- Advokat Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis mengunjungi kediaman Presiden Ke-7 RI di Solo pada 8 Januari 2026.
- Ahli forensik dan epidemiologi mendesak Eggi serta Damai mengklarifikasi pertemuan terkait rumor permintaan maaf kepada Jokowi.
- Muncul isu kehadiran oknum penyidik Polda Metro Jaya di lokasi pertemuan yang juga harus diklarifikasi oleh para pihak terkait.
Suara.com - Ketidakjelasan mengenai apa yang terjadi dalam pertemuan di Jalan Kutai Utara, Solo, Jawa Tengah pada 8 Januari 2026 lalu terus menuai polemik.
Diketahui advokat sekaligus aktivis Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis mengunjungi kediaman pribadi Presiden Ke-7 RI Joko Widodo di Solo, yang belum diketahui jelas apa maksud dan motif berkunjung tersebut.
Ahli Digital Forensik, Rismon Sianipar, bersama Ahli Epidemiologi, Dr. Tifa, mendesak Eggi dan Damai untuk segera memberikan klarifikasi terbuka guna meluruskan berbagai rumor yang beredar di masyarakat.
Isu yang paling menyita perhatian adalah pernyataan Rakhmad dari Relawan Jokowi (Rejo) yang menyebut bahwa dalam pertemuan tersebut, Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis telah berangkulan, meminta maaf, hingga mendoakan Jokowi.
Dalam sebuah siaran langsung, Rismon mengungkapkan kegelisahannya atas klaim sepihak yang disampaikan oleh pihak ReJo.
Menurut Rismon, jika narasi yang dibangun oleh Rakhmad mengenai permintaan maaf tersebut tidak benar, maka Eggy dan Damai seharusnya mengambil langkah hukum.
“Kalau memang apa yang terjadi di Jalan Kutai Utara Solo itu tidak sesuai dengan yang dijelaskan Saudara Rakhmad di mana dikatakan berangkulan, minta maaf, mendoakan, dan lainnya bantah mereka gitu, somasi Saudara Rakhmad," ujar Rismon dengan nada tegas pada live streaming di kanal Youtube Refly Harun, Senin (12/1/2026).
Rismon menekankan pentingnya sikap ksatria dari kedua tokoh tersebut.
Ia meminta mereka untuk berterus terang apakah saat ini masih berada di lini perjuangan yang sama atau sudah berpindah haluan.
Baca Juga: Diserang Balik Isu Ijazah Palsu, Roy Suryo Laporkan 7 Pendukung Jokowi ke Polda Metro Jaya!
"Nyatakan secara eksplisit, secara gentleman, bahwa kita sekarang sudah berbeda gerbong, berbeda sisi," kata dia.
Selain masalah permintaan maaf, Rismon juga menyoroti rumor mengenai kehadiran oknum penyidik Polda Metro Jaya beserta atasannya di lokasi dan waktu yang sama di Solo.
Meski tidak menyebutkan inisial secara mendetail, Rismon meminta agar keberadaan aparat tersebut diklarifikasi agar tidak menimbulkan spekulasi liar di tengah publik.
"Kalian berada di tempat yang sama dan waktu yang sama di Jalan Kutai Utara, Solo di Sumber. Itu benar atau tidak? itu perlu diklarifikasi gitu loh," cetus Rismon.
Reporter: Tsabita Aulia
Berita Terkait
-
Pelapor Kasus Fitnah Ijazah Palsu Jokowi Dipanggil Polda, Laporan Eggi Sudjana Dicabut?
-
Profil Damai Hari Lubis: Dulu Garang Tuding Ijazah Palsu, Kini 'Luluh' di Depan Jokowi?
-
Dua Tersangka Hoax Ijazah Palsu Temui Jokowi di Solo, Sinyal Kasus Akan Berakhir Damai?
-
Diserang Balik Isu Ijazah Palsu, Roy Suryo Laporkan 7 Pendukung Jokowi ke Polda Metro Jaya!
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
Terkini
-
Bivitri Susanti Nilai Pilkada Tidak Langsung Berisiko Membuat Pemimpin Abai ke Rakyat
-
Fakta di Balik Siswa Sekolah Rakyat: 67 Persen dari Keluarga Berpenghasilan di Bawah Rp1 Juta
-
Pelapor Kasus Fitnah Ijazah Palsu Jokowi Dipanggil Polda, Laporan Eggi Sudjana Dicabut?
-
Tok! Hakim Tolak Eksepsi Nadiem Makarim, Sidang Korupsi Chromebook Lanjut ke Pokok Perkara
-
Pakar: Laporan Terhadap Pandji Pragiwaksono Salah Alamat, Ini Alasannya!
-
KPK Tetapkan Gus Yaqut Jadi Tersangka Kasis Kuota Haji, Maman PKB: Harus Diusut Tuntas
-
Soal Pandji Pragiwaksono Dipolisikan, Garin Nugroho Singgung Mental Kerdil Hadapi Kritik
-
Bareskrim Turunkan Tim ke Sumbar Bidik Tambang Emas Ilegal, Ada Aktor Besar yang Diincar?
-
Banjir Arteri, Polisi Izinkan Sepeda Motor Masuk Tol Sunter dan Jembatan 31
-
Datangi Bareskrim, Andre Rosiade Desak Polisi Sikat Habis Mafia Tambang Ilegal di Sumbar!