- Forkopimda Kabupaten Serang mengadakan rapat pada 9 November 2025 untuk membahas kesuksesan libur Natal dan Tahun Baru.
- Bupati menyoroti pengamanan lalu lintas, operasional truk ODOL, peredaran miras, dan mitigasi bencana hidrometeorologi.
- Pemkab Serang menyiapkan posko bersama, posko kesehatan 24 jam, dan SE kesiapsiagaan bagi pejabat daerah.
Suara.com - Berbagai persoalan yang mungkin muncul dan perlu antisipasi menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Kabupaten Serang menjadi pembahasan yang mencuat pada Rapat Koordinasi atau Rakor Nataru di Pendopo Bupati Serang, Selasa 9 November 2025.
Dalam rapat koordinasi tersebut, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah alias Ratu Zakiyah membahas sejumlah hal krusial menjalang Nataru 2025-2026. Beberapa persoalan yang dibahas di antaranya pengaturan lalu lintas truk ODOL atau over dimension over load, peredaran miras di Tempat Hiburan Malam (THM) hingga mitigasi bencana hidrometrologi akibat curah hujan tinggi dan angin kencang di daerah rawan bencana.
"Saya mengharapkan sinergi dan koordinasi yang kuat dari seluruh unsur Forkopimda agar Kabupaten Serang tetap kondusif," kata Ratu Zakiyah di sela-sela Rakor Nataru 2025-2026, Selasa 9 Desember 2025.
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini meminta agar seluruh organisasi perangkat daerah menjaga kesiapan hingga masa libur Nataru berakhir dengan aman.
Menurut Ratu Zakiyah, langkah-langkah teknis sudah disiapkan untuk pengamanan libur Nataru. Termasuk kesiapan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
"BPBD sudah menyiapkan langkah kesiapsiagaan sebagai antisipasi jika terjadi bencana," ucap istri Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto itu.
Kemudian, Pemkab Serang juga akan membangun posko pengamanan dan layanan masyarakat di beberapa titik dengan mobilitas tinggi, seperti jalur wisata, pusat keramaian, dan akses jalan utama.
Posko pengamanan ini melibatkan instansi kesehatan, dinas perhubungan, hingga unsur keamanan dari kepolisian dan TNI.
Selain itu, Dinkes akan mengoperasikan tujuh posko layanan kesehatan 24 jam yang didukung tenaga medis dan ambulans yang siap bergerak cepat.
Baca Juga: Kurangi Risiko Bencana Hidrometeorologi, KLH Dukung Penanaman Pohon di Hulu Puncak
Sementara Dinas Perhubungan siap bertugas mengatur lalu lintas dan menjaga kelancaran arus kendaraan. Posko Dishub akan memantau titik rawan kemacetan, khususnya di jalur yang mengarah ke kawasan wisata.
Bupati berharap momen Nataru di Kabupaten Serang berjalan aman dan nyaman. Untuk itulah, Bupati akan menyiapkan surat edaran (SE) agar para pejabat di lingkungan Pemkab Serang selama libur Nataru untuk siap siaga dan tidak bepergian jauh-jauh.
“Kita harus siap siaga karena kita tidak tahu ke depan akan terjadi apa. Yang jelas saya akan buat surat surat edaran untuk seluruh pejabat di lingkungan Pemkab Serang untuk tidak meninggalkan tempat. Kita semuanya harus standby di tempat. Jika ada yang melanggar kita sanksi,” pungkasnya.
Rapat dihadiri oleh para pimpinan Forkompimda Kabupaten Serang untuk memberikan masukan konstruktif, demi mensyukseskan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan masyarakat yang aman dan nyaman menjelang libur Nataru.
Tag
Berita Terkait
-
Kurangi Risiko Bencana Hidrometeorologi, KLH Dukung Penanaman Pohon di Hulu Puncak
-
Pemerintah Siaga Penuh Jelang Nataru 2025, Fokus Antisipasi Bencana di Tengah Pemulihan Daerah
-
Mendag Busan Mulai Kecangkan Ikat Pinggang Jaga Pasokan Bahan Pokok Saat Nataru
-
Perkuat Komunikasi Publik, Najib Hamas Minta ASN Pemkab Serang Aktif Bermedsos
-
Antisipasi Banjir Saat Cuaca Ekstrem, Ratu Zakiyah Instruksikan Bersih-bersih Sampah Sungai
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
KPAI: Anak Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta Berpotensi Alami Trauma Serius!
-
AS Perketat Aturan Kartu Hijau, Pemohon yang Mendukung Palestina akan Ditolak
-
Rektor Paramadina: Penutupan Prodi Visi Jangka Pendek, Kampus Bukan Sekadar Cetak Pekerja!
-
Polisi Sikat Markas Narkoba Viral di Kebon Melati, 9 Orang Ditangkap dari Pinggir Rel!
-
Menaker Yassierli: Lulusan Perguruan Tinggi harus Miliki Strategi Triple Readiness Hadapi Era AI
-
Penghargaan Pemda Strategi Tingkatkan Kinerja dan Kepercayaan Publik
-
Wamensos Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Jalan Emas Putus Rantai Kemiskinan
-
KPAI Ungkap Dugaan Pelanggaran Berlapis di Kasus Daycare Litte Aresha Yogyakarta!
-
Hari Kekayaan Intelektual 2026, Kementerian Hukum Dorong Industri Olahraga dan Inovasi Nasional
-
Duel Lawan Begal! Karyawan Sablon di Jakbar Bersimbah Darah Demi Pertahankan Motor dan HP