- Presiden Prabowo memanggil Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, ke Hambalang.
- Pertemuan tertutup diumumkan melalui akun resmi Sekretariat Kabinet.
- Diskusi utama fokus pada penyampaian aspirasi daerah.
Suara.com - Suasana politik akhir pekan lalu dihangatkan oleh sebuah pertemuan penting di kediaman pribadi Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Bojong Koneng, Jawa Barat.
Sabtu (22/11/2025), Presiden Prabowo menerima kunjungan Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, dalam diskusi tertutup yang memicu berbagai analisis di kalangan pengamat politik.
Kabar pertemuan ini pertama kali diungkap ke publik melalui saluran komunikasi resmi Istana, yang kini semakin aktif menggunakan platform digital.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya, mengunggah momen tersebut melalui akun Instagram resmi Sekretariat Kabinet, @sekretariat.kabinet.
Langkah ini menunjukkan pola komunikasi kepresidenan yang transparan dan cepat, menjangkau audiens luas secara langsung.
Berdasarkan foto yang dibagikan, pertemuan tersebut tampak berlangsung santai namun serius.
Prabowo, yang mengenakan kemeja safari berwarna krem khasnya, terlihat berdiskusi intens dengan Dasco yang tampil dengan kemeja bergaris hitam putih.
Tidak ada pejabat lain yang mendampingi, mengindikasikan bahwa agenda yang dibahas bersifat strategis dan memerlukan pembicaraan dari hati ke hati antara dua tokoh sentral Partai Gerindra tersebut.
"Presiden Prabowo Subianto menerima Wakil Ketua DPR RI, Prof. Sufmi Dasco Ahmad, di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu, 22 November 2025," tulis Teddy dalam keterangan unggahannya, dikutip Senin (24/11/2025).
Baca Juga: KUHAP Baru Disahkan, Ahli Peringatkan 'Kekacauan Hukum' Januari 2026: 25 Aturan Pelaksana Belum Siap
Dua Agenda Utama
Menurut penjelasan Seskab Teddy Indra Wijaya, ada dua agenda utama yang menjadi fokus pembicaraan.
Pertama, Sufmi Dasco Ahmad datang dengan membawa sejumlah aspirasi dan data konkret dari berbagai penjuru negeri.
"Dalam pertemuan tersebut, Prof. Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan sejumlah surat serta laporan tertulis dari berbagai daerah," ucap Teddy.
Laporan ini bisa diartikan sebagai masukan penting bagi Presiden Prabowo untuk merumuskan kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat di tingkat akar rumput.
Sebagai Wakil Ketua DPR yang membidangi Ekonomi dan Keuangan, Dasco memiliki akses terhadap berbagai keluhan dan usulan terkait pembangunan dan stabilitas ekonomi regional.
Berita Terkait
-
KUHAP Baru Disahkan, Ahli Peringatkan 'Kekacauan Hukum' Januari 2026: 25 Aturan Pelaksana Belum Siap
-
Presiden Prabowo Usul Menu MBG Telur Ayam Diganti Telur Puyuh, Nutrisinya Lebih Oke Mana?
-
Harapan Driver Ojol Selepas Nasib Mereka Dibahas Prabowo dan Dasco di Istana
-
Urusan Banjir 'Abadi' Belum Selesai, Wakil Ketua DPR RI Turun Kembali ke Desa Karangligar
-
Prabowo Panggil Dasco 2 Kali Sepekan: Urusan Perut Rakyat Jadi Taruhan
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar
-
Megawati Tiba di Rakernas PDIP, Siapkan Arahan Tertutup Usai Disambut Prananda Prabowo
-
Gus Yaqut Tersangka Skandal Haji, Tambah Daftar Panjang Eks Menteri Jokowi Terjerat Korupsi
-
Konsisten Tolak Pilkada Lewat DPRD, PDIP: Masa Hak Rakyat Bersuara 5 Tahunan Mau Diambil?
-
Pakar Klarifikasi: Bongkar Tiang Monorel Rasuna Said Hanya Rp300 Juta, Bukan Rp100 Miliar
-
Selamat Tinggal Rompi Oranye? KPK Tak Akan Lagi Pamerkan Tersangka Korupsi di Depan Kamera
-
PDIP: Kami Penyeimbang, Bukan Mendua, Terungkap Alasan Ogah Jadi Oposisi Prabowo
-
Subuh Mencekam di Tambora: Api Amuk 15 Bangunan, Kerugian Tembus Rp1,7 Miliar
-
Trump Dikabarkan Kirim Operasi Khusus Militer AS untuk 'Caplok' Greenland