- Prarekonstruksi ungkap Alvaro dibekap handuk oleh ayah tirinya hingga tewas.
- Pelaku sempat kembali, menipu teman untuk hapus jejak sidik jarinya.
- Pelaku, yang merupakan ayah tiri korban, tewas bunuh diri di tahanan.
Suara.com - Prarekonstruksi kasus pembunuhan Alvaro Kiano Nugroho (6) mengungkap rangkaian aksi keji yang dilakukan oleh ayah tirinya, Alex Iskandar (49). Adegan demi adegan yang diperagakan sebelum Alex tewas bunuh diri di tahanan, menunjukkan bagaimana bocah malang itu dihabisi hingga jasadnya dibuang.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengatakan prarekonstruksi digelar pada Jumat, 21 November 2025, untuk membuat terang peristiwa tersebut. Dalam rekaman video yang diterima Suara.com, terlihat adegan pertama di mana Alex mengambil handuk coklat, lalu menggunakannya untuk membekap Alvaro hingga tak lagi bergerak.
Setelah itu, Alex menyeret tubuh korban ke garasi dan menyembunyikannya di belakang mobil. Beberapa hari kemudian, jasad Alvaro dipindahkan ke bangku tengah mobil sebelum dibawa dan dibuang di Tenjo, Kabupaten Bogor.
Sempat Gagal Dikubur dan Kembali untuk Hapus Jejak
Temuan prarekonstruksi ini selaras dengan keterangan polisi sebelumnya. Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Nicolas Ary Lilipaly, menyebut Alex awalnya berencana mengubur jasad Alvaro di Tenjo, namun gagal karena tanah terlalu keras.
“Dia sempat meminjam cangkul, tapi karena gagal, akhirnya dia membuang mayat itu di tumpukan sampah dekat sungai,” ungkap Nicolas.
Sebulan setelahnya, Alex bahkan kembali ke lokasi karena takut sidik jarinya tertinggal. Ia mengajak seseorang berinisial Guntur untuk membantunya, dengan berdalih bahwa kantong plastik itu berisi bangkai anjing. Jasad Alvaro kemudian dibungkus ulang dengan dua lapis plastik hitam sebelum dibuang kembali.
Kasus ini terungkap setelah Alvaro dilaporkan hilang selama delapan bulan. Polisi akhirnya menemukan bahwa pelaku pembunuhan adalah ayah tirinya sendiri, dengan motif dendam terhadap ibu kandung korban.
Namun, proses hukum menjadi rumit setelah Alex ditemukan tewas gantung diri di ruang konseling Polres Metro Jakarta Selatan, tak lama setelah ditangkap. Prarekonstruksi ini kini menjadi bukti kunci untuk merangkai kebenaran atas tragedi yang menimpa Alvaro.
Baca Juga: Utang Rp500 Ribu Berujung Maut: Dibentak dan Diludahi, SA Gorok Leher Teman Saat Tertidur
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Nasabah Berkesempatan Nikmati Cashback dan Promo Serba 70 melalui QRIS D-Bank PRO
-
Blak-blakan Menkeu Purbaya Akui Utang Negara Bertambah
-
Komjen Rudi Setiawan Resmi Dilantik Jadi Irjen Kemenimipas, Ini Rekam Jejaknya
-
Mari Rayakan HUT ke-70 Danamon di Pontianak dengan Hidangan Serba Rp70 Pakai QRIS D-Bank PRO
-
Thomas Tuchel: Inggris Siap Bertarung Hadapi Argentina yang Sarat Emosi
-
PSI Klaim Jokowi Effect Mulai Terasa, 6.000 Warga Lampung Daftar Jadi Anggota
-
HUT ke-70 Danamon, Nasabah di Balikpapan Bisa Nikmati Hujan Promo di Banyak Merchant Favorit
-
Puas Belanja Online, Fajar Sadboy Bertransformasi Jadi Happyboy
-
Demi Belajar Mengaji, Driver Ojol Yogyakarta Rela Tinggalkan Order Dua Jam Setiap Rabu
-
Semifinal Memanas, Wakil Presiden Argentina Singgung Konflik Falkland Jelang Lawan Inggris