- Proyek Kompleks Haji Danantara berlokasi di Kawasan Thakher, Makkah, telah dimulai dengan mengoperasikan Novotel Thakher Makkah.
- Pengembangan ini bertujuan menampung sekitar 22.000 jemaah Indonesia, setara sepuluh persen kuota haji nasional.
- Danantara fokus pada penguatan aset eksisting sekaligus berpartisipasi aktif dalam lelang RCMC.
Suara.com - Danantara melaporkan perkembangan signifikan dalam proyek ambisius pembangunan Kompleks Haji (Hajj Complex) di Makkah, Arab Saudi. Kawasan Thakher ditetapkan sebagai fondasi awal proyek yang kini telah mulai berjalan.
Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir, menjelaskan bahwa pengembangan di Kawasan Thakher saat ini mencakup pengoperasian Novotel Thakher Makkah.
Lokasi strategis ini menempati lahan seluas 4,4 hektare dan berjarak hanya sekitar 2-3 kilometer dari Masjidil Haram.
Kapasitas Menampung 10 Persen Kuota Haji Nasional
Proyek ini dirancang untuk berkembang secara bertahap guna memperkuat infrastruktur layanan bagi jemaah Indonesia. Berikut adalah poin-poin utama pengembangan kawasan tersebut:
- Fasilitas Saat Ini: Terdiri dari tiga menara dengan total 1.461 kamar.
- Target Ekspansi: Kapasitas kamar direncanakan meningkat hingga 6.000 kamar.
- Daya Tampung: Estimasi mampu menampung sekitar 22.000 jemaah, yang setara dengan 10 persen dari total kuota haji tahunan Indonesia.
- Pengembangan Lanjutan: Mencakup 14 plot lahan untuk pusat ritel, area komersial, dan dukungan logistik.
“Kami ingin membangun ekosistem, bukan hanya hotel. Kawasan Thakher kami siapkan sebagai basis pengembangan layanan jemaah Indonesia yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan,” tegas Pandu Sjahrir dalam keterangan resminya, Rabu (7/1/2026).
Danantara menjalankan dua strategi paralel untuk memastikan keberhasilan proyek lintas generasi ini:
Penguatan Aset Eksisting: Mengoptimalkan Kawasan Thakher sebagai fondasi awal karena asetnya sudah tersedia dan siap untuk segera dikembangkan lebih lanjut.
Partisipasi Lelang RCMC: Secara aktif mengikuti proses lelang yang dikelola oleh Royal Commission for Makkah City and Holy Sites (RCMC). Otoritas ini bertanggung jawab atas master plan dan skema investasi strategis di Kota Suci Makkah.
Baca Juga: Prabowo Tinjau Hunian Danantara di Aceh, Target 15 Ribu Unit
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Jejak Rolex Bupati Pekalongan di INTime Senayan City, KPK Periksa Manajer Toko Irwan Mussry
-
Jangan Diam, Hubungi Nomor Ini Jika Lihat Kekerasan Anak di Sekolah
-
Miris! Ternyata Cuma 46 Persen Kasus Bullying di Sekolah yang Berhasil Tuntas
-
Noel Ogah Ucapkan Terima Kasih ke Pimpinan KPK: Muak, Licik Seperti Bocil
-
Bukan Hanya Islam, Indro Warkop Ajak Semua Agama Bersatu Bela Palestina
-
Tak Terima Dituduh Menyekap dan Todong Senjata, Hercules Laporkan Balik Putri Ahmad Bahar ke Polisi!
-
Kumpulkan Calon Jenderal di Bandung, Prabowo Beri Instruksi Strategis dalam Taklimatnya
-
Begal Urusan Polisi Bukan TNI! Koalisi Sipil Kritik Keras Watak 'Over-Reactive' Negara
-
SNBT 2026 Meledak! Nyaris 900 Ribu Orang Rebutan Kursi PTN, Masih Berani Bersaing?
-
Tok! Habiburokhman Pegang Kendali Panja Revisi UU Polri, Ini Daftar Lengkap Anggotanya