- Puslabfor Mabes Polri melakukan olah TKP lanjutan di ruko Terra Drone Kemayoran terkait kebakaran yang menewaskan 22 korban jiwa.
- Penyidik Polres Metro Jakarta Pusat telah menetapkan Dirut Terra Drone berinisial MW sebagai tersangka kebakaran tersebut.
- Penyidik mengamankan barang bukti seperti baterai, dokumen, dan laptop untuk melengkapi proses penyelidikan mendalam kasus ini.
Suara.com - Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri kembali mendatangi ruko Terra Drone di Kemayoran, Jakarta Pusat, untuk melakukan pemeriksaan lanjutan atas kebakaran maut yang menelan 22 korban jiwa pada Selasa (9/12).
“Kami kembali olah TKP lanjutan untuk mengumpulkan bukti,” ujar Kabid Fiskomfor Puslabfor Polri Kombes Pol Romylus Tamtalahitu di Jakarta, Kamis.
Ia menyampaikan bahwa pemeriksaan dilakukan guna melengkapi kebutuhan penyidikan terkait insiden kebakaran besar yang merenggut nyawa puluhan korban tersebut.
Pada olah TKP pertama yang digelar sesaat setelah kejadian, tim sempat mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk abu arang dan komponen baterai drone yang diduga menjadi pemicu awal kebakaran.
“Pada hari ini kami kembali melakukan kegiatan olah TKP, dan kami mengumpulkan kembali barang bukti sisa baterai dan juga barang lainnya,” kata Romylus.
Seluruh temuan dari ruko Terra Drone akan dianalisis secara lebih mendalam sebelum diserahkan kepada penyidik sebagai bahan pendalaman kasus.
Pantauan di lokasi pada Kamis siang menunjukkan tim Puslabfor membawa sejumlah barang tambahan, seperti dokumen, laptop, tas, dan benda-benda lain yang diduga relevan dengan penyelidikan.
Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Pusat telah mengantongi dua alat bukti yang dinilai cukup untuk menetapkan Direktur Utama Terra Drone, berinisial MW, sebagai tersangka atas kebakaran yang menewaskan 22 orang tersebut.
“Kami amankan (Dirut Terra Drone) semalam berdasarkan dua bukti permulaan yang cukup dan keyakinan penyidik,” kata Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra.
Baca Juga: Polisi Kantongi 2 Bukti Kunci Tetapkan Dirut Terra Drone Tersangka Kebakaran Tewaskan 22 Karyawan
Dua alat bukti tersebut mencakup keterangan saksi, dokumen, serta temuan lain yang dikumpulkan dari lokasi kebakaran.
“Ada keterangan saksi, dokumen dan bukti-bukti lainnya ditemukan di lokasi,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Polisi Kantongi 2 Bukti Kunci Tetapkan Dirut Terra Drone Tersangka Kebakaran Tewaskan 22 Karyawan
-
Polisi Temukan Dua Bukti Penting, Dirut Terra Drone Terancam 12 Tahun Penjara
-
Belajar dari Tragedi Baterai Drone, Pemilik Mobil Listrik Diminta Waspada
-
Dirut Terra Drone Tersangka, Safety Kantor Wajib Dievaluasi
-
Siapa Michael Wishnu Wardhana? Bos Terra Drone, Kini Jadi Tersangka Kebakaran Tewaskan 22 Karyawan
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Pelaku Penembakan Acara Trump Terungkap, Foto Kenakan Kaos IDF Israel Viral
-
Gubernur Pramono Bahas Rencana Konser BTS 2026 Saat Temui Wakil Wali Kota Seoul
-
Candaan Jubir Gedung Putih Viral Usai Insiden Penembakan, Bak Prediksi Masa Depan
-
Tring Golden Run 2026, Pegadaian Gaungkan Investasi Emas Lewat Event Lari dan Pegadaian Peduli
-
Little Aresha Ternyata Ilegal! Pemda DIY Langsung Sisir Perizinan Seluruh Daycare di Yogyakarta
-
Kebakaran Hutan di Iwate Meluas, 3.000 Warga Otsuchi Dievakuasi
-
Ketum TP PKK Soroti Pentingnya Keamanan Perempuan di Semua Ruang, Termasuk Dunia Digital
-
KPAI: Anak Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta Berpotensi Alami Trauma Serius!
-
AS Perketat Aturan Kartu Hijau, Pemohon yang Mendukung Palestina akan Ditolak
-
Rektor Paramadina: Penutupan Prodi Visi Jangka Pendek, Kampus Bukan Sekadar Cetak Pekerja!