Suara.com - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi salah satu infrastruktur prioritas nasional yang dibangun untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Fasilitas ini mengadopsi standar konstruksi dapur industri berskala besar dengan pendekatan one-flow direction untuk memastikan keamanan pangan.
Pembangunan SPPG dilakukan oleh Direktorat Jenderal Prasarana Strategis (DJPS) Kementerian Pekerjaan Umum sebagai lembaga pemerintah yang berperan dalam mendukung pembangunan infrastruktur sosial di Indonesia.
Dalam pedoman teknis yang disusun Kementerian PU, SPPG harus memenuhi standar food safety yang ketat. Zona produksi dibagi menjadi area bahan mentah, area pengolahan, area masak, area pengemasan, hingga gudang distribusi. Segala pergerakan bahan dan personel diarahkan satu arah (one-flow direction) untuk mencegah kontaminasi silang.
Material konstruksi yang digunakan wajib berstandar food-grade. Dinding menggunakan finishing epoxy, lantai anti-slip, dan ventilasi dikendalikan untuk menjaga suhu ideal. DJPS menetapkan bahwa seluruh ruang produksi harus mudah dibersihkan dan tahan bahan kimia dan memiliki sistem sanitasi.
Fasilitas cold chain menjadi tulang punggung SPPG. Cold storage dikembangkan untuk menyimpan bahan makanan dalam skala besar, baik untuk kebutuhan harian maupun buffer stok. Setiap unit dilengkapi freezer room, chiller room, dan ruang penerimaan logistik dingin.
Dari sisi konstruksi, DJPS menerapkan modular system untuk mempercepat pembangunan. Panel-panel dapur, ruang pendingin, hingga struktur utilitas dirancang agar bisa dirakit secara cepat di lokasi. Model ini dipilih agar pembangunan di wilayah 3T tetap bisa dilakukan tanpa mengandalkan material konvensional yang sulit didistribusikan.
SPPG juga memiliki fasilitas pengolahan limbah cair dan padat. Sistem grease trap berkapasitas besar dipasang untuk menangkap sisa minyak. Limbah cair diproses melalui unit IPAL minimal skala 10–20 m³/hari.
Selain itu, infrastruktur pendukung seperti sistem air bersih, fire safety system, dan exhaust heat treatment menjadi bagian integral dari desain bangunan. Semua instalasi harus mengikuti standar SNI dan pedoman konstruksi yang ditetapkan Kementerian PU. ***
Berita Terkait
-
Setiap Provinsi Akan Punya Dapur MBG, Kementerian PU Percepat Pembangunan SPPG
-
SPPG Dorong Efisiensi Produksi Massal dan Perkuat Ekonomi Pangan Lokal
-
Pemerintah Bangun SPPG sebagai Dapur Modern untuk Mendukung Program Makan Bergizi Gratis
-
Viral! Petugas Antar Makanan Pakai Kostum Power Rangers, Ternyata Ini Alasan di Baliknya
-
Agustus 2026, Prabowo Targetkan 2.500 SPPG Beroperasi di Papua
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?