- Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mendesak BPS menyelesaikan pendataan dampak banjir Aceh dalam satu minggu.
- Instruksi ini disampaikan di Banda Aceh pada 10 Januari 2026 untuk percepatan hak masyarakat.
- Mendagri Tito Karnavian mengarahkan prioritas pendataan rumah rusak ringan dan sedang untuk eksekusi bantuan.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satgas Pemerintah, Tito Karnavian, yang hadir dalam rapat tersebut, memberikan dukungan penuh terhadap langkah percepatan ini.
Tito memberikan arahan spesifik kepada BPS agar memberikan prioritas atau super priority pada pendataan rumah dengan kategori kerusakan ringan dan sedang.
Strategi ini bukan tanpa alasan. Tito menjelaskan bahwa kompensasi untuk rumah rusak ringan dan sedang jauh lebih mudah dieksekusi oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Jika dana stimulan ini segera cair, warga bisa segera memperbaiki rumah mereka secara mandiri dan meninggalkan tenda pengungsian.
“Super prioritas itu rumah ringan dan sedang,” kata Tito.
Eks Kapolri tersebut juga menguraikan rantai birokrasi yang akan dipangkas jika data BPS bisa selesai dalam hitungan hari.
Setelah data BPS rampung, tahap selanjutnya adalah validasi melalui Surat Keputusan (SK) yang ditandatangani oleh pejabat daerah, Kapolres, dan pihak Kejaksaan untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas.
“Kalau bisa dikerjakan dalam beberapa hari. Begitu sudah tertangani SK validasi, ada Kapolres sama Kejaksaan tanda tangan, diserahkan ke BNPB, dan bisa langsung eksekusi. Jadi 70 persen pengungsi di tenda bisa dikeluarkan."
Kesiapan BPS
Baca Juga: Bukan Hanya Soal Huntara, Ternyata Ini 4 Masalah Mendesak di Aceh Menurut Satgas Galapana DPR
Menanggapi tantangan dari pimpinan DPR dan Mendagri, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menyatakan kesiapannya untuk melakukan akselerasi lapangan.
BPS akan menerapkan sistem dua tahap, yakni melakukan verifikasi terhadap data awal yang sudah dikumpulkan oleh BNPB, sembari menjalankan pendataan lapangan secara paralel.
“Kami usahakan data yang telah dikumpulkan BNPB, langsung kami verifikasi serta validasi. Ada dua tahapannya, paralel dengan pendataan lapangan."
Percepatan ini diharapkan menjadi titik balik dalam penanganan bencana di Sumatera, di mana birokrasi seringkali menjadi penghambat distribusi bantuan.
Dengan adanya kolaborasi antara DPR, BPS, Kemendagri, dan BNPB, target pemulihan infrastruktur sebelum Lebaran 2026 menjadi lebih realistis.
Dasco pun menutup sesi tersebut dengan memberikan apresiasi atas komitmen BPS. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan pendataan ini adalah kunci bagi BNPB untuk mulai menggelontorkan anggaran rehabilitasi.
Berita Terkait
-
Bukan Hanya Soal Huntara, Ternyata Ini 4 Masalah Mendesak di Aceh Menurut Satgas Galapana DPR
-
Gelar Rapat Lagi di Aceh, Satgas Pemulihan Pascabencana DPR Serahkan Laporan Kordinasi ke Pemerintah
-
Mensos Pastikan Dapur Umum di Aceh, Sumut, dan Sumbar Tetap Beroperasi Selama Tanggap Darurat
-
Aceh Masih 'Lumpuh', Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Hingga 22 Januari
-
Mengais Harapan dengan Kursi Roda: Logistik di Dapur Darurat Pasca-Banjir Aceh
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Ranjau Politis dan Perang Proksi: Sisi Gelap di Balik Pengalihan Kasus Febrie dari Polri ke Kejagung
-
Serangan GFS Galaxy, Jalur Dagang Dunia Mencekam Setelah Iran Tutup Paksa Selat Hormuz
-
Penuh Ranjau Politis! Tiga Skenario Berbahaya di Balik Pengalihan Kasus Febrie ke Kejagung
-
Sirine Peringatan Bahaya Menggema di Bahrain, AS dan Iran Lagi Saling Serang
-
Bisa Menang Praperadilan! Mahfud Bongkar Celah Hukum di Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Korban Jiwa Berjatuhan dari Hujan Bom Amerika Serikat, Lumpuhkan Fasilitas Air Iran
-
Maut di Klub Malam Bangkok Tewaskan 27 Orang, Saksi Mata: Terdengar Ledakan Lalu Api Besar
-
AS Target 2 Kota Besar di Khuzestan, Jantung Minyak Iran
-
Perang Dimulai Lagi, Amerika Gempur Iran dengan Skala Besar