- Polda Metro Jaya menangkap dua pelaku curat modus rumah kosong di Mampang, Jakarta Selatan, setelah viral di media sosial.
- Pencurian empat ponsel terjadi pada 18 November 2025 dini hari, tersangka AS ditangkap pada 25 November 2025.
- Barang bukti meliputi tiga ponsel curian, CCTV, dan motor yang digunakan pelaku dalam melancarkan aksinya.
Suara.com - Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya kembali mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan modus rumah kosong yang terjadi di Mampang, Jakarta Selatan.
Aksi itu sempat viral setelah rekaman CCTV pelaku beredar luas di media sosial, hingga memicu keresahan warga.
Kabidhumas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto menyebut identitas para pelaku terungkap tak lama setelah kejadian pada 18 November 2025.
Ia menegaskan pengungkapan ini menjadi bukti kesigapan aparat dalam merespons laporan masyarakat.
“Begitu laporan diterima, tim langsung melakukan olah TKP, pemeriksaan saksi, hingga analisa CCTV untuk mengidentifikasi para pelaku. Ini bagian dari konsistensi Polda Metro Jaya dalam penegakan hukum dan meningkatkan pelayanan publik,” ujar Budi kepada wartawan, Sabtu (29/11/25).
Peristiwa pencurian ini diketahui terjadi sekitar pukul 03.30 WIB ketika korban terbangun dan mendapati empat ponselnya—Oppo A5, Vivo Y21s, Vivo Y21, dan Realme merah—hilang.
Setelah laporan masuk, Tim Resmob bergerak cepat melakukan penyelidikan berlapis untuk memastikan keamanan warga dan memberikan kepastian hukum.
Hasil penelusuran mengarah pada tersangka AS alias A, yang ditangkap pada 25 November 2025 di kediamannya di Tangerang Selatan.
Sementara pelaku lain, M alias H, lebih dulu diamankan warga sebelum diserahkan kepada pihak kepolisian.
Baca Juga: Prarekonstruksi Ungkap Aksi Keji Ayah Tiri Bunuh Alvaro: Dibekap Handuk, Dibuang di Tumpukan Sampah
Kedua pelaku diketahui memiliki peran berbeda, masing-masing sebagai joki dan eksekutor.
Adapu barang bukti yang diamankan meliputi tiga ponsel hasil curian, rekaman CCTV, pakaian pelaku, serta satu sepeda motor Honda Spacy biru yang digunakan dalam aksi kejahatan.
Budi memastikan Polda Metro Jaya akan terus menjaga keamanan wilayah, meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan menjalankan penegakan hukum secara tegas namun tetap humanis.
Berita Terkait
-
Polda Siapkan Gelar Perkara Khusus Kasus Ijazah Jokowi: Permintaan Roy Suryo Cs Jadi Pemicu?
-
Babak Baru Kasus Ijazah Palsu Jokowi: Polisi Gelar Perkara Khusus, Nasib Roy Suryo Cs Ditentukan
-
Jelang Nataru, Polda Metro Jaya Siagakan 1.500 Satpam dan Satkamling
-
Prarekonstruksi Ungkap Aksi Keji Ayah Tiri Bunuh Alvaro: Dibekap Handuk, Dibuang di Tumpukan Sampah
-
Kuasa Hukum Ungkap Tiga Sidik Jari di Lakban Arya Daru Belum Dianalisis Aparat
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Predator di Balik Tembok Pesantren: Mengapa Kasus Kekerasan Seksual Sulit Diungkap?
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi