- Seorang asisten rumah tangga berinisial YY menculik anak majikannya yang berusia satu tahun di Desa Nagara pada Senin (5/1) sore.
- Motif penculikan ini adalah terlilit utang Rp10,5 juta dan YY berniat meminta tebusan untuk melunasi kewajibannya.
- Pelaku ditangkap kurang dari 24 jam di Tangerang dan juga terbukti mencuri perhiasan emas majikannya sebelum melarikan diri.
Suara.com - Dunia sepasang orang tua di Desa Nagara, Kecamatan Kibin, Serang, seakan runtuh saat pulang bekerja pada Senin (5/1) sore. Anak mereka yang baru berusia satu tahun lenyap dari rumah, bersama dengan asisten rumah tangga (ART) berinisial YY (25) yang seharusnya menjaganya.
Kepanikan seketika berubah menjadi horor setelah motif di balik hilangnya sang buah hati terungkap. Ternyata sang anak dibawa kabur alias diculik.
Unit Reserse Kriminal Polsek Cikande, Polres Serang, berhasil membongkar rencana keji YY yang ternyata nekat membawa kabur anak majikannya karena terlilit utang. Ironisnya, sang balita tak berdosa itu hendak dijadikan jaminan hidup agar utang-utangnya lunas.
Kapolsek Cikande, AKP Tatang, mengungkapkan bahwa pelaku yang merupakan warga Lampung Timur itu telah merencanakan aksinya untuk menekan majikannya. Ia terdesak oleh tumpukan utang yang mencapai puluhan juta rupiah.
"Berdasarkan pemeriksaan, pelaku memiliki utang sebesar Rp10,5 juta kepada beberapa pihak. Rencananya ia akan meminta tebusan pelunasan utang, namun belum sempat disampaikan karena keburu kami tangkap," ujar AKP Tatang di Serang, Rabu (7/1/2026).
Kisah penculikan ini berawal dari laporan orang tua korban yang merupakan karyawan PT Nikomas Gemilang.
Mereka yang lelah setelah seharian bekerja harus dihadapkan pada kenyataan pahit rumah mereka kosong melompong. Setelah mencari ke seluruh penjuru rumah dan bertanya pada tetangga, kecurigaan langsung tertuju pada YY.
Petunjuk vital akhirnya datang dari rekaman kamera pengawas (CCTV). Dalam gambar tersebut, terlihat jelas YY dengan tenang membawa korban pergi meninggalkan kompleks perumahan menggunakan jasa ojek daring.
Berbekal rekaman inilah, polisi langsung bergerak cepat melakukan pengejaran.
Baca Juga: Miris! Densus 88 Ungkap 70 Anak Indonesia Terpapar Radikalisme, Pemicunya Tak Terduga
Kerja keras tim kepolisian membuahkan hasil. Kurang dari 24 jam, jejak YY berhasil dilacak hingga ke wilayah Cibadak, Kecamatan Cikupa, Tangerang. Pada Selasa (6/1) sore, pelaku berhasil diringkus tanpa perlawanan.
Selain merencanakan penculikan, penyelidikan lebih lanjut mengungkap bahwa YY juga melakukan aksi kriminal lainnya. Sebelum kabur, ia terbukti mencuri perhiasan emas berupa sebuah gelang milik majikannya.
Perhiasan tersebut tak disimpan, melainkan langsung dijual di sebuah toko emas di kawasan Cikupa seharga Rp450 ribu. Uang hasil penjualan barang curian itu digunakannya sebagai bekal untuk melarikan diri bersama sang balita.
Beruntung, anak majikan yang menjadi korban dalam drama ini ditemukan dalam kondisi baik dan tidak kekurangan suatu apa pun. Momen haru pun terjadi saat polisi menyerahkan kembali sang anak ke pelukan orang tuanya.
"Korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat dan langsung diserahkan kembali kepada orang tuanya," kata Tatang sebagaimana dilansir Antara.
Kini, YY harus mempertanggungjawabkan perbuatannya yang telah mengkhianati kepercayaan majikannya.
Berita Terkait
-
Miris! Densus 88 Ungkap 70 Anak Indonesia Terpapar Radikalisme, Pemicunya Tak Terduga
-
Betrand Peto Akui Ruben Onsu Kesulitan Bertemu Thalia dan Thania
-
Iva Deivanna Rilis Sisa Waktu Senja, Kolaborasi Apik Bersama Bemby Noor yang Siap Hiasi Layar Lebar
-
Serang Setop Kiriman Ratusan Ton Sampah dari Tangsel, Ada Apa?
-
Tragedi Kripto dan Kanker, Membedah Motif Pembunuhan Sadis Anak Politisi PKS
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
PSI Incar Jawa Tengah Jadi Kandang Gajah, Hasto PDIP Kasih Respons Santai, Begini Katanya
-
Rakernas I 2026: PDIP Bakal Umumkan Sikap Resmi Terkait Wacana Pilkada di Akhir Acara
-
Megawati di HUT ke-53 PDIP: Politik Adalah Alat Pengabdian, Bukan Sekadar Kejar Jabatan
-
Megawati Dorong Politik Berbasis Kearifan Lokal: Peradaban Diukur dari Cara Menghormati Bumi
-
Instruksi Tegas Megawati di HUT ke-53 PDIP: Kader Wajib Jaga Alam, Hingga Lawan Keserakahan
-
Kritik Keras Regulasi Karpet Merah Konsesi, Megawati: Itu Pemicu Bencana Ekologis di Sumatra
-
Megawati di HUT ke-53 PDIP: Krisis Iklim Adalah Ancaman Nyata, Generasi Muda Paling Dirugikan
-
Megawati Kecam Intervensi AS di Venezuela: Ini Imperialisme Modern!
-
Rocky Gerung Ngaku Girang Hadir di HUT ke-53 PDIP, Puji Pidato Megawati: Jernih, Tulus, dan Berani
-
BGN Ancam Suspend Dapur MBG Tanpa Sertifikat Higiene, Target Nol Keracunan 2026