- Musyawarah Kubro akan diselenggarakan Pondok Pesantren Lirboyo pada Minggu (21/12/2025) mengundang seluruh unsur struktural NU.
- Forum besar ini bertujuan mencari solusi islah atau rekonsiliasi atas konflik internal yang terjadi dalam tubuh PBNU.
- Pertemuan ini setara Konferensi Besar, melibatkan unsur Syuriah, Tanfidziyah, dan pengurus wilayah/cabang NU.
"Tapi yang penting ini para sesepuh, para masyayikh, para mustasyirin ya, mustasyar ya para orang-orang yang dituakan itu kiranya melihat ini udah nggak bisa dibiarkan lah kira-kira gitu harus ada solusi," tandasnya.
Najib memastikan bahwa seluruh unsur kepengurusan diundang dalam forum tersebut. Mulai dari Syuriah, Tanfidziyah, Mustasyar, A’wan, hingga pengurus wilayah dan cabang.
Diperkirakan ribuan orang akan hadir di Lirboyo dalam musyawarah besok. Hal ini mengingat sudah banyak pula pesantren besar yang menyatakan kesiapan terlibat dalam proses islah.
"Iya diundang, Syuriah juga diundang, Tanfidziyah diundang, Mustasyar diundang, A'wan diundang, bahkan PW dan PC diundang," ungkapnya.
Musyawarah Kubro ini, lanjut Najib, merupakan kelanjutan dari pertemuan sebelumnya yang digelar di Ploso dan Tebuireng, namun dengan skala yang jauh lebih besar.
Pihaknya berharap keterlibatan luas para kiai dan pesantren besar dapat menghasilkan solusi konkret atas persoalan internal NU.
"Jadi pondok-pondok besar itu akan hadir ingin menjadi bagian dari solusi karena ini sesuatu yang saya kira tidak seharusnya terjadi, sesuatu yang seharusnya bisa terselesaikan dan insyaallah memang bisa terselesaikan kira-kira gitu," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi
-
Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan
-
Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok
-
Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran
-
Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus
-
Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia
-
Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut
-
Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan
-
Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM
-
Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?