News / Nasional
Jum'at, 12 Desember 2025 | 15:57 WIB
Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung saat memberikan keterangan di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (12/12/2025). (ANTARA/Putu Indah Savitri)
Baca 10 detik
  • Kementerian ESDM mengkaji pengalihan subsidi LPG ke Dimetil Eter (DME), bahan bakar turunan batu bara untuk substitusi.
  • Pengembangan DME bertujuan mengurangi defisit impor LPG nasional yang diperkirakan mencapai 8,6 juta MT pada 2026.
  • Studi kelayakan DME sedang dituntaskan untuk menentukan skema distribusi dan nilai komersial bersama Satuan Tugas Hilirisasi.

Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah mengkaji skema pengalihan subsidi LPG ke dimetil eter (DME), bahan bakar hasil hilirisasi batu bara yang disiapkan untuk menjadi substitusi LPG di masa depan.

“Kami lagi memperhitungkan berapa HPP (harga pokok penjualan) untuk DME. Kalau memang ada subsidi, itu merupakan pengalihan subsidi dari LPG yang ada pada saat ini,” ujar Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat.

Langkah hilirisasi batu bara menjadi DME dinilai krusial untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor LPG.

Saat ini konsumsi LPG diproyeksikan mencapai sekitar 10 juta metrik ton (MT) pada 2026, sementara kapasitas produksi domestik hanya berada pada rentang 1,3–1,4 juta MT per tahun.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sebelumnya menegaskan bahwa selisih antara kebutuhan dan produksi nasional menciptakan defisit sekitar 8,6 juta MT yang selama ini ditutup melalui impor.

Kondisi ini membuat proyek DME masuk dalam daftar prioritas energi nasional.

Pada kesempatan terpisah, kebutuhan subsidi juga disinggung pelaku industri.

“Sekarang LPG juga subsidi, kan? Kalau gambarannya sih, kira-kira nanti sama, memerlukan subsidi juga,” kata Senior Director Oil & Gas and Petrochemical Danantara Indonesia Wiko Migantoro, Rabu (10/12).

Wiko menjelaskan bahwa Danantara saat ini menuntaskan studi kelayakan (feasibility study/FS) untuk proyek DME.

Baca Juga: ESDM Mau Perpanjang Kebijakan Pembelian BBM Subsidi Tanpa QR Code di Aceh, Sumut, Sumbar

Hasil FS nantinya akan dibahas bersama Satuan Tugas Hilirisasi dan Ketahanan Energi guna merumuskan skema distribusi dan nilai komersial yang paling ideal.

Satgas tersebut dipimpin langsung oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.

Load More