- Keluarga ditemukan tewas dalam mobil di Tol Tegal pada Kamis (11/12/2025) saat hendak pulang ke Pacitan.
- Polisi belum menyimpulkan penyebab kematian karena masih menunggu hasil resmi dari laboratorium forensik.
- Pemeriksaan awal tidak menemukan tanda kekerasan; mobil ditemukan dengan AC menyala dan kaca tertutup rapat.
Suara.com - Tabir misteri masih menyelimuti penyebab kematian tragis satu keluarga yang ditemukan di dalam sebuah mobil di ruas tol Tegal, Jawa Tengah, pada Kamis (11/12/2025).
Pihak Kepolisian Resor Tegal hingga kini masih bekerja keras mengungkap teka-teki di balik peristiwa memilukan yang menimpa para korban yang hendak pulang kampung ke Pacitan, Jawa Timur.
Kepala Polres Tegal, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Bayu Prasetyo, menyatakan bahwa pihaknya belum bisa memberikan kesimpulan akhir mengenai penyebab kematian keempat korban.
Keputusan final sangat bergantung pada hasil pemeriksaan mendalam dari tim forensik yang saat ini masih bekerja.
"Kami masih menunggu hasil resmi tim dokter dan laboratorium forensik untuk hasil otopsi maupun tekstologi. Jadi, kami belum bisa menyampaikan langsung (penyebab kematian) sebelum mendapatkan hasil resmi dari laboratorium maupun dokter yang menangani," kata Kepala Polres Tegal Ajun Komisaris Besar Polisi Bayu Prasetyo di Tegal, Jumat (12/12/2025).
Ia menekankan pentingnya kehati-hatian dalam menyampaikan informasi kepada publik. Spekulasi liar dihindari demi menjaga perasaan keluarga korban dan memastikan informasi yang beredar akurat.
"Itu yang menentukan pihak dokter. Selama belum menerima hasil resmi dari dokter, kami tidak ingin memberikan statement yang nantinya dapat mengubah suasana," ujarnya sebagaimana dilansir Antara.
Meskipun penyebab pasti masih menjadi misteri, Kapolres Bayu Prasetyo memberikan satu titik terang yang krusial.
Ia memastikan bahwa dari hasil pemeriksaan awal pada jasad para korban, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik atau penganiayaan. Hal ini mengarahkan penyelidikan ke kemungkinan penyebab lain.
Baca Juga: 26 Jalan Tol Kena Diskon Nataru, Trans Jawa Potong Harga sampai 20 Persen! Sudah Cek Daftarnya?
Sebuah fakta janggal ditemukan petugas saat pertama kali menemukan mobil nahas tersebut. Kondisi ini menjadi salah satu fokus utama dalam penyelidikan.
"Saat ditemukan petugas, para korban meninggal dunia dari hasil pemeriksaan beberapa jam. Saat itu kendaraan dalam kondisi mati dengan kondisi AC masih hidup dan kaca mobil tertutup," katanya.
Lebih lanjut, penyelidikan mengungkap sebuah fakta dramatis yang terjadi beberapa jam sebelum keluarga tersebut ditemukan tak bernyawa.
Berdasarkan keterangan saksi, mobil yang mereka tumpangi ternyata sempat berhenti di KM 250. Petugas tol yang berpatroli menghampiri mobil tersebut karena melihat istri dari pengemudi dalam kondisi pingsan. Namun, pertolongan yang ditawarkan justru mendapat penolakan.
"Akan tetapi, oleh suami (pengemudi mobil) ditolak sehingga yang bersangkutan dibuatkan surat pernyataan penolakan surat medis," ungkap Kapolres.
Keempat korban yang meninggal dunia tersebut diketahui masih dalam satu ikatan keluarga.
Mereka memulai perjalanan dari Bekasi dengan tujuan akhir kampung halaman mereka di wilayah Pacitan, Jawa Timur, sebuah perjalanan yang sayangnya berakhir dengan tragedi.
Tag
Berita Terkait
-
26 Jalan Tol Kena Diskon Nataru, Trans Jawa Potong Harga sampai 20 Persen! Sudah Cek Daftarnya?
-
Daftar 26 Ruas yang Dapat Diskon Tol Saat Libur Nataru
-
Imbas Proyek Tol Yogya-Bawen, 451 Makam Direlokasi
-
Kemenhub Larang Operasional Truk di Jalan Tol Selama Nataru, Catat Tanggalnya
-
Waskita Karya Rampungkan Transaksi Divestasi Saham Jalan Tol Cimanggis - Cibitung Rp3,28 Triliun
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Koalisi Perempuan Indonesia: Transisi Energi yang Adil Harus Melibatkan Perempuan Sejak Awal
-
LPSK Tolak JC Sony Sonjaya: Dianggap Pelaku Utama dan Belum Berkomitmen Kembalikan Aset Korupsi MBG
-
Kapolri, Jaksa Agung dan Panglima Jangan Cuma Salaman! Publik Tunggu Nyali Tuntaskan Kasus Febrie
-
Penghentian Pendataan MBG oleh Kejaksaan Dipertanyakan, Diduga Ada Tarik Ulur Politik
-
Skincare Kian Laris di TikTok Shop, BPOM Malah Temukan 9.042 Tautan Kosmetik Ilegal
-
Jawab Kritik DPR, Menkeu Purbaya Pastikan Dana Pendidikan 20 Persen Tak Diganggu
-
Detik-Detik Evakuasi Truk Towing yang Tersangkut JPO Tendean, Crane Besar Diterjunkan
-
'Jangan Ada Dusta!', Pesan Menohok Jaksa KPK di Sidang Suap Bea Cukai Rp78 Miliar
-
Rekayasa Lalu Lintas Imbas Penanganan JPO Tendean, Ini Rute Pengalihan Kendaraan
-
Donald Trump Resmi Kirim Surat ke Kongres AS, Perang Dimulai Kembali