- Polda Metro Jaya mengungkap 1.517 kasus narkoba periode Oktober-Desember 2025, menangkap 2.054 tersangka.
- Polisi menyita total barang bukti narkotika seberat 387,34 kilogram senilai Rp125,65 miliar.
- Sebanyak 2.054 tersangka ditahan, mayoritas berperan sebagai kurir, dan kasus terus dikembangkan.
Suara.com - Polda Metro Jaya mengungkap 1.517 kasus penyalahgunaan dan peredaran narkoba sepanjang tiga bulan terakhir di akhir 2025.
Dari pengungkapan tersebut, sebanyak 2.054 orang berhasil ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka.
Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya AKBP Dedy Anung mengatakan pengungkapan dilakukan sejak Oktober hingga Desember 2025 bersama satuan reserse narkoba Polres jajaran.
“Selama 3 bulan terakhir di tahun 2025 ini, Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya beserta Polres, Satnarkoba Polres jajaran berhasil mengungkap 1.517 laporan polisi dengan 2.054 orang tersangka,” ungkap Dedy di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (22/12/2025).
Dari total tersangka, sebanyak 1.870 orang merupakan laki-laki dan 184 perempuan.
Delapan tersangka tercatat sebagai warga negara asing (WNA), sementara 15 lainnya masih di bawah umur.
Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita narkotika dalam jumlah besar dari berbagai jenis.
“Untuk barang bukti yang berhasil kita sita sebanyak 387,34 kilogram,” kata Dedy.
Barang bukti tersebut terdiri atas sabu seberat 60,33 kilogram, ganja 95 kilogram, dan ekstasi sebanyak 32.800 butir.
Baca Juga: Polda Metro Jaya Ungkap Jaringan Uang Palsu USD dan SGD, Ribuan Lembar Disita
Polisi juga menyita obat keras 782.160 butir, etomidate 14,7 kilogram, serbuk ekstasi 980,57 gram, tembakau sintetis 5,7 kilogram, cairan bibit sintetis 1,48 kilogram, pil happy five 84 butir, serta kokain 5,31 gram.
Menurut Dedy, jika dikonversikan dalam nilai rupiah, total barang bukti yang disita mencapai Rp125,65 miliar dan berpotensi menyelamatkan lebih dari satu juta orang dari bahaya narkoba.
“Kami telah berhasil menyita barang bukti senilai Rp125,65 miliar dan berhasil menyelamatkan 1.348.489 jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkoba,” jelasnya.
Dedy menambahkan, hingga saat ini penyidik belum menemukan indikasi narkoba tersebut akan diedarkan khusus pada perayaan malam tahun baru.
Adapun para tersangka yang ditangkap mayoritas disebut hanya berperan sebagai kurir.
“Ini belum ada pernyataan dari para tersangka terkait dengan penggunaan narkoba ini digunakan untuk tahun baru atau tidak. Karena ini mereka adalah kurir,” tutur Dedy.
Berita Terkait
-
Buku "Jokowi's White Paper" Ditelanjangi Polisi: Cuma Asumsi, Bukan Karya Ilmiah
-
Nasib 2 Anak Pengedar Narkoba di Jakbar: Ditangkap Polisi, 'Dilepas' Gara-gara Jaksa Libur
-
Polisi Tantang Balik Roy Suryo dkk di Kasus Ijazah Jokowi: Silakan Ajukan Praperadilan!
-
Penggeledahan Mengejutkan: Apa Kata Petugas Rutan soal Barang Mencurigakan di Sel Ammar Zoni?
-
Polda Metro Jaya Ungkap Jaringan Uang Palsu USD dan SGD, Ribuan Lembar Disita
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
Hasil Uji Coba: Tanpa Ampun, Timnas Indonesia U-17 Dihajar China Tujuh Gol
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
Terkini
-
Minggu Pagi Berdarah di Jaksel, Polisi Ringkus 6 Pemuda Bersamurai Saat Tawuran di Pancoran
-
Masa Depan Penegakan HAM Indonesia Dinilai Suram, Aktor Lama Masih Bercokol Dalam Kekuasaan
-
Anggota DPR Sebut Pemilihan Adies Kadir sebagai Hakim MK Sesuai Konstitusi
-
Google Spil Tiga Jenis Kemitraan dengan Media di HPN 2026, Apa Saja?
-
KBRI Singapura Pastikan Pendampingan Penuh Keluarga WNI Korban Kecelakaan Hingga Tuntas
-
Survei Indikator Politik: 70,7 Persen Masyarakat Dukung Kejagung Pamerkan Uang Hasil Korupsi
-
Geger Pria di Tambora Terekam CCTV Panggul Karung Diduga Isi Mayat, Warga Tak Sadar
-
Menkomdigi Meutya Minta Pers Jaga Akurasi di Tengah Disinformasi dan Tantangan AI
-
Megawati Terima Doktor Kehormatan di Riyadh, Soroti Peran Perempuan dalam Kepemimpinan Negara
-
Survei Indikator: Kepuasan Publik atas MBG Tinggi, Kinerja BGN Jadi Penentu Keberlanjutan