- Kodam XII/Tanjungpura mendalami penyerangan 15 WNA China terhadap prajurit TNI di area latihan militer Ketapang.
- Insiden dipicu drone ilegal; WNA menyerang TNI menggunakan senjata tajam dan airsoft gun, menyebabkan kerusakan aset perusahaan.
- 15 WNA China tersebut kini telah diserahkan ke pihak imigrasi untuk proses hukum lebih lanjut.
Suara.com - Komando Daerah Militer (Kodam) XII/Tanjungpura tengah mendalami kasus penyerangan terhadap prajurit TNI yang diduga dilakukan oleh 15 Warga Negara Asing (WNA) asal China.
Insiden ini terjadi di area PT Sultan Rafli Mandiri (SRM), Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat yang merupakan area tambang emas.
Berikut adalah fakta-fakta utama terkait peristiwa tersebut:
1. Pemicu Awal: Aktivitas Drone Ilegal di Area Latihan Militer
Peristiwa bermula pada Minggu (14/12) pukul 15.40 WIB saat personel dari Batalyon Zipur 6/SD sedang melakukan Latihan Dalam Satuan.
Empat prajurit TNI menerima laporan dari satpam perusahaan mengenai adanya drone tak dikenal yang terbang di area latihan militer.
Saat diperiksa, ditemukan empat WNA China yang sedang mengoperasikan drone tersebut tanpa izin resmi.
2. Penyerangan Agresif dengan Senjata Tajam dan Airsoft Gun
Ketika prajurit TNI mencoba meminta keterangan secara prosedural, situasi memanas dengan kedatangan 11 WNA China lainnya.
Baca Juga: Viral Prajurit TNI Makan Mie Beralaskan Kardus Bekas Disela-sela Penyelamatan Korban Banjir Sumatra
Kelompok yang berjumlah 15 orang tersebut menyerang prajurit TNI secara agresif menggunakan:
Senjata tajam (parang).
Airsoft gun.
Alat kejut listrik.
Menghadapi situasi tidak seimbang, prajurit TNI memilih langkah taktis untuk mundur guna menghindari konflik terbuka yang lebih luas.
3. Kerusakan Aset dan Dampak Material
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Belum Jadi Kader Resmi, Jokowi Disebut Sudah Ajak Relawannya untuk Masuk PSI
-
Kunjungi SRMP 1 Deli Serdang, Gus Ipul Pastikan Sekolah Rakyat Ramah Disabilitas
-
Ahmad Muzani di Harlah NU: Bangsa Ini Berutang Jasa pada Kiai dan Santri
-
Sesuai Arahan Presiden, Gus Ipul Serahkan Santunan Ahli Waris Korban Banjir Deli Serdang
-
Satu Abad NU, Gus Yahya: Persatuan Menguat Usai Dinamika yang Hebat
-
Menhan Ungkap Pertemuan Prabowo dan Tokoh Oposisi: Apa yang Dibahas?
-
Risiko Matahari Kembar di Tubuh Polri, Mengapa Kapolri Pilih Mundur Ketimbang Jadi Menteri?
-
Aktivis 98 Kritik Pernyataan 'Titik Darah Penghabisan' Kapolri: Siapa yang Mau Dihadapi?
-
Geger! Jutaan Dokumen Rahasia Jeffrey Epstein Dirilis, Nama Donald Trump Muncul 5.300 Kali
-
Diterpa Isu Reshuffle, Pratikno Tegas Bantah Siapkan Surat Pengunduran Diri