- Seekor buaya besar ditemukan warga di area persawahan RW 04 Cikiwul, Bantargebang, Bekasi, pada Senin, 22 Desember 2025.
- Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi mengevakuasi hewan tersebut pada hari yang sama, selesai pukul 17.10 WIB.
- Buaya hasil evakuasi akan diserahkan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk proses penanganan lebih lanjut.
Suara.com - Warga Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, dikejutkan dengan kemunculan seekor buaya berukuran besar di area persawahan. Hewan tersebut ditemukan berada di sawah milik warga, bukan di aliran sungai, dan sempat merusak tanaman padi.
Peristiwa kemunculan seekor buaya besar itu terekam dalam video dan beredar luas di media sosial, salah satunya diunggah akun Instagram @infobekasi.
Dalam video tersebut, buaya tampak berdiam di tengah sawah, sementara tanaman padi di sekitarnya terlihat rusak akibat pergerakannya. Sejumlah warga terlihat menyaksikan dan merekam kejadian itu dari jarak aman.
“Tim rescue damkar Kota Bekasi mengevakuasi seekor buaya berukuran besar dari sawah RW 04 Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi,” tulis akun tersebut, Selasa (23/12/2025).
Laporan warga langsung ditindaklanjuti oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bekasi. Buaya tersebut diketahui pertama kali ditemukan pada Senin, 22 Desember 2025.
Dalops Rescue Damkar Kota Bekasi, Heri Kurnianto, mengatakan pihaknya menerima laporan warga pada pukul 14.30 WIB.
“Kami menerima laporan pukul 14.30 dari warga yang melihat ada buaya di pesawahan,” ujar Heri.
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas menerjunkan dua regu untuk melakukan evakuasi. Proses penanganan berlangsung hingga sore hari dengan pengamanan ketat demi keselamatan warga sekitar.
Setelah berhasil diamankan, buaya tersebut selanjutnya akan diserahkan ke Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk penanganan lebih lanjut.
Baca Juga: Percakapan di HP Sitaan Kasus Suap Bupati Bekasi Dihapus, KPK Buru Dalangnya
“Berhasil di evakuasi 1 ekor buaya besar, penyelesaian giat pukul 17.10 WIB. Selanjutnya buaya itu akan kita serahkan ke Kementerian Kelautan dan Perikanan,” tuturnya.
Berita Terkait
-
Percakapan di HP Sitaan Kasus Suap Bupati Bekasi Dihapus, KPK Buru Dalangnya
-
Diduga Terima Suap Rp14,2 Miliar, Bupati Bekasi dan Ayahnya Ditahan KPK
-
Punya Harta Rp 79 Miliar, Asal-Usul 29 Bidang Tanah Bupati Bekasi Jadi Sorotan
-
Punya Kekayaan Rp76 M, Ini Pekerjaan Ade Kuswara Sebelum Jabat Bupati Bekasi
-
Di Balik OTT Bupati Bekasi: Terkuak Peran Sentral Sang Ayah, HM Kunang Palak Proyek Atas Nama Anak
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa
-
Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut
-
Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang
-
Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19
-
Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps
-
Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli
-
Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir
-
Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran