- Komisi I DPR RI menanggapi serius dugaan pelecehan Bendera Merah Putih oleh Bonnie Blue di London.
- Pemerintah sebelumnya telah mendeportasi Bonnie Blue saat kunjungannya di Bali atas tindakan serupa.
- DPR mendorong KBRI di London menggunakan jalur diplomasi menyampaikan keberatan resmi atas ulah Bonnie.
Suara.com - Kasus dugaan pelecehan terhadap bendera Merah Putih oleh Bintang porno asal Inggris, Bonnie Blue menjadi perhatian serius bagi DPR RI terkhusus Komisi I yang membidangi urusan luar negeri.
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, menegaskan, bahwa bendera Merah Putih adalah simbol kedaulatan dan kehormatan bangsa, jika ada pihak merendahkan tak bisa ditoleransi.
"Bendera adalah simbol kedaulatan dan kehormatan bangsa, sehingga setiap tindakan yang merendahkannya tidak bisa ditoleransi," kata Dave kepada wartawan, Selasa (23/12/2025).
Ia mengaku sudah mengetahui sebelumnya Pemerintah Indonesia melalui aparat terkait sudah mengambil langkah tegas dengan melakukan deportasi terhadap Bonnie saat kunjungannya di Bali, dan hal itu menunjukkan komitmen negara dalam menjaga martabat nasional.
Namun, kata dia, ketika yang bersangkutan kembali berulah di luar negeri, ruang lingkupnya memang berbeda.
Untuk itu, ia mengatakan DPR mendorong KBRI mengambil jalur diplomasi untuk menyampaikan keberatan resmi atas ulah Bonnie yang dianggap melecehkan simbol negara.
"Sekaligus memastikan tindakan tersebut tidak menimbulkan dampak negatif terhadap hubungan bilateral. Indonesia harus tetap tegas dalam menyuarakan sikap, namun tetap bijak dalam menjaga hubungan antarnegara," katanya.
Lebih lanjut, Dave mengatakan, Komisi I DPR RI mendorong agar mekanisme pengawasan terhadap warga negara asing atau WNA yang masuk ke Indonesia diperkuat, termasuk memastikan mereka memahami aturan serta menghormati simbol-simbol negara.
"Pada saat yang sama, prinsip hukum dan diplomasi tetap dikedepankan agar pesan yang disampaikan jelas yaitu Indonesia terbuka bagi siapa pun, tetapi tidak akan kompromi terhadap pelecehan simbol kedaulatan," katanya.
Baca Juga: OTT KPK di Kalsel, Dua Orang Tiba di Gedung Merah Putih untuk Pemeriksaan Intensif
"Dengan langkah yang terukur, Komisi I DPR RI ingin menegaskan bahwa kehormatan bangsa harus dijaga, dan bahwa Indonesia mampu bersikap tegas, diplomatis, serta konsisten dalam menegakkan aturan," sambungnya.
Sebelumnya, Bintang film porno asal Inggris, Bonnie Blue menuai kecaman dari netizen Indonesia, karena dianggap melecehkan Bendera Merah Putih.
Video yang memicu kemarahan publik itu memperlihatkan Bonnie Blue berada di depan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di London.
Dalam video yang tersebar, Bonnie Blue terlihat berjalan di trotoar tepat di depan gedung KBRI.
Ia terlihat menyelipkan bendera Merah Putih di bagian belakang celana yang dikenakannya.
Bendera tersebut tampak menjuntai ke bawah hingga terseret di permukaan jalan.
Berita Terkait
-
Hina Merah Putih di London, Bonnie Blue Pernah Jadi Sponsor Klub Liga Inggris tapi Berujung Pahit
-
Viral Lecehkan Merah Putih, Terungkap Bonnie Blue Pernah Diseret Keluar Stadion Klub Premier League
-
Bonnie Blue Lecehkan Bendera Merah Putih, Kata-katanya Provokatif Bikin Panas Netizen
-
Kemenkop dan LPDB Koperasi Perkuat 300 Talenta PMO Kopdes Merah Putih
-
OTT KPK di Kalsel, Dua Orang Tiba di Gedung Merah Putih untuk Pemeriksaan Intensif
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
Terkini
-
Mahfud MD Sebut KPK Pintar dan Cerdik Alihkan Penahanan Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Usut Pelecehan Seksual Juri Tahfidz TV Syekh AM, Komisi III DPR Bakal Panggil Korban ke Parlemen
-
Komnas HAM Sebut Pemulihan Andrie Yunus akibat Penyiraman Air Keras Butuh Waktu 6 Bulan
-
Usut Kebrutalan Oknum TNI, Komnas HAM Kantongi Laporan Medis Andrie Yunus dari Tim Dokter RSCM
-
Misteri Mobil Dinas Pelat B Buat Mudik Terungkap, Pemprov DKI: Punya Instansi Lain!
-
Abaikan Perintah Donald Trump, Presiden Meksiko Tetap Lakukan Hal Ini untuk Kuba
-
Berlaku Mulai Hari ini, Cek 9 Ruas Tol yang Dapat Diskon Tarif 30 Persen
-
Pemimpin Hizbullah: Tak Ada Damai untuk Israel, Kami Akan Terus Bertempur!
-
Kirim Surat ke Komisi III DPR, MAKI Minta Ada Panja untuk Usut Masalah Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Viral Akal Bulus Maling Motor di Pesanggrahan: Ngaku Lupa Usai Khianati Teman Sendiri!