- Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menanggapi tawuran di Manggarai, Jakarta Selatan, Senin (5/1/2026).
- Pramono menduga tawuran bukan spontan, melainkan ada pihak sengaja melakukan provokasi untuk membenturkan kelompok warga.
- Penting menyalurkan energi pelaku tawuran ke wadah positif, seperti kegiatan produktif untuk mengurangi keributan.
Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, angkat bicara merespons kembali maraknya aksi tawuran yang pecah di sejumlah wilayah Ibu Kota dalam beberapa hari terakhir, salah satunya di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan.
Pramono menaruh kecurigaan bahwa fenomena kekerasan jalanan yang melibatkan kelompok warga tersebut tidak terjadi secara spontan.
“Kami menduga memang ada yang membenturkan,” ujar Pramono kepada awak media di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Senin (5/1/2026).
Pernyataan orang nomor satu di Jakarta ini mengindikasikan adanya dugaan provokasi dari pihak tak bertanggung jawab yang sengaja memancing keributan.
Ia mengaku telah menerima informasi awal dari jajarannya terkait insiden-insiden yang meresahkan masyarakat tersebut.
“Kemarin wali kota sudah memberikan laporan. Kami ingin mendalami terlebih dahulu,” katanya.
Meski demikian, Pramono belum bersedia membeberkan detail kelompok mana saja yang terindikasi sengaja dibenturkan.
Ia menyerahkan penjelasan teknis mengenai kronologi dan situasi lapangan kepada pejabat wilayah yang berwenang, dalam hal ini Wali Kota Jakarta Selatan.
“Nanti secara spesifik, saya minta Pak Wali Kota yang menjelaskan,” tutur Pramono.
Baca Juga: Kapasitas Terbatas, Pramono Anung Buka Peluang Tambah Jadwal Pertunjukan di Planetarium TIM
Selain masalah provokasi, Pramono juga menyoroti pentingnya pengelolaan aktivitas bagi para pelaku yang terlibat tawuran.
Menurutnya, akar permasalahan ini sering kali bermuara pada tidak adanya wadah positif bagi mereka.
“Paling utama sebenarnya energinya itu harus tersalurkan secara benar. Maka ruang untuk yang melakukan tawuran, energinya disalurkan untuk bekerja,” pungkas Pramono.
Berita Terkait
-
Kapasitas Terbatas, Pramono Anung Buka Peluang Tambah Jadwal Pertunjukan di Planetarium TIM
-
Pemprov DKI Imbau Warga Wilayah Rawan Tawuran Saling Jaga dari Provokator
-
Dikira Maling, Pria Mabuk yang Panjat Atap Rumah Warga di Pancoran Ternyata Hanya...
-
Marak Tawuran Lagi di Jakarta, Stres di Pemukiman Padat Picu Emosi Warga?
-
Ini Kata Pemprov DKI soal Usulan Pencabutan Bansos Keluarga Pelaku Tawuran
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut