- Taman Margasatwa Ragunan (TMR) Jakarta Selatan memprediksi puncak kunjungan 80.000 hingga 100.000 orang pada hari pertama tahun baru 2026.
- Pengelola menyediakan atraksi pemberian pakan satwa bertema liburan dan fasilitas peneduh untuk mengantisipasi perubahan cuaca.
- TMR memperpanjang jam operasional menjadi 06.00 hingga 16.30 WIB selama rangkaian libur panjang hingga 4 Januari 2026.
Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Jakarta Selatan, benar-benar menjadi magnet utama warga untuk menghabiskan hari pertama tahun 2026.
Suara.com - Pihak pengelola memprediksi "lautan manusia" akan memadati kawasan kebun binatang ini dengan estimasi mencapai 100.000 pengunjung pada Kamis (1/1/2026).
Humas Taman Margasatwa Ragunan, Wahyudi Bambang, mengungkapkan bahwa lonjakan ini merupakan titik tertinggi sepanjang periode libur Natal, Tahun Baru, dan libur sekolah.
"Kalau prediksi kami, hari ini terjadi puncak jumlah pengunjung dalam kurun waktu liburan Natal, Tahun Baru, dan libur panjang sekolah ini, ya. Kemungkinan akan kisaran 80.000 atau 100.000 pengunjung," ujar Wahyudi Bambang di Jakarta, Kamis (1/1/2026).
Lonjakan Signifikan Sejak Pagi Pagi
Antusiasme warga sudah terlihat sejak pintu gerbang dibuka. Berdasarkan data resmi TMR, hingga pukul 08.30 WIB saja, tercatat lebih dari 20 ribu orang sudah masuk ke area wisata edukasi ini.
"Tadi baru kita lihat jam setengah sembilan sudah ada 20.500 pengunjung, ya," ucap Wahyudi.
Angka ini terbilang fantastis jika dibandingkan dengan hari operasional biasa. Wahyudi menjelaskan bahwa pada hari kerja (weekday), kunjungan biasanya hanya berkisar di angka 3.000 hingga 5.000 orang.
"Kalau weekday (Senin-Jumat) itu kisaran 3.000 sampai 5.000 pengunjung. Kalau untuk weekend (Sabtu-Minggu), untuk Sabtu 15.000-an lah, kalau Minggu bisa 20.000 sampai 30.000 pengunjung. Untuk peak season-nya Minggu, biasanya sampai 40.000 pengunjung," jelasnya detail.
Baca Juga: Promo Pesta Awal Tahun 2026 di Indomaret, Diskon Besar-besaran Hingga 50 Persen
Atraksi Khusus dan Antisipasi Cuaca
Untuk memanjakan pengunjung, TMR menyajikan daya tarik tambahan berupa sesi pemberian pakan satwa (feeding animal) bertema Natal dan Tahun Baru. Sesi ini tersebar di beberapa titik populer seperti Pusat Primata Schmutzer, kandang jerapah, harimau Sumatera, kuda nil, burung pelikan, gajah Sumatera, hingga buaya muara.
Mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu, pengelola juga telah menyiapkan sejumlah fasilitas peneduh agar kenyamanan pengunjung tetap terjaga.
"Untuk antisipasi cuaca mungkin, ya, kita juga sudah menyiapkan beberapa shelter, ya, shelter panjang yang tentu saja bisa menampung pengunjung apabila cuaca terpaksa harus hujan, ya," tambah Wahyudi.
Jam Operasional Lebih Panjang
Kabar baik bagi Anda yang ingin berkunjung, TMR menambah jam operasional selama periode libur ini.
Berita Terkait
-
Malioboro Belum Sepi! Wisatawan Masih Belanja Oleh-oleh Sebelum Pulang
-
Berkat Ribuan Pasukan Oranye, Jakarta Kembali Kinclong Usai Malam Tahun Baru 2026
-
Promo Pesta Awal Tahun 2026 di Indomaret, Diskon Besar-besaran Hingga 50 Persen
-
15 Prompt AI Tahun Baru 2026 yang Kreatif, Relevan, dan Siap Digunakan
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Bincang Singkat dengan Purbaya, Prabowo Tanya Dolar
-
Pemeriksaan Merambah Kelas TK, Polisi Buka Peluang Tersangka Baru Kasus Daycare Little Aresha
-
Dari Nakba 1948 hingga Reruntuhan Gaza: Kisah Pilu Pria Palestina yang Terusir dari Tanah Airnya
-
Isu Transfer Data WNI ke AS di Kesepakatan Prabowo Trump, Menkomdigi Buka Suara
-
Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
-
Amnesty International Sebut Eksekusi Mati Global 2025 Capai Rekor Tertinggi dalam 44 Tahun
-
Kemkomdigi Siapkan Aturan Baru: Wajib Cantumkan Nomor Telepon Saat Daftar Media Sosial
-
Akui Sakit Gigi di Depan Hakim, Noel Ebenezer Minta Izin ke Dokter Setelah Sidang
-
Pertama Kali, Dompet Dhuafa Hadirkan Program Kurban Unta pada THK 1447 H
-
Akan Dengar Tuntutan Jaksa, Noel Ebenezer Ngaku Deg-Deg Ser: Ada Rasa Takut