- Pria berinisial OGP ditangkap Polda Metro Jaya pada 27 November 2025 karena menjual tiket konser BLACKPINK palsu.
- Pelaku menipu korban dengan modus menjual tiket palsu seharga Rp5 juta melalui media sosial X.
- OGP dijerat pasal penipuan dan UU ITE, setelah korban melapor tiket yang dibelinya tidak terdaftar saat penukaran.
Suara.com - Seorang pria berinisial OGP ditangkap Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya setelah terbukti menjual tiket konser BLACKPINK palsu seharga Rp5 juta. Ia dibekuk di sebuah rumah kontrakan di Kota Cimahi, Jawa Barat, pada 27 November 2025.
Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Resa Fiardi Marasabessy mengatakan pengungkapan kasus ini berawal dari laporan korban berinisial ZI yang mendapati tiket konser yang dibelinya tidak terdaftar dalam sistem.
"Pelaku memanfaatkan media elektronik dengan modus menjual tiket konser palsu," kata Resa kepada wartawan, Jumat (5/12/2025).
Menurut Resa, pelaku memasarkan tiket palsu tersebut melalui akun media sosial X miliknya. Korban yang tertarik kemudian melakukan komunikasi hingga sepakat dengan harga yang ditawarkan.
"Setelah berkomunikasi dan menyepakati harga, korban diminta mentransfer dana sebesar Rp5 juta ke rekening e-wallet yang disediakan pelaku," ujarnya.
Namun, saat hari konser yang digelar awal November 2025 di Jakarta, korban justru dibuat malu. Tiket yang dibawanya ditolak karena tidak terdaftar dalam sistem penukaran resmi.
"Aksi penipuan itu diketahui saat korban mencoba menukarkan tiket tersebut dan mendapati bahwa tiket yang dibeli adalah palsu," beber Resa.
Merasa ditipu, korban akhirnya melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian. Dari hasil penyelidikan, polisi berhasil melacak keberadaan pelaku hingga menangkapnya di Cimahi.
Kekinian OGP telah ditahan di Rutan Polda Metro Jaya. Ia dijerat Pasal 378 KUHP tentang Penipuan, Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan, serta Pasal 28 ayat 1 Undang-Undang ITE, dengan ancaman hukuman hingga 6 tahun penjara.
Baca Juga: Merasa Dirugikan, Inara Rusli Tuntut Insanul Fahmi atas Dugaan Penipuan
Berita Terkait
-
Don Lee, Lee Jin-uk, dan Lisa BLACKPINK Bintangi Film Aksi Terbaru Netflix
-
Doyoung Bikin Variety Show Baru, Undang Jisoo BLACKPINK dan Idola Lainnya
-
Tipu Lowongan Kerja Transjakarta, Pria 51 Tahun Raup Rp40 Juta dari 18 Korban
-
Waspada Perbudakan Digital, UPNVJRUPP Gelar Pelatihan untuk Anak Muda
-
Hotman Paris Nilai Laporan Inara Rusli Sulit untuk Dibuktikan, Kok Bisa?
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi