- Menteri Pertanian salah menyebut Gubernur Jawa Barat saat acara Panen Raya di Karawang, Jawa Barat, 7 Januari 2026.
- Kesalahan sebut nama terjadi di hadapan Presiden Prabowo Subianto, menyebabkan kegaduhan dan permintaan maaf segera dari Menteri.
- Menteri Amran mengklarifikasi kedekatannya dengan Gubernur yang salah sebut dan menjanjikan tambahan bantuan sebagai kompensasi.
Ia melanjutkan ceritanya, mengingat pesan tegas dari Prabowo saat berada di Hambalang untuk memastikan proses penunjukan distributor berjalan lurus dan profesional, tanpa ada pilih kasih.
"Aku terngiang di Hambalang, Pak Mentan jangan pilih kasih seperti orang lain. Itu siapapun terbaik. Itu yang jadi distributor. Jadi kami tutup mata Bapak Presiden. Siapa saja, saya iya iya saja. Nggak kepanggil. Harus lurus saja Bapak Presiden," sambungnya.
Karena prinsip itulah, Amran mengaku tidak bisa memenuhi permintaan spesifik dari KDM saat itu. Sebagai penutup dan "penebus dosa" atas kesalahan sebut nama, Amran pun berjanji akan memberikan kompensasi lain kepada Gubernur Jawa Barat tersebut.
"Maaf Pak Gubernur. Nanti bantuan ada tambahannya karena pelayanannya baik hari ini," ujar Amran.
Berita Terkait
-
Larangan Sawit Jabar Vs Regulasi Nasional: Mengapa Surat Edaran Dedi Mulyadi Rawan Digugat?
-
Pandji Pragiwaksono Sentil Warga Jabar Suka Pilih Pemimpin Artis, Tuai Reaksi Dedi Mulyadi
-
Gebrakan KDM Haramkan Jabar untuk Penanaman Sawit Baru
-
Pilih Cerai dari Ridwan Kamil, Atalia Praratya Ungkap Harapan Baru di 2026
-
Ungkap Sulitnya Jadi Janda, Aura Kasih Mau Cari Suami yang Pandai Mengaji
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Bukan Mistis! Anggota DPR Ungkap Dampak Ngeri Hoaks 'Pocong Begal' bagi Ekonomi Warga
-
Gelombang Panas Ekstrem di India Tewaskan 16 Orang, Suhu Tembus 45 Derajat
-
Piala Dunia 2026 dan Haji Jadi Jalan Damai AS-Iran? Negosiasi Disebut Hampir Rampung
-
Perang AS-Iran 'Libur', Kini Rudal Hipersonik Rusia Hantam Kyiv
-
Senin Pagi Mencekam di Klender: Tawuran Bersenjata Busur Panah Pecah di Tengah Jam Sibuk
-
Bom Bunuh Diri Guncang Pakistan, Kereta Militer Hancur Tewaskan Lebih dari 20 Orang
-
Gaduh Alfamart di Lombok Tengah Dipaksa Tutup, Ini Regulasi yang Sebenarnya!
-
Banjir Rendam 26 RT di Jakarta Timur, Kampung Melayu Paling Parah
-
Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Bakal Lawan Lewat Nota Pembelaan Pagi Ini
-
Tembus 1,14 Ton! Ini Penampakan Sapi 'Kang Jo' Lumajang yang Dibeli Prabowo dari Peternak Gen Z