan bahwa seluruh dokumen pendidikannya, baik asli maupun salinan, telah ia serahkan saat proses seleksi hakim konstitusi di Komisi III DPR RI.
"Semua berkas ini sudah saya sampaikan juga kepada Mahkamah (Majelis, red.) Kehormatan Mahkamah Konstitusi, termasuk beberapa catatan kuliah atau komunikasi yang saya masih punya," ucapnya.
Klarifikasi ini menjadi respons langsung Arsul Sani atas laporan Aliansi Masyarakat Pemerhati Konstitusi yang masuk ke Bareskrim Polri pada Jumat (14/11) lalu atas dugaan penggunaan ijazah doktoral palsu.
Berita Terkait
-
Dituduh Palsu, Hakim MK Arsul Sani Pamerkan Ijazah Berikut Transkrip Nilainya: Ini yang Asli!
-
Geger Ijazah Arsul Sani, Komisi III DPR Merasa Jadi Kambing Hitam: Kami Tak Punya Kemampuan Forensik
-
Rekam Jejak Arsul Sani: Hakim MK yang Dilaporkan karena Ijazah Doktor Palsu, Ini Profil Lengkapnya
-
Geger Tudingan Ijazah Palsu Hakim MK Arsul Sani, Kampus di Polandia Diselidiki Otoritas Antikorupsi
-
Fakta Sebenarnya di Balik Isu Rektor UGM Akui Jokowi Suap Rp100 Miliar untuk Ijazah Palsu
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
Terkini
-
Puncak Musim Hujan, BMKG Minta Warga DIY Waspadai Banjir dan Longsor
-
Demokrat Nilai Langkah Hukum SBY Jadi Pendidikan Politik Lawan Disinformasi
-
Pemerintah Pusat Puji Gerak Cepat Gubernur Bobby Nasution Bangun Huntap Korban Bencana
-
Kasus Anak Bunuh Ibu di Medan, Kemen PPPA Pastikan Hak dan Pendidikan Anak Tetap Terpenuhi
-
Reklamasi Terintegrasi, Wujud Komitmen Praktik Pertambangan yang Bertanggung Jawab
-
Mendagri Minta Kepala Daerah Optimalkan Peran Keuchik Percepat Pendataan Kerusakan Hunian Pascabenca
-
Pintu Air Pasar Ikan Siaga 1, Warga Pesisir Jakarta Diminta Waspada Banjir Rob
-
Jakarta Diprediksi Hujan Sepanjang Hari Ini, Terutama Bagian Selatan dan Timur
-
Revisi UU Sisdiknas Digodok, DPR Tekankan Integrasi Nilai Budaya dalam Pendidikan
-
Pendidikan Tak Boleh Terputus Bencana, Rektor IPB Pastikan Mahasiswa Korban Banjir Bisa Bebas UKT