- Rekayasa lalu lintas *contraflow* diberlakukan di Tol Jakarta-Cikampek mulai pukul 16.16 WIB, Minggu (28/12/2025).
- Penerapan *contraflow* dilakukan di titik KM 55 sampai KM 47 arah Jakarta untuk mengurai kepadatan signifikan.
- Sebanyak 168.614 kendaraan terpantau kembali menuju Jabotabek dalam kurun waktu 24 jam terakhir.
Suara.com - Kepadatan arus lalu lintas mulai menghiasi ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek) pada puncak arus balik libur Natal, Minggu (28/12/2025).
Guna mengurai kemacetan yang kian memanjang menuju arah Jakarta, pihak kepolisian dan PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas contraflow.
VP Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, mengonfirmasi bahwa langkah ini diambil menyusul meningkatnya volume kendaraan secara signifikan sejak Minggu siang hingga sore hari.
"Contraflow mulai diterapkan pada pukul 16.16 WIB," ujar Ria dalam keterangan resminya di Karawang, Jawa Barat.
Rekayasa KM 55 hingga KM 47
Penerapan contraflow ini dilakukan di titik krusial, yakni mulai dari KM 55 sampai KM 47 arah Jakarta. Ria menegaskan bahwa kebijakan ini bersifat situasional berdasarkan diskresi aparat di lapangan.
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT), katanya, mendukung diskresi Kepolisian dengan penerapan rekayasa lalu lintas contraflow dari KM 55 sampai KM 47 arah Jakarta Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek.
Mengingat kondisi jalan yang padat, Ria juga mengingatkan para pengguna jalan untuk tidak memaksakan diri dan memastikan persiapan matang sebelum masuk ke jalur tol.
"Pastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima, memeriksa kecukupan daya dan bahan bakar, serta memastikan saldo uang elektronik cukup untuk perjalanan," tuturnya.
Baca Juga: Stimulus Transportasi Nataru Meledak: Serapan Anggaran Kereta Api Tembus 83% dalam Sepekan!
Ia menyampaikan agar pengendara mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan ikuti arahan petugas di lapangan demi kenyamanan dan keselamatan bersama.
168 Ribu Kendaraan Serbu Jabotabek
Lonjakan arus balik ini bukan tanpa alasan. Data dari PT Jasa Marga mencatat gelombang kendaraan yang kembali ke wilayah Jabotabek mencapai angka yang fantastis dalam kurun waktu 24 jam terakhir.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, memaparkan bahwa pada H+2 Natal (27-28 Desember 2025), sebanyak 168.614 kendaraan terpantau bergerak menuju Jakarta dan sekitarnya. Angka ini mengalami kenaikan tajam sebesar 15,66 persen dibandingkan lalu lintas normal yang biasanya berada di angka 145.778 kendaraan.
"Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikupa (dari arah Merak), GT Ciawi (dari arah Puncak), dan GT Cikampek Utama (dari arah Trans Jawa) dan GT Kalihurip Utama (dari arah Bandung)," ujar Rivan dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.
Berita Terkait
-
Ragunan Penuh Ribuan Pengunjung, Kapolda: 151 Polisi Disiagakan, Copet Nihil
-
Menpar Akui Wisatawan Domestik ke Bali Turun saat Nataru 2025, Ini Penyebabnya
-
Wajah Baru Planetarium Jakarta, Destinasi Edukasi Favorit di Libur Nataru
-
Stimulus Transportasi Nataru Meledak: Serapan Anggaran Kereta Api Tembus 83% dalam Sepekan!
-
Genjot Konsumsi Akhir Tahun, Pemerintah Incar Perputaran Uang Rp110 Triliun
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Potret Masalah Pangan Jakarta Jelang Ramadan, Apa Saja?
-
Saksi Kasus Suap Ijon Bekasi, Istri H.M Kunang Dicecar KPK Soal Pertemuan dengan Pengusaha Sarjan
-
Jaga Stabilitas Harga Daging Jelang Ramadan di Jakarta, Dharma Jaya Impor Ratusan Sapi
-
Santunan Korban Bencana Sumatra Disalurkan, Mensos Sebut Hampir Seribu Ahli Waris Terbantu
-
PDIP Sebut 100 Persen Warga Indonesia Bisa Mendapatkan BPJS Gratis, Begini Kalkulasinya
-
Adu Mulut Menteri Keuangan dan Menteri KKP Bikin PDIP Geram: Jangan Rusak Kepercayaan Pasar!
-
Wamensos Agus Jabo Cek Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen di Sragen
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Korban Penganiayaan di Cengkareng Kini Dilaporkan Balik Pelaku
-
Pemerintah Kucurkan Dana Tunggu Hunian Rp600 Ribu Per Bulan, Pembangunan Huntap Capai 15.719 Unit
-
Sengketa Lahan Bendungan Jenelata di Gowa, BAM DPR Desak Penyelesaian yang Adil bagi Warga