- Presiden Prabowo Subianto mengunjungi Moskow untuk berterima kasih kepada Presiden Putin atas hubungan baik kedua negara.
- Pertemuan tersebut menindaklanjuti serangkaian interaksi positif antara pejabat dan pengusaha Indonesia dan Rusia.
- Kunjungan ini bertepatan dengan peringatan 75 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Federasi Rusia.
Suara.com - Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan alasan utama kedatangannya ke Moskow saat bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada Rabu waktu setempat.
Dalam pertemuan tersebut, Prabowo menegaskan bahwa hubungan Indonesia dan Rusia saat ini berada dalam kondisi yang sangat baik, setelah berbagai pertemuan intensif antara kedua negara dalam beberapa bulan terakhir.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan yang diberikan Putin di tengah padatnya agenda kenegaraan Rusia.
"Sebetulnya kedatangan saya hanya untuk konsultasi, tetapi sekarang sebetulnya hanya untuk mengucapkan terima kasih karena hubungan antara Rusia dengan Indonesia, bagi kami sekarang berada di level yang sangat baik," ujar Prabowo melalui siaran langsung Sekretariat Presiden.
Prabowo menuturkan bahwa Indonesia telah kedatangan sejumlah pejabat dan pengusaha dari Rusia, dan rangkaian pertemuan tersebut membuahkan banyak hasil positif.
"Saya sudah pertemukan, menghubungkan dengan beberapa sektor industri kami, beberapa perusahaan-perusahaan kami juga, dan sepertinya sudah banyak sekali tindak lanjut yang positif," katanya.
Dalam kunjungan kali ini, Prabowo didampingi oleh Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Ia juga menilai hubungan Indonesia–Rusia berkembang stabil sepanjang tahun ini, bertepatan dengan peringatan 75 tahun hubungan diplomatik kedua negara.
Kedatangan Prabowo ke Moskow merupakan pertemuan keduanya dengan Putin pada 2025, setelah sebelumnya melakukan kunjungan kenegaraan ke St. Petersburg pada 18–20 Juni dan menghadiri St. Petersburg International Economic Forum (SPIEF) 2025. (Ant)
Baca Juga: Intip Sinopsis Film Timur yang Gaet Penjual Burger untuk Perankan Prabowo
Berita Terkait
-
Intip Sinopsis Film Timur yang Gaet Penjual Burger untuk Perankan Prabowo
-
Usai dari Pakistan, Prabowo Lanjut Lawatan ke Moscow, Bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin
-
Duh! Kesepakatan Dagang RI-AS Terancam Batal, Trump Sebut Prabowo Mengingkari?
-
Kekhawatiran Pasokan Rusia dan Surplus Global, Picu Kenaikan Harga Minyak
-
Niat Banggakan Presiden Prabowo soal Donasi Bencana, Bobon Santoso Banjir Komentar Pedas
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Kronologi Donald Trump dan Istri Dievakuasi, Tembakan Meletus di Gedung Putih
-
Apresiasi Daerah Berprestasi 2026 Digelar, Mendagri Dorong Iklim Kompetitif Antardaerah
-
APPMBGI Ingatkan Potensi Tekanan Pasokan Pangan Imbas Program MBG
-
Presiden Iran Tolak Negosiasi di Bawah Tekanan dan Blokade
-
Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!
-
Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan
-
Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu
-
Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!
-
WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun
-
Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat