- KAI Daop 1 Jakarta dan DJKA meluncurkan Angkutan Motor Gratis (Motis) untuk libur Natal dan Tahun Baru 2025-2026.
- Program ini berlangsung delapan hari, dari 23 hingga 30 Desember 2025, bertujuan kelancaran lalu lintas dan keselamatan.
- Motis menyediakan dua rute (Utara dan Tengah) dengan kapasitas angkut 8.480 penumpang dan 3.712 motor.
Suara.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta kembali membawa kabar segar bagi masyarakat yang hendak bepergian pada masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Berkolaborasi dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA), KAI secara resmi meluncurkan program Angkutan Motor Gratis (Motis) sebagai solusi mobilitas akhir tahun.
Program strategis ini digagas demi mendukung kelancaran lalu lintas sekaligus menekan risiko kecelakaan di jalan raya dengan mengalihkan pengguna sepeda motor ke moda kereta api.
Masyarakat dapat menikmati layanan istimewa ini selama delapan hari operasional, yang dijadwalkan mulai tanggal 23 hingga 30 Desember 2025.
PYMT Manager Humas Daop 1 Jakarta, Detty Nurfatma Kusumah, memberikan apresiasi tinggi kepada masyarakat yang setia memanfaatkan fasilitas ini demi keselamatan bersama.
“Melalui sinergi bersama DJKA, kami terus menghadirkan layanan yang semakin dekat dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Detty dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Rabu (3/12/2025).
Ia menegaskan bahwa program ini adalah bukti nyata keberpihakan perusahaan terhadap kenyamanan pelanggan.
“Program Motis ini merupakan wujud nyata komitmen KAI Semakin Melayani, khususnya dalam mendukung perjalanan aman selama masa Nataru,” lanjut Detty.
Terdapat dua rute perjalanan yang disiapkan KAI Daop 1 Jakarta, yakni Lintas Utara dan Lintas Tengah, dengan dua perjalanan kereta api setiap harinya.
Baca Juga: Diskon Tiket Pesawat Nataru 2025 Mulai Kapan? Cek Jadwal dan Besarannya
Jalur Motis Utara akan melayani relasi Stasiun Jakarta Gudang, Pasar Senen, Bekasi, Cirebon Prujakan, Tegal, Pekalongan, hingga berakhir di Semarang Tawang.
Sedangkan untuk Motis Tengah, rute yang dilalui meliputi Jakarta Gudang, Pasar Senen, Bekasi, Cirebon Prujakan, Purwokerto, Kebumen, Kutoarjo, Lempuyangan, dan Purwosari.
Kapasitas yang disediakan cukup masif, dengan total daya angkut mencapai 8.480 penumpang serta 3.712 unit sepeda motor selama periode operasional.
Setiap satu unit motor yang didaftarkan akan mendapatkan fasilitas istimewa berupa dua tiket penumpang kereta api serta satu tiket infant secara cuma-cuma selama kuota tersedia.
Calon peserta wajib melakukan pendaftaran melalui laman resmi nusantara.kemenhub.go.id dan memastikan kapasitas mesin motor tidak melebihi 200 cc.
Proses verifikasi data dan penyerahan dokumen dapat dilakukan di posko yang telah ditunjuk, yakni di Stasiun Jakarta Gudang, Stasiun Tangerang, dan Stasiun Bekasi.
Berita Terkait
-
Antisipasi Rob Saat Nataru 2026, Pemkab Siagakan Ratusan Satgas dan Pompa Apung di Kepulauan Seribu
-
Mendagri Minta Pemda Perkuat Sinergi Hadapi Potensi Bencana dan Momentum Nataru 2025
-
Nataru 2026 Terancam Macet Parah, Korlantas Siapkan Skenario Kontigensi Hadapi Bencana
-
Diskon Tiket Pesawat Nataru 2025 Mulai Kapan? Cek Jadwal dan Besarannya
-
Healing Akhir Tahun, Hotel ini Tawarkan Ragam Aktivitas dan Kuliner Menarik Jelang Nataru
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Jangan Tergiur Promo Medsos, 20 Laporan Penipuan Haji dan Umrah Masuk Kemenhaj Tiap Hari
-
Eks Kadis LH DKI Jadi Tersangka Longsor Maut Bantargebang yang Tewaskan 7 Orang
-
Pigai Ungkap 15 Warga Tewas di Papua, Minta Pelaku Segera Diungkap
-
Proyek Giant Sea Wall Dimulai dari Pantura, Pemerintah Siapkan Pembangunan Bertahap
-
15 warga Sipil Tewas di Kembru Papua, Menteri HAM Pigai: Pelaku Sudah Diketahui, Jangan Sembunyi!
-
Prabowo Minta Ahli Kampus Ikut Garap Tanggul Laut Raksasa, Pantura Jadi Titik Awal
-
Menkes Sebut Isu Halal-Haram dan Dampak Pandemi Jadi Pemicu Tingginya Kasus Campak
-
Irvian Bobby Sultan Kemnaker Klaim Keluarganya Terima Intimidasi dari Istri Noel
-
Saksi dari Eks Bos Google Buka Suara di Sidang Nadiem: Investasi GoTo Tak Terkait Kemendikbudristek
-
Bocor! Trump Teriak-teriak selama 2 Jam hingga Diusir dari Ruangan saat 2 Pilot Jatuh di Iran