- Program Heartventure Dompet Dhuafa dilaksanakan dua hari (26-27 November 2025) di Samosir dan Berastagi untuk menunjukkan program dakwah dan pemberdayaan.
- Peserta melihat langsung penyuluhan dai di Samosir serta menyerahkan paket kebutuhan anak-anak melalui program Book Happiness.
- Di Tanah Karo, Heartventure berfokus pada pemberdayaan ekonomi melalui program pertanian hortikultura bersama petani binaan.
Suara.com - Dompet Dhuafa kembali menyapa masyarakat melalui program Heartventure, sebuah kegiatan kolaboratif bersama blogger, konten kreator, dan media untuk melihat langsung berbagai program pemberdayaan dan dakwah yang selama ini dijalankan di pelosok Sumatera Utara (Sumut).
Program Heartventure Dompet Dhuafa ini berlangsung selama dua hari, dengan titik kunjungan di Kabupaten Samosir dan Berastagi, Tanah Karo, sejak Rabu 26 November 2025 dan Kamis 27 November 2025.
Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Sumut, Sulaiman, menyampaikan bahwa Heartventure dirancang untuk menghadirkan pengalaman nyata kepada para kreator tentang bagaimana program-program Dompet Dhuafa menyentuh masyarakat secara langsung.
“Kita mengajak blogger, konten kreator, dan media untuk mengunjungi program Dompet Dhuafa. Alhamdulillah, kesempatan ini kita ke dua titik, salah satunya Samosir, untuk melihat penyuluhan dan penempatan dai,” ujar Sulaiman.
Menurutnya, perjalanan menuju titik dakwah di Samosir menjadi bukti bahwa perjuangan para dai tidak mudah. Jarak yang jauh dan akses yang menantang menunjukkan besarnya dedikasi para dai dalam mengajarkan pendidikan Islam kepada masyarakat setempat.
“Kita ingin rekan-rekan melihat langsung bahwa perjuangan dakwah di Samosir itu tidak semudah yang dibayangkan. Ini akan menambah semangat bagi teman-teman konten kreator bahwa program Dompet Dhuafa benar-benar turun ke masyarakat,” jelasnya.
Berbagi Kebahagiaan untuk Anak-Anak Samosir
Dalam kunjungan tersebut, Dompet Dhuafa juga membawa Book Happiness, yakni paket hadiah yang berisi kebutuhan dan permintaan anak-anak yang sebelumnya telah diinventarisasi. Hadiah tersebut akan diserahkan langsung oleh para konten kreator dan media.
“Kita sudah tanya ke anak-anak, mereka butuh apa. Alhamdulillah kita kabulkan dan teman-teman kreator yang menyerahkan langsung, supaya mereka merasakan bagaimana rasanya memberi hingga sejauh Samosir ini,” kata Sulaiman.
Selain kegiatan dakwah dan berbagi, peserta Heartventure juga diajak menikmati keindahan Samosir sebagai bentuk refleksi rasa syukur.
Mulai dari berkeliling kawasan, melihat air terjun Situmurun di tengah Danau Toba, hingga kegiatan bakar-bakar dan sesi berbagi pengalaman bersama Aiman, konten kreator yang telah mendampingi berbagai program Dompet Dhuafa.
Panen Cabai, Tomat, dan Sayur di Tanah Karo
Setelah agenda di Samosir, Heartventure dilanjutkan Kamis 27 November 2025 dengan kunjungan ke Program Pemberdayaan Dompet Dhuafa di Tanah Karo, tepatnya program pertanian hortikultura.
Program ini merupakan bentuk pemberdayaan ekonomi melalui pembinaan dan pemberian modal kepada para petani lokal.
“Ini program pemberdayaan. Petani kita bina, kita berikan modal, lalu mereka mengembangkan pertanian hortikultura. Alhamdulillah kita merasakan sensasi panen cabai, tomat, dan sayur bersama para petani binaan,” ujar Sulaiman.
Ia berharap para konten kreator dapat melihat langsung bagaimana dana zakat yang diberikan masyarakat melalui Dompet Dhuafa telah memberikan dampak nyata.
“Harapan kami, teman-teman kreator bisa mengekspos bahwa zakat yang diamanahkan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Itu intinya,” tutupnya.
Program Heartventure Dompet Dhuafa menjadi jendela bagi publik untuk menyaksikan bagaimana lembaga ini menyalurkan amanah umat hingga ke daerah pelosok, baik melalui dakwah maupun pemberdayaan ekonomi keluarga.
Pengalaman Mendalam Bagi Konten Kreator
Program Heartventure Dompet Dhuafa yang digelar selama dua hari memberikan pengalaman mendalam bagi para konten kreator muda yang turut serta.
Salah satunya adalah Aiman Riki, konten kreator sekaligus Super Volunteer Dompet Dhuafa, yang kembali mengikuti perjalanan kemanusiaan tersebut.
Aiman mengaku sangat bersyukur bisa kembali terlibat dalam kegiatan yang menghubungkan para kreator muda dengan program-program pemberdayaan dan dakwah Dompet Dhuafa.
Menurutnya, Heartventure menjadi ruang belajar bersama bagi kreator pemula yang ingin mulai menyebarkan kebaikan melalui konten mereka.
Selama dua hari kegiatan, para peserta diajak mendatangi langsung program dakwah, program pemberdayaan, hingga berbagi kebahagiaan kepada anak-anak di daerah pelosok.
"Saya berharap bisa berbagi pengalaman kepada kreator lain. Mudah-mudahan ini menjadi titik awal dan penyemangat bagi mereka untuk ikut menebar kebaikan,” tukasnya.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
1,7 Juta KPM Daerah Bencana Sumatra Terima Bansos
-
Terpapar Radikalisme via Medsos, Dua Anak di Langkat Terlibat Kasus Terorisme
-
Wakasatgas PRR Pascabencana Dorong Akselerasi Pembangunan Huntara Tiga Kabupaten di Sumatera Utara
-
Care for Sumut Charity Run: Berlari di GBK untuk Bantu Korban Banjir Sumatera Utara
-
Usai 28 Izin Dicabut, Greenpeace Tagih Transparansi Pemerintah Tertibkan Kawasan Hutan
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Akun Telegram Catut InaEEWS BMKG Sebarkan Peringatan Gempa Palsu, Publik Diminta Waspada
-
Diduga Jadi Sarang Prostitusi, Dua Akses Taman Kota Cawang Ditutup Permanen
-
Soal Mobil Dinas Rp 8,5 M, Golkar Tegur Gubernur Kaltim: Dengarkan Suara Rakyat!
-
Transjakarta Perketat Standar Keselamatan, Pramudi yang Kurang Fit Dilarang Bertugas
-
Diteror Usai Bongkar Kematian Anak, Ibu Kandung NS di Sukabumi Minta Perlindungan LPSK
-
Hakim Sebut Kerugian Rp171,9 Triliun Kasus Minyak Asumtif, Eks Bos Pertamina Divonis 9 Tahun
-
Diduga Jadi Tempat Prostitusi Malam Hari, 'Jalur Tikus' Taman Kota Cawang Akhirnya Dilas Permanen!
-
Berupaya Kabur Saat Ditangkap, Bandar Narkoba Ko Erwin Ditembak di Kaki
-
Tampang Koko Erwin Bandar Pemasok Narkoba Eks Kapolres Bima, Kini Pincang di Kursi Roda
-
KPK Terima Hasil Audit BPK, Berapa Angka Pasti Kerugian Negara Kasus Korupsi Haji?