- Ditlantas Polda Metro Jaya siapkan rekayasa lalu lintas untuk Reuni Akbar 212 di Monas pada Selasa, 2 Desember 2025.
- Sebanyak 1.214 personel akan disiagakan mengamankan 67 titik strategis, termasuk area sekitaran Monas.
- Polisi menyediakan kantong parkir bagi peserta dan mengimbau menjaga ketertiban serta menghormati pengguna jalan lain.
Suara.com - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya telah mempersiapkan skema rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi potensi kemacetan parah jelang perhelatan Reuni Akbar 212 yang akan dipusatkan di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Selasa (2/12/2025) besok.
Mengingat acara dimulai sore hari bertepatan dengan jam pulang kerja, masyarakat diimbau untuk mewaspadai sejumlah ruas jalan utama di sekitar Monas.
Meski begitu, pihak kepolisian menegaskan bahwa penerapan pengalihan maupun penutupan jalan akan bersifat situasional, bergantung pada kondisi kepadatan massa di lapangan.
"Kami telah menyiapkan beberapa rekayasa arus lalu lintas, di mana diprediksi ataupun dimungkinkan pada saat pelaksanaan, ya kalau di jadwal itu sore, mulai dari sore, dimungkinkan itu ruas jalan Merdeka Barat, Timur, Utara, Selatan akan terjadi kepadatan," jelas Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Komarudin di Polda Metro Jaya, dikutip Senin (1/12/25).
Untuk memastikan kelancaran mobilitas, sebanyak 1.214 personel lalu lintas akan diterjunkan dan disiagakan di berbagai titik strategis. Kombes Pol. Komarudin menyebut, pengamanan akan difokuskan pada 67 titik yang tersebar di ring 1, 2, dan 3.
"Ini untuk mengantisipasi lintasan-lintasan mereka datang dari luar kota, kemudian juga masuk ke wilayah Jakarta, ada sebanyak 67 titik dari ring 1, ring 2, ring 3 yang kita antisipasi, termasuk simpang-simpang yang memang cukup krodit seperti Harmony, kemudian Tunggu Tani, kemudian juga Sarina yang ini nantinya akan, mungkin akan terdampak," terangnya.
Lokasi Kantong Parkir dan Imbauan Polisi
Bagi para peserta yang datang menggunakan kendaraan, Ditlantas Polda Metro Jaya telah menyediakan beberapa lokasi sebagai kantong parkir.
Bus-bus rombongan akan diarahkan untuk menurunkan penumpang dan kemudian parkir di Jalan Benyamin Sueb. Sementara itu, untuk kendaraan pribadi, telah disiapkan area parkir di IRTI Monas, Masjid Istiqlal, hingga Gedung Pertamina.
Baca Juga: Polda Metro Siaga Penuh Amankan Reuni Akbar 212 di Monas, Habib Rizieq Dijadwalkan Hadir
Polda Metro Jaya juga memberikan layanan penuh dan pengamanan untuk kelancaran acara yang akan diisi dengan doa bersama ini. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengimbau para peserta untuk turut mendoakan warga yang tengah tertimpa musibah di berbagai daerah.
"Ini adalah bentuk doa bersama, kami juga menghimbau kepada seluruh saudara-saudara kami yang akan melaksanakan Reuni Akbar 212 untuk bisa kita sama-sama mendoakan saudara-saudara kita yang tertimpa musibah dan musibah ini dapat tertangani dengan cepat dan tepat,” kata Budi.
Pihak kepolisian juga meminta para peserta untuk tetap menghormati hak pengguna jalan lain dan menjaga ketertiban selama acara berlangsung.
“Polda Metro Jaya hadir dalam memberikan pelayanan ini agar situasi dapat berjalan dengan lancar, saling menghormati pengguna kendaraan jalur lalu lintas lainnya termasuk area-area yang digunakan oleh masyarakat lainnya,” katanya.
Reuni Akbar 212 dijadwalkan akan dimulai dengan Salat Magrib berjamaah, dilanjutkan dengan doa, istighosah, dan kegiatan keagamaan lainnya hingga malam hari.
Menurut Ketua Umum Front Persaudaraan Indonesia (FPI) Habib Muhammad Alatas, Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab direncanakan akan hadir dan memberikan sambutan dalam acara tersebut.
Berita Terkait
-
Polda Metro Siaga Penuh Amankan Reuni Akbar 212 di Monas, Habib Rizieq Dijadwalkan Hadir
-
Polri Prediksi 2,9 Juta Kendaraan Keluar Jakarta Saat Libur Nataru, Rekayasa Lalin Disiapkan
-
Lampu Hijau dari Balai Kota, Reuni 212 di Monas Sudah Kantongi Izin Pramono Anung
-
FPI Gelar Reuni 212 di Monas, Habib Rizieq Shihab Dijadwalkan Hadir
-
FPI Siap Gelar Reuni 212, Sebut Bakal Undang Presiden Prabowo hingga Anies Baswedan
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Aksi Kamisan ke-900: Keteguhan Sumarsih Mencari Keadilan bagi Sang Anak
-
Ahli Hukum di Sidang Gus Yaqut: Kerugian Negara Harus Ada Sebelum Penetapan Tersangka
-
Ketua Baleg DPR RI Pastikan RUU PPRT Disahkan Tahun Ini, Rieke Pitaloka Usul Momentum Hari Kartini
-
Bareskrim Polri Minta Bank Perketat Aturan Buka Rekening demi Putus Aliran Dana Judi Online
-
Tak Hanya Outsourcing, Perusahaan Keluarga Fadia Arafiq juga Kuasai Proyek Makan-Minum di 3 RSUD
-
Pakar UGM: Keputusan Menag Soal Kuota Haji Belum Tentu Melanggar Hukum Tanpa Pengujian Resmi
-
Sikap RI 2024 vs 2026: Mengapa Tak Ada Lagi Kata 'Mengutuk' untuk Serangan AS-Israel ke Iran?
-
Korea Utara Uji Coba Rudal Nuklir Baru saat Timur Tengah Memanas
-
22 Tahun Terkatung-katung, JALA PRT Sebut RUU PPRT Cetak Sejarah Terlama di DPR
-
Sesalkan RI Belum Kutuk Serangan AS-Israel ke Iran, FPI Tunggu Penjelasan Pemerintah